Mencari Dan Berpindah Ketempat Yang Penuh Kedamaian
STOP SCROLL!
Jika kamu masih hidup di tengah kekacauan dunia ini, MIMPI INI BUKAN KEBETULAN.
Mencari Dan Berpindah Ketempat Yang
Penuh Kedamaian
30-11-2017
Assalaamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh
Muhammad Qasim berkata; Dalam mimpi ini, aku
berada di kotaku dan kondisinya tidak baik. Semua
orang terjebak dalam suatu masalah sehingga mereka
diliputi oleh kegelisahan serta kekacauan dimana-mana.
Sementara itu, orang-orang yang berpengaruh hanya
mementingkan dirinya sendiri. Aku menyaksikan semua
ini dari atap rumahku dan berkata: "Beginikah keadaan
di mana kita akan hidup"? Aku masih ingat ketika Allah ï·»
berkata dari langit: "Qasim! Pergilah, di sana ada
sebuah tempat yang damai. Berkah dan Rahmat-Ku ada
dimana-mana. Cari tempat itu, segala jenis kedamaian
ada di sana". Aku sangat bahagia karena Allah ï·»telah
menunjukkanku jalan menuju tempat yang penuh
kedamaian.
Aku meninggalkan rumah dan mulai mencari tempat itu
tetapi aku tidak dapat menemukannya. Lalu aku
bertemu dengan beberapa orang dan memberitahu
mereka bahwa: "Kita harus mencari sebuah tempat
yang damai." Kemudian aku mencari cara untuk keluar
dari kota ini agar aku dapat menemukan tempat itu. Aku
juga menjumpai beberapa orang yang berpengaruh dan
memberitahu mereka, tetapi mereka tidak
mempercayaiku dan berkata: "Tidak ada tempat seperti
itu, jangan buang waktumu untuk mencarinya." Lalu aku memutuskan untuk pergi mencarinya sendiri.
Aku tiba di sebuah tempat dan melihat ada bangunan
besar disana. Aku berkata: "Aku harus naik ke atap
gedung ini agar dapat melihat tempat yang akan aku
cari." Aku naik ke atap dan melihat sekeliling tetapi aku
hanya melihat kotaku sendiri dan tidak menemukan
tempat lain. Aku berkata pada diriku sendiri: "Qasim! Ini
adalah bangunan yang sama yang sering aku gunakan
untuk melihat dalam mimpiku, di mana aku menaiki
sebuah gedung besar, lalu melompat dan Allah ï·»akan
mengangkatku dengan Rahmat-Nya. Kemudian aku
mulai berlari di udara”.
Lalu aku berkata: "Jika aku ingin menemukan tempat
itu, maka aku harus melompat". Aku mempersiapkan diri
untuk melakukan lompatan. Aku berlari dari belakang
kemudian melakukan lompatan dan aku mulai berlari di
udara. Aku berkata: "Allah ï·»benar-benar telah
menahanku". Aku berlari di udara dan pergi jauh dengan
cepat. Aku bahkan pergi ke luar kota tetapi aku hanya
dapat menemukan daerah terlantar di luar kota. Aku
terus berlari tetapi aku tidak dapat menemukan tempat
yang damai dan memiliki Rahmat Allah itu.ï·» Akhirnya
aku lelah dan pulang kerumah lamaku dengan kecewa.
Sesampainya dirumah, aku berpikir: "Aku sudah
berjuang begitu keras dan belum menemukan tempat
itu, bagaimana orang-orang yang berpengaruh percaya
padaku sementara aku belum menemukannya juga.
Mungkin orang-orang itu benar bahwa tidak ada tempat
seperti itu dan aku tidak boleh membuang-buang
waktuku."
Aku sibuk bekerja ketika Allah ï·»kembali mengatakan
kepadaku: "Qasim! pergi dan temukan tempat itu. Teruslah berlari sampai kamu menemukannya dan
jangan putus asa dari Rahmat-Ku". Setelah
mendengarkan kata-kata Allah,ï·» aku berkata: "Aku
sudah mencoba namun tidak dapat menemukannya dan
orang-orang yang berpengaruh tidak juga percaya
padaku, mengapa aku harus mencoba lagi?"
Aku kemudian berkata lagi: "Tapi aku tidak ingin hidup
dalam kegelapan ini, lebih baik aku mencari tempat itu
lagi. Mungkin aku bisa menemukannya nanti.” Aku
keluar dan menaiki gedung itu lagi dan melihat sekeliling
sambil berpikir: “Kemana aku harus pergi kali ini? Aku
harus melompat setinggi mungkin dulu, lalu setelah itu
aku akan mencari lagi dari sana”. Aku melakukan
lompatan lagi dan terbang setinggi mungkin di udara.
Aku melihat ke segala arah tetapi tidak dapat
menemukan tempat itu. Aku berkata lagi: "Aku tidak
dapat melihatnya bahkan dari ketinggian ini tetapi aku
harus terus mencoba. Sebelum aku pergi ke utara, aku
akan ke timur dulu."
Aku turun sedikit dan menghadap langsung ke timur dan
mulai berlari ke arah itu. Orang-orang berpengaruh yang
tidak mempercayaiku sebelumnya, melihat aku berlari.
Ketika aku hendak keluar kota, ada dorongan angin
yang sangat kuat di udara dan aku menjadi sedikit
melambat, tetapi Allah ï·»mengeluarkanku dari sana
tanpa masalah. Aku mulai melihat lagi daerah yang
terlantar itu tetapi aku terus berlari dengan sangat cepat.
Aku tidak berhenti, namun setelah cukup jauh berlari,
aku menjadi kesal dan berkata: "Aku tidak akan
menemukan tempat itu." Tetapi Allah ï·»berkata: "Terus
berlari sampai kamu menemukannya.” Lalu, aku berlari
lagi dan tiba-tiba aku mulai melihat tanaman hijau. Ketika aku sampai di dekatnya, aku berkata: "Ini adalah
tempat yang aku cari. Akhirnya aku menemukan tempat
ini”.
Ternyata Allah ï·»benar, tempat ini penuh kedamaian dan
tanaman hijau." Aku sangat senang setelah menemukan
tempat ini dan berkata: "Aku harus membuat persiapan
untuk pindah kesini. Ini adalah tempat baru yang penuh
dengan kedamaian. Mungkin aku tidak akan kembali ke
rumah lamaku lagi." Lalu aku menyiapkan beberapa
penanda lokasi agar aku tidak kesulitan untuk
menemukannya kembali. Kemudian aku kembali ke
rumahku.
Setelah sampai di rumah lamaku, aku mengemasi
barang bawaanku dan mulai kembali ke tempat yang
penuh kedamaian itu. Didalam perjalanan, aku bertemu
dengan dua orang yang aku temui sebelumnya dan
mereka mempercayai mimpiku. Orang-orang itu juga
mencari tempat yang sama. Aku menceritakan kepada
mereka keseluruhan cerita dan berkata: "Aku telah
menemukan tempat itu". Mereka sangat bahagia dan
berkata: "Tolong bawa kami kesana". Aku berkata:
"Baiklah, aku akan berlari di udara dan kalian berdua
pegang tanganku dan dengan Rahmat Allah ï·»kalian
juga akan dapat berlari bersamaku dan kalian tidak akan
jatuh."
Lalu kami berangkat ke tempat yang penuh kedamaian
itu bersama-sama. Belum berapa lama kami berlari di
udara, tangan seorang pria tergelincir dan mulai jatuh.
Aku menangkapnya dan berkata: "Ini sangat berbahaya,
kita harus membuat mesin terbang agar tidak ada yang
terjatuh." Kemudian aku membuat mesin terbang dengan Rahmat Allah ï·»dan kami bepergian lebih mudah
dengan itu. Saat kami mulai terbang, orang lain
meneleponku dan bertanya: "Bisakah kami ikut
denganmu?" Ketika aku turun, aku melihat orang-orang
ini adalah orang-orang yang pertama kali bertemu
denganku dan aku telah memberitahu mereka semua
dan mereka sangat bahagia. Mereka berkata: "Bawa
kami juga bersamamu." Aku berkata "Baiklah"
Kemudian aku meningkatkan ukuran mesin terbangnya
menjadi lebih besar. Kami semua duduk di dalamnya,
lalu aku melihat mereka dan berkata: "Apakah masih
ada orang yang tertinggal dari mereka yang pertama kali
bertemu denganku atau yang membantuku?"
Sesaat kemudian, aku merasa agak lelah dalam
perjalanan ini dan berkata: "Allah ï·»telah memfasilitasi
segalanya untuk kita dan yang harus aku lakukan
hanyalah menerbangkan mesin terbang ini. Seandainya
Allah ï·»tidak menunjukkan jalan, apa yang akan kita
lakukan jika kita masih terjebak dalam kegelapan ini".
Aku melirik rumahku dan kemudian mulai terbang
menuju tempat yang penuh dengan kedamaian itu. Dan
mimpi itu berakhir di sana.
⚠️ JANGAN SIMPAN SENDIRI!
👉 SHARE postingan ini sekarang agar lebih banyak orang tersadar bahwa Allah ﷻ masih menunjukkan jalan menuju tempat penuh kedamaian.
💬 Tulis di komentar: “Aku juga ingin menuju tempat yang damai”
📌 Semakin banyak interaksi, semakin luas kebenaran ini tersebar.
✅ FOLLOW akun ini SEKARANG
📖 Baca mimpi lengkapnya di beranda — jangan setengah-setengah, karena setiap bagian punya makna besar tentang masa depan umat.
#MimpiMuhammadQasim
#TandaAkhirZaman
#TempatPenuhKedamaian
#IslamBangkit
#PeringatanAllah
#HijrahMenujuKebenaran
#UmatIslam
#AkhirZamanSudahDekat
#BangkitWahaiMuslim
#MuslimIndonesia
#MuslimDunia
#IslamWorldwide
#TruthIsComing
#WarningForHumanity
#SaveTheUmmah
#IslamicReminder
#SignsFromAllah


Posting Komentar