Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Redaksi APN
Redaksi APN
12 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Keterangan : Wakil Ketua DPR-RI saat di acara Buruh kemarin (Sumber Foto : KOMPAS.com)


 JAKARTA, Seperti dikutip KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan pengusaha di dua negara ASEAN kerap diculik dan harus ditebus dengan uang agar bisa bebas. Informasi itu Dasco ungkapkan saat menyampaikan taklimat dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).  Pada kesempatan itu, Dasco menyebut Presiden Prabowo Subianto mendengar pengakuan para pengusaha yang lebih suka berinvestasi di Indonesia karena merasa nyaman dan aman. “Di satu negara mereka berinvestasi okelah tenaga murah, tapi keamanan kurang terjamin. Para pengusaha itu kerap kali diculik kemudian dimintakan tebusan,” kata Dasco di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).


 Setelah diculik para pengusaha di negara itu bahkan dibawa ke perbatasan negara yang saat ini menjadi zona perang. Di antara mereka bahkan ada yang setelah diculik dan tidak dibebaskan. 


 “Itu mereka diculik kadang-kadang nggak pulang karena di sana senjata bebas misalnya,” ujar Dasco. 



Elite Partai Gerindra itu menuturkan, bagi para pengusaha global keamanan menjadi aspek yang paling penting dalam berinvestasi. Beberapa negara mungkin bisa menawarkan tenaga kerja yang murah dan membuat margin keuntungan tinggi namun ternyata tidak bisa menjamin keamanan.


 “Masalah keamanan itu mereka rasakan nomor satu di Indonesia,” kata Dasco. Meski kelompok buruh di Indonesia juga tidak jarang menggelar unjuk rasa, namun keamanan tetap terjaga. Aksi protes kelompok buruh di tanah air tidak sampai mengancam keselamatan. Setelah menyampaikan aspirasinya kepada pejabat negara, para pekerja itu membubarkan diri dan pulang ke rumah. “Buruh paling ya teriak-teriak habis itu ya sudah pulang,” ucap Dasco. 








“Nah, sehingga mereka merasa bahwa di Indonesia ini investasi itu masih tergolong aman sehingga mereka kemudian pilihan nomor satu itu sekarang adalah investasi di Indonesia,” tambahnya. 


 Meski senang Indonesia menjadi destinasi investor, pemerintah saat ini juga meminta agar bisnis para pengusaha itu juga turut menghidupkan perekonomian dalam negeri. Misalnya, pemerintah kini tidak mau perusahaan asing hanya sebatas menjadikan Indonesia sebagai ladang investasi mobil listrik dan target pasar. Mereka harus mengikuti sistem yang dibangun pemerintah dengan tujuan membuka lapangan kerja lebih luas. “Mungkin dalam waktu dekat mereka boleh jualan mobil tapi kemudian sole agent segala macam itu harus dibuka dan dimiliki oleh orang Indonesia. Sehingga kesempatan kerja membuka lapangan kerja itu kemudian akan terbuka luas,” kata dia. Seperti dikutip KOMPAS.com

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI

Redaksi APN- Februari 14, 2026 0
Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI
Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI JAKARTA – Di markas Partai Solidaritas Indonesia (PSI), atmosfer pe…

Berita Populer

Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Trending di Amerika, Sinyal Kesadaran Global?

Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Trending di Amerika, Sinyal Kesadaran Global?

Februari 09, 2026
Komandan Gerindra Don Dasco, Chairil Anwar Dan Cita 'Hidup 1000 Tahun Lagi'

Komandan Gerindra Don Dasco, Chairil Anwar Dan Cita 'Hidup 1000 Tahun Lagi'

Februari 08, 2026
Padepokan Rakyat KOSGORO RI: Wadah Baru Budayawan dan Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Padepokan Rakyat KOSGORO RI: Wadah Baru Budayawan dan Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Februari 07, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Trending di Amerika, Sinyal Kesadaran Global?

Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Trending di Amerika, Sinyal Kesadaran Global?

Februari 09, 2026
Komandan Gerindra Don Dasco, Chairil Anwar Dan Cita 'Hidup 1000 Tahun Lagi'

Komandan Gerindra Don Dasco, Chairil Anwar Dan Cita 'Hidup 1000 Tahun Lagi'

Februari 08, 2026
Padepokan Rakyat KOSGORO RI: Wadah Baru Budayawan dan Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Padepokan Rakyat KOSGORO RI: Wadah Baru Budayawan dan Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Februari 07, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak