Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Trending di Amerika, Sinyal Kesadaran Global?
Keterangan Gambar : Muhammad Qasim Dan Menteri Agama. Nampak di layar Muhammad Qasim trending ke sekian kali di Twitter (X) Amerika.
DUNIA – Gelombang informasi mengenai Muhammad Qasim bin Abdul Karim kembali menghentak jagat maya. Tidak tanggung-tanggung, tagar terkait pemuda asal Pakistan ini kembali menduduki jajaran trending topic di platform X (dahulu Twitter) wilayah Amerika Serikat. Fenomena berulang ini seolah mempertegas bahwa pesan yang dibawanya mulai menembus sekat-sekat negara barometer informasi dunia tersebut.
Bukan Sekadar Tren, Tapi Pesan Mendalam
Kemenangan demi kemenangan narasi Muhammad Qasim di ruang digital Barat ini disebut-sebut sebagai "Tangan Allah" yang sedang bekerja. Di tengah hiruk-pikuk politik global dan ketidakpastian ekonomi, pesan Qasim muncul sebagai pengingat yang kontras.
Inti dari pesan yang dibawa melalui mimpi-mimpinya adalah urgensi menghapus syirik modern. Di era digital, syirik tidak hanya berbentuk penyembahan berhala fisik, melainkan ketergantungan mutlak pada pemajangan gambar mahluk bernyawa yang serupa dengan menaruh berhala. Dimana Hadits Nabi tegas mengatakan Malaikat Rahmat tak akan masuk ke rumah yang didalamnya ada gambar mahluk bernyawa. Kalau malaikat rahmat tak masuk ya otomatis maka rawan keluarga itu penuh masalah ekonomi dan konflik.
Relevansi Geopolitik dan Akhir Zaman
Mengapa warga Amerika Serikat mulai menaruh perhatian? Para pengamat fenomena ini menilai ada keterkaitan kuat antara mimpi-mimpi Qasim dengan eskalasi konflik di Timur Tengah serta pergeseran kekuatan dunia yang saat ini sedang terjadi.
Pesan-pesan geopolitik yang terkandung dalam mimpinya—mengenai masa depan dunia Islam dan peristiwa besar di akhir zaman—memberikan perspektif baru yang tidak ditemukan dalam analisis media arus utama. Bagi masyarakat Barat yang sedang mengalami krisis eksistensial, narasi ini menjadi bahan diskusi yang hangat dan memicu rasa penasaran yang masif.
Tauhid sebagai Kunci Pertolongan Allah
Artikel-artikel yang beredar di media sosial menekankan bahwa kunci dari segala solusi problematika dunia saat ini adalah kembalinya umat manusia kepada tauhid yang murni. Muhammad Qasim secara konsisten mengingatkan bahwa pertolongan Allah hanya akan turun jika kesyirikan dalam segala bentuknya ditinggalkan.
Fenomena trending di Amerika ini dipandang sebagai cara Allah untuk memperkenalkan pesan ini ke seluruh penjuru dunia. Jika Amerika sebagai pusat informasi sudah mulai "berisik" membicarakan hal ini, maka tinggal menunggu waktu bagi seluruh penduduk bumi untuk membaca dan merenungi pesan yang dibawa Muhammad Qasim.
Kesimpulan: Sebuah Panggilan Global
Kejadian "Lagi, Lagi, dan Lagi" ini bukanlah sebuah kebetulan algoritma semata. Bagi para pendukungnya, ini adalah bukti nyata dari janji Allah untuk memenangkan pesan kebenaran. Pesan Muhammad Qasim kini bukan lagi konsumsi lokal, melainkan peringatan global yang layak disimak oleh siapa pun yang peduli pada masa depan peradaban manusia.


Posting Komentar