Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta? Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Redaksi APN
Redaksi APN
20 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Anis Matta?

JAKARTA – Jagat media sosial mendadak riuh. Ustaz Nandang Burhanudin, sosok yang selama ini dikenal sebagai pengagum sekaligus pemikir yang sejalan dengan Anis Matta, tiba-tiba mengunggah status Facebook yang bernada satir dan reflektif.


Banyak pihak menilai, unggahan tersebut bukan sekadar curhatan biasa, melainkan sebuah kritik ideologis yang menohok Ketua Umum Partai Gelora tersebut.


Dari "10 Besar Dunia" ke "Limbah Sayuran"

Dalam unggahannya, Ustaz Nandang menuliskan kalimat yang cukup kontras:


"Bertahun-tahun lalu saya sibuk bicara Ustaziyatul Alam, 10 Besar Dunia, Terbang Tinggi. Kini saya sibuk dengan daur ulang limbah makanan sayuran MBG, untuk pakan ternak. Bagian dari ilmu membumi yang sedikit orang sudi."


Kalimat "10 Besar Dunia" dan "Terbang Tinggi" adalah jargon yang sangat identik dengan narasi Anis Matta dalam membangun visi Partai Gelora. Dengan menyebut bahwa kini ia lebih memilih mengurus "limbah makanan", Nandang seolah sedang mengirim pesan: Narasi besar tanpa implementasi hanyalah utopia yang melelahkan.




Kritik Atas Minimnya Empati dan Aksi Nyata

Spekulasi bahwa status ini ditujukan untuk Anis Matta semakin menguat. Anis Matta sering dikritik karena orasinya yang memukau dan filosofis, namun dianggap kurang hadir dalam aksi-aksi kemanusiaan yang bersifat grassroot.


Beberapa poin yang menjadi sorotan publik antara lain:


Absensi di Lokasi Bencana: Publik menyoroti minimnya kehadiran fisik tokoh-tokoh elit dalam momen krusial seperti gempa di Aceh dan Sumatera.


Retorika vs Realita: Gagasan besar tentang memimpin dunia dianggap kontras dengan kondisi kader di tingkat bawah.


Suara dari Majelis Masyumi Indonesia

Direktur Eksekutif Majelis Masyumi Indonesia, Abdullah Amas, turut memberikan komentar pedas terkait fenomena ini. Meski mengaku menikmati karya tulis Anis Matta—terutama yang bertema keluarga—Amas tidak memungkiri adanya kesenjangan antara teori dan praktik.


"Seru aja melihat status Ustaz Nandang itu. Di kolom komentar pun ramai. Ada yang nyeletuk: bicara memimpin umat dan retorika langit, tapi ujung-ujungnya cuma memperkaya diri, sementara kader di bawah buat bayar token listrik saja susah,meski itu bukan kritik yang ditujukan kepada Person tertentu tapi elite di Partai berbasis agama tapi kelakuannya bikin jengkel kader" ujar Amas menyentil.


Amas menilai, kritik terhadap Anis Matta yang dianggap "terlalu tinggi di sisi retorika namun kurang di sisi implementasi" adalah kegelisahan nyata yang mulai merayap di kalangan pendukungnya sendiri.


Kesimpulan: Sinyal Keretakan Ideologis?

Status Ustaz Nandang Burhanudin ini bisa menjadi alarm bagi Partai Gelora. Jika sosok pemikir seperti Nandang sudah mulai bicara soal "ilmu membumi" dan berpaling dari narasi "terbang tinggi", maka ada sesuatu yang sedang tidak baik-baik saja di menara gading kekuasaan mereka.


Apakah ini awal dari gelombang balik para kader yang lelah dengan janji-janji besar tanpa solusi konkret? Ataukah sekadar pengingat agar para pemimpin kembali menapakkan kaki di bumi?

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

FARMUSI Tegaskan Warisi Spirit Perjuangan Politik dan Dakwah MASYUMI

Redaksi APN- Februari 05, 2026 0
FARMUSI Tegaskan Warisi Spirit Perjuangan Politik dan Dakwah MASYUMI
FARMUSI Tegaskan Warisi Spirit Perjuangan Politik dan Dakwah MASYUMI JAKARTA – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) baru, Front Saudara Muslim (FARMUSI), secara …

Berita Populer

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Januari 31, 2026
LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Januari 31, 2026
LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak