Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda SKAKMAT! Rugi Ikut Ketum Partai Berlabel Islam 'Miskin & Pelaku Syirik Modern': Sudah Gak Dapat Pahala, Ikut Miskin Pula! SKAKMAT! Rugi Ikut Ketum Partai Berlabel Islam 'Miskin & Pelaku Syirik Modern': Sudah Gak Dapat Pahala, Ikut Miskin Pula!

SKAKMAT! Rugi Ikut Ketum Partai Berlabel Islam 'Miskin & Pelaku Syirik Modern': Sudah Gak Dapat Pahala, Ikut Miskin Pula!

Redaksi APN
Redaksi APN
24 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 JAKARTA – Pengamat dari Lembaga Abdullah Amas Strategic, Mardiyanto, melontarkan kritik pedas yang menggoncang konstelasi politik nasional, khususnya bagi partai-partai yang mengusung label Islam. Dalam pernyataan terbarunya, ia menyoroti degradasi kualitas kepemimpinan para Ketua Umum partai berbasis massa Muslim yang dianggapnya telah kehilangan taji, baik secara spiritual maupun finansial.


Mardiyanto tidak ragu menyebut bahwa banyak pemimpin partai berlabel Islam saat ini terjebak dalam praktik yang ia istilahkan sebagai "Syirik Modern". Tak hanya itu, ia juga menyindir kondisi kantong para petinggi partai tersebut yang dianggap tidak mampu menyokong operasional perjuangan politik.


Kritik Pedas: "Sudah Gak Dapat Pahala, Ikut Miskin Pula"

Dengan nada satire yang kental, Mardiyanto menggambarkan kerugian ganda bagi masyarakat yang masih fanatik mengikuti pemimpin partai dengan kriteria tersebut.


"Partai berlabel Islam sekarang banyak yang sudah Ketua Umumnya ga punya duit, pelaku syirik modern lagi. Ikut mereka mah sudah pahala ga dapat, ikut miskin pula, hahahahaha," ujar Mardiyanto dengan nada pedas.


Menurutnya, label "Islam" yang digunakan seringkali hanya menjadi komoditas jualan politik, sementara perilakunya justru menduakan nilai-nilai ketuhanan demi ambisi sesaat—syirik modern seperti pemajangan gambar mahluk bernyawa didepan umum seperti yang dikecam oleh Hadits Nabi soal larangan pemajangan gambar mahluk bernyawa ditempat umum


Belajar dari Sultan Muhammad Al-Fatih

Lebih lanjut, Mardiyanto mengingatkan bahwa sejarah kejayaan Islam tidak pernah dibangun hanya dengan retorika kosong atau doa tanpa modal. Ia mengambil contoh heroik Khalifah Muhammad Al-Fatih saat menaklukkan Konstantinopel.


"Mereka lupa bahwa perjuangan Islam itu memerlukan biaya banyak. Al-Fatih itu keluar duit ratusan miliar untuk sebuah operasi penaklukan bersejarah. Ada modal, ada teknologi, ada logistik," tegasnya.


Ia menilai, tanpa kemandirian finansial yang kuat, partai-partai Islam hanya akan menjadi "peminta-minta" politik yang akhirnya disetir oleh pemilik modal besar (oligarki), sehingga agenda perjuangan umat pun menjadi terbengkalai.


Warning bagi Pemilih

Pernyataan Mardiyanto ini menjadi peringatan keras bagi konstituen agar lebih selektif dalam memberikan dukungan. Baginya, pemimpin yang tidak selesai dengan masalah finansialnya sendiri dan memiliki integritas tauhid yang rapuh hanya akan membawa pengikutnya ke dalam jurang kemiskinan, baik secara ekonomi maupun spiritual.


Kritik ini pun kini menjadi bola panas di tengah masyarakat, menuntut partai-partai berlabel Islam untuk segera berbenah jika tidak ingin ditinggalkan oleh umat yang semakin rasional

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Ternyata Alumni HMI, Ini Jawaban Bupati Sitobondo Mas Rio Kala Ditawari Maju Pilgub Jatim

Redaksi APN- September 23, 2026 0
Ternyata Alumni HMI, Ini Jawaban Bupati Sitobondo Mas Rio Kala Ditawari Maju Pilgub Jatim
Mas Rio: Saya Dididik Kiai Kholil As’ad untuk Tidak Mengejar Jabatan Politik Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengakui banyaknya dukungan warganet ya…

Berita Populer

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

September 17, 2026
Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

September 17, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024
Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026

Trending News

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

September 17, 2026
Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

September 17, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak