Partai Tauhid Resmi Berubah Nama Menjadi Partai Amanat, Usung Identitas Baru dengan Warna Biru dan Jangkauan Massa Luas
Partai Tauhid Resmi Berubah Nama Menjadi Partai Amanat, Usung Identitas Baru dengan Warna Biru dan Jangkauan Massa Luas
Jakarta, 2 Februari 2026 – Dalam sebuah langkah strategis yang mengejutkan publik, Partai Tauhid secara resmi mengumumkan perubahan nama menjadi Partai Amanat. Perubahan ini tidak hanya sebatas nama, tetapi juga diikuti dengan perombakan identitas visual, di mana warna latar belakang logo partai kini didominasi oleh biru tua, meninggalkan skema warna sebelumnya yang cenderung gelap dengan aksen emas.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai, Intan Nuraini dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat Partai Amanat di Jakarta. Perubahan ini efektif berlaku mulai hari ini, 2 Februari 2026.
Dalam pidatonya, Intan menjelaskan bahwa keputusan perubahan nama menjadi Partai Amanat mencerminkan semangat baru partai untuk lebih inklusif dan relevan dengan dinamika politik nasional. "Nama 'Amanat' membawa makna kepercayaan, tanggung jawab, dan pesan luhur yang kami yakini dapat merangkul seluruh elemen masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, [Nama Ketua Umum] menegaskan bahwa meskipun Partai Amanat didirikan dengan spirit Muhammadiyah yang kental sebagai landasan moral dan etika perjuangan, partai ini secara tegas mengincar basis massa yang sangat luas.
"Kami tidak hanya akan fokus pada satu kelompok atau golongan. Partai Amanat hadir untuk semua rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dengan berbagai latar belakang suku, agama, dan profesi. Spirit Muhammadiyah akan menjadi kompas kami dalam berintegritas dan melayani umat, namun jangkauan politik kami adalah kebangsaan yang utuh," tegasnya.
Perubahan warna latar menjadi biru tua juga bukan tanpa alasan. Biru seringkali melambangkan kedamaian, stabilitas, kepercayaan, dan universalitas. Diharapkan identitas visual baru ini dapat memberikan kesan yang lebih segar, modern, dan mudah diterima oleh berbagai lapisan masyarakat.
Langkah ini dipandang sebagai upaya Partai Amanat untuk memperluas daya tarik elektoral dan memposisikan diri sebagai kekuatan politik moderat yang dapat menjadi jembatan bagi berbagai kepentingan bangsa. Analis politik memprediksi bahwa dengan identitas baru ini, Partai Amanat akan berusaha menarik suara dari segmen pemilih yang lebih beragam, di luar basis tradisional yang selama ini diasosiasikan dengan ormas keagamaan tertentu.
Masa depan Partai Amanat di kancah perpolitikan Indonesia akan menarik untuk dicermati, terutama bagaimana partai ini akan menerjemahkan semangat inklusif dan amanat kebangsaan dalam setiap kebijakan dan gerakannya.
Keselarasan Bingkai: Bentuk bintang segi lima memberikan keseimbangan visual yang sempurna saat diletakkan di dalam bingkai perisai merah putih.
Kesan Modern: Dibandingkan matahari yang terlihat sangat kompleks, bintang memberikan kesan yang lebih simpel, bersih, dan modern, sesuai dengan semangat baru partai.
Ketajaman Identitas: Bintang putih di atas latar biru tua menciptakan kontras yang sangat tinggi, sehingga logo tetap terlihat jelas meski dalam ukuran kecil.
Makna Simbolis: Bintang sering kali diasosiasikan dengan "Cahaya" dan "Amanat" yang tinggi, sejalan dengan spirit Muhammadiyah yang menjadi landasan partai.


Posting Komentar