Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Ketum Partai MASYUMI RI Amas : Jokowi Punya "Hoki" Dimenangkan, Tapi Lemah dalam Memenangkan Ketum Partai MASYUMI RI Amas : Jokowi Punya "Hoki" Dimenangkan, Tapi Lemah dalam Memenangkan

Ketum Partai MASYUMI RI Amas : Jokowi Punya "Hoki" Dimenangkan, Tapi Lemah dalam Memenangkan

Redaksi APN
Redaksi APN
17 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Ketum Partai MASYUMI RI Amas : Jokowi Punya "Hoki" Dimenangkan, Tapi Lemah dalam Memenangkan

Fenomena politik Joko Widodo (Jokowi) selama satu dekade terakhir selalu menjadi magnet diskusi nasional. Namun, sebuah perspektif kritis muncul dari Ketua Umum Partai MASYUMI RI, Abdullah Amas. Ia menyoroti sisi lain dari keberuntungan politik sang Presiden yang selama ini dianggap sebagai "King Maker" ulung.


Menurut Amas, ada perbedaan mendasar antara "diangkat/dimenangkan" dengan kemampuan "memenangkan". Dalam kacamata Amas, Jokowi adalah sosok yang memiliki garis tangan kuat untuk didukung, namun sering kali gagal ketika harus mengarsiteki kemenangan pihak lain.


Keberuntungan dalam "Dimenangkan"

Amas menilai perjalanan karier Jokowi dari Solo hingga ke Jakarta adalah rentetan peristiwa di mana Jokowi "diangkat" oleh kekuatan besar di belakangnya.


Magnet Elektoral: Jokowi dianggap sebagai figur yang sangat pas untuk dijual kepada publik pada masanya, sehingga berbagai instrumen politik bekerja keras untuk memenangkannya.


Posisi Pasif yang Beruntung: Dalam narasi ini, Jokowi adalah penerima manfaat (beneficiary) dari kerja mesin politik dan momentum sejarah yang memang sedang memihak kepadanya.


Kegagalan dalam "Memenangkan"

Kritik tajam Amas tertuju pada kapasitas Jokowi saat berperan sebagai penggerak atau backbone kemenangan pihak lain. Bukti paling nyata yang disorot adalah hasil Pemilu 2024.


"Jokowi tidak ada bakat memenangkan. Kalau dimenangkan, iya. Lihat saja 2024, saat semua kekuatan dan instrumen ada di tangan dia, dia tetap gagal membawa PSI lolos ke Parlemen," ujar Abdullah Amas.


Meskipun diasosiasikan kuat dengan Kaesang Pangarep dan mendapat sorotan media yang masif sebagai "partainya Jokowi", PSI nyatanya kembali gagal menembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Bagi Amas, ini adalah bukti valid bahwa pengaruh pribadi Jokowi tidak serta-merta bisa dikonversi menjadi kemenangan bagi entitas politik yang ia sokong.


Kesimpulan: Hoki vs Bakat Politik

Pernyataan Ketum Masyumi ini membedah mitos "tangan dingin" Jokowi. Amas menyimpulkan bahwa:


Jokowi adalah Produk Kemenangan: Ia sangat mahir menempati posisi sebagai sosok yang didorong untuk menang.


Keterbatasan Pengaruh: Kekuatan infrastruktur kekuasaan yang ia miliki terbukti memiliki batas (limitasi) ketika harus memindahkan suara rakyat ke partai tertentu (seperti PSI).


Analisis ini memberikan catatan penting bagi peta politik pasca-2024, bahwa figuritas seorang pemimpin besar tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuannya menjadi penentu kemenangan bagi barisan yang ia restui.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Sembilan Alasan Nasaruddin Umar Dinilai Ideal Nakhodai PBNU Mendatang

Redaksi APN- Februari 18, 2026 0
Sembilan Alasan Nasaruddin Umar Dinilai Ideal Nakhodai PBNU Mendatang
https://kabarcirebon.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-2939800308/sembilan-alasan-nasaruddin-umar-dinilai-ideal-nakhodai-pbnu-mendatang *Sembilan Alasan Nasarudd…

Berita Populer

Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI

Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI

Februari 14, 2026
Mantan Ketua DPW PKB Jateng Disiapkan PKB Maju Ketum PB NU? Gus Yusuf Sang Figur Merakyat Dan Teruji Kesetiaan Pada Cak Imin

Mantan Ketua DPW PKB Jateng Disiapkan PKB Maju Ketum PB NU? Gus Yusuf Sang Figur Merakyat Dan Teruji Kesetiaan Pada Cak Imin

Februari 11, 2026
  Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Februari 13, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI

Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI

Februari 14, 2026
Mantan Ketua DPW PKB Jateng Disiapkan PKB Maju Ketum PB NU? Gus Yusuf Sang Figur Merakyat Dan Teruji Kesetiaan Pada Cak Imin

Mantan Ketua DPW PKB Jateng Disiapkan PKB Maju Ketum PB NU? Gus Yusuf Sang Figur Merakyat Dan Teruji Kesetiaan Pada Cak Imin

Februari 11, 2026
  Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Februari 13, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak