MBG Capai Hasil Diatas Rata-Rata Kelas Dunia
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan laporan terbaru yang menyebut kualitas program Makan Bergizi Gratis lebih baik dibandingkan program serupa di Jepang dan negara-negara Eropa.
“Kita punya statistik itu lebih baik dari Jepang dan lebih baik dari Eropa. Ini saya baru dapat laporan dua hari yang lalu,” kata Prabowo di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Pernyataan itu disampaikan saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan gudang ketahanan pangan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Meski demikian, ia menegaskan laporan tersebut masih perlu diverifikasi.
“Jangan kita sombong, jangan kita petantang-petenteng. Ya, kesombongan adalah awal dari kehancuran,” ujarnya.
Prabowo juga mengklaim program Makan Bergizi Gratis telah berjalan hampir sempurna. Hingga kini, pemerintah disebut telah memproduksi sekitar 4,5 miliar porsi makanan.
“Kita sudah menghasilkan sampai hari ini 4,5 miliar porsi makanan, dan kita masih ada kekurangan,” kata Prabowo.
Terkait kasus keracunan yang muncul, ia menyebutnya sebagai gangguan dengan persentase sangat kecil.
“Saya dapat laporan sampai hari ini sudah kurang lebih 28.000 penerima manfaat yang mengalami gangguan, dikatakan keracunan, sakit perut, dan sebagainya, 28.000 dari 4,5 miliar,” kata Prabowo.
“Kalau tidak salah itu adalah 0,0006,” ujarnya.
Menurutnya, secara statistik capaian tersebut bisa dibulatkan menjadi keberhasilan 99,999 persen.
“Itu kalau statistik ya itu kan dibulatkan ke atas, berarti apa? 99,999 itu berhasil itu. Ya kan?” kata Prabowo.
“Di mana ada usaha manusia yang 100 persen? Ada, tapi tidak gampang dicapai,” tambahnya.


Posting Komentar