MASYUMI REBORN 2029: Raksasa Itu Telah Bangun! Oleh: Abdullah Amas (Ketua Umum DPP MASYUMI RI)
MASYUMI REBORN 2029: Raksasa Itu Telah Bangun!
Oleh: Abdullah Amas (Ketua Umum DPP MASYUMI RI)
I. Menghirup Aroma Kemenangan
Sejarah tidak pernah benar-benar mati; ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk bangkit. Hari ini, di seluruh penjuru Nusantara, saya mencium aroma yang dulu dihirup oleh Natsir, Roem, dan Sjafruddin Prawiranegara. Aroma itu bukan sekadar kenangan, melainkan Aroma Kemenangan 2029.
Masyumi hari ini bukan sedang membangun partai baru. Kita sedang membangunkan Raksasa yang Sedang Tidur. Jangan takut pada tekanan, karena tekananlah yang mengubah karbon menjadi intan. Dan Masyumi adalah intan yang telah ditempa oleh waktu, fitnah, dan sejarah!
II. Narasi Besar: Mengapa Masyumi Membela Prabowo?
Banyak yang bertanya: "Mengapa Masyumi berdiri tegak membela kepemimpinan Prabowo Subianto?" Jawabannya tegas: Karena kita menolak Indonesia hanya menjadi titik kecil di peta dunia!
Jika Prabowo adalah tubuh kedaulatan yang kuat, maka Masyumi adalah Ruh Ideologis dan Kompas Moral-nya. Kita menyatukan Nasionalisme yang kokoh dengan kemurnian Tauhid. Kita membela visi Indonesia Unggul yang tidak bisa ditawar lagi. Di Masyumi, Islam adalah akar dan Indonesia adalah pohonnya. Tanpa akar, pohon tumbang; tanpa pohon, akar tak bermakna!
III. Target 2029: Indonesia 2 Besar Dunia!
Visi kita bukan sekadar lolos parlemen. Visi kita adalah menjadi Otak dan Hati bangsa ini. Target kita? Membawa Indonesia masuk jajaran 2 besar kekuatan dunia.
Bagaimana caranya?
Integrasi Tauhid & Kemajuan: Kita akhiri perdebatan usang agama vs negara. Tauhid yang murni adalah mesin kemajuan pesat negara.
Generasi Coding & Tasbih: Anak muda Masyumi harus memegang tasbih di satu tangan dan coding di tangan lainnya. Ahli nuklir yang sujudnya lama di Masjid!
Ekonomi Meja Makan: Memastikan kekayaan alam Indonesia mengalir sampai ke dapur rakyat jelata, bukan hanya berputar di lingkaran elite.
IV. Instruksi Strategis: Jadilah Badai!
Kepada seluruh kader, pengurus DPP hingga Ranting: Keluar dari kantor kalian! * Kuasai Ruang Digital: Jadilah "Duta Matahari" di media sosial. Ubah gagasan menjadi konten yang mencerahkan, bukan fitnah.
Ketuk Pintu, Ketuk Hati: Politik adalah silaturahmi yang melembaga. Turun ke pasar, ke sawah, dan ke kampus.
Relevan atau Terlupakan: Bicaralah tentang solusi lapar, solusi kerja, dan solusi teknologi.
V. Penutup: Menjemput Takdir
Matahari tidak pernah meminta izin untuk terbit. Begitu juga Masyumi. Kita bangkit bukan karena belas kasihan lawan, tapi karena kita adalah jawaban yang dibutuhkan zaman.
2029 adalah waktu kita. Rapatkan barisan, siapkan sepatu untuk perjalanan jauh, dan siapkan dada untuk menampung keluhan rakyat.
Masyumi... REBORN!
Prabowo... PIMPIN INDONESIA!
Indonesia... MENANG!
Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar



Posting Komentar