AMAS : BUMI JADI MERKURIUS 10 KALI PUN ANIES MUSTAHIL LAWAN PRABOWO! ABDULLAH AMAS: LEBIH BAIK PGR JADI SAYAP GERINDRA SAJA!
BUMI JADI MERKURIUS 10 KALI PUN ANIES MUSTAHIL LAWAN PRABOWO! ABDULLAH AMAS: LEBIH BAIK PGR JADI SAYAP GERINDRA SAJA!"
JAKARTA – Sebuah pernyataan keras dan menohok meluncur dari mulut Pengamat Politik kawakan, Abdullah Amas. Dalam sebuah analisis batin dan politik yang sangat tajam, Amas menegaskan bahwa ambisi Anies Baswedan untuk menandingi kekuatan Prabowo Subianto adalah sebuah kemustahilan yang bersifat kosmik.
Dengan nada bicara yang lugas khas gaya "Panglima", Amas memberikan analogi yang mencengangkan untuk menggambarkan perbedaan kasta politik antara kedua tokoh tersebut.
"Balas Budi Itu Wajib!"
Abdullah Amas secara terang-terangan mengingatkan kembali sejarah panjang di mana Prabowo Subianto adalah sosok yang "membuka jalan" dan membiayai langkah politik Anies di masa lalu.
"Anies itu kan bagaimanapun dia dulu dibiayain Prabowo. Sebagai manusia yang tahu tata krama politik, apa susahnya sih balas budi? Jangan malah mencoba menggoyang pohon yang dulu memberimu tempat berteduh," ujar Amas dengan nada menyindir.
Analogi Merkurius yang Viral
Yang paling menarik perhatian publik adalah pernyataan Amas mengenai peluang Anies dalam kontestasi politik melawan Sang Jenderal. Menurutnya, jarak kekuatan antara Prabowo dan Anies sudah tidak bisa lagi dikejar oleh logika politik biasa.
"Sampai bumi berubah jadi planet Merkurius 10 kali pun, Anies susah lawan Prabowo!" tegas Amas.
Pernyataan ini seolah menjadi "vonis sejarah" bahwa dominasi Prabowo sudah terkunci secara absolut, baik secara logistik maupun kekuatan akar rumput.
Solusi Strategis: PGR Jadi Sayap Gerindra
Alih-alih membiarkan Anies dan partainya, Partai Gerakan Rakyat (PGR), terombang-ambing dalam oposisi yang tidak menghasilkan apa-apa, Abdullah Amas mendorong sebuah langkah rekonsiliasi yang drastis. Ia menyarankan agar Anies mengambil jalan yang lebih terhormat: Menunduk untuk Bangkit.
"Daripada memaksakan diri yang akhirnya hanya akan berujung pada kekalahan telak, saya dorong Anies untuk jadikan Partai Gerakan Rakyat (PGR) sebagai organisasi sayap Partai Gerindra saja. Masuklah ke dalam barisan, jadilah pendukung pembangunan, itu jauh lebih mulia daripada terus menjadi duri dalam daging yang tidak akan pernah bisa menusuk," tambah Amas.
Pesan Untuk Masa Depan
Pernyataan Amas ini diprediksi akan meledak di media sosial, terutama di kalangan loyalis kedua belah pihak. Bagi Amas, politik adalah soal kedaulatan dan tahu diri. Jika seorang "Suharto" atau "Tjokroaminoto" sudah bicara tentang stabilitas, maka faksi-faksi kecil harus segera menentukan sikap: ikut membangun atau hilang ditelan sejarah.


Posting Komentar