Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Bodo Amat Kader Golkar Lompat ke PSI, Sekjen Golkar: Tak Kuat Bersaing, Cari Liga Lebih Rendah Bodo Amat Kader Golkar Lompat ke PSI, Sekjen Golkar: Tak Kuat Bersaing, Cari Liga Lebih Rendah

Bodo Amat Kader Golkar Lompat ke PSI, Sekjen Golkar: Tak Kuat Bersaing, Cari Liga Lebih Rendah

Redaksi APN
Redaksi APN
26 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Keterangan Gambar : Sekjen DPP Golkar Sarmuji


Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, merespons soal dua kader partai beringin di Bali yang memutuskan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 


Adapun kedua kader tersebut yakni I Wayan Suyasa dan I Komang Suarsana. Suyasa adalah eks Ketua DPD II Golkar Badung, sementara Suarsana adalah pengurus Partai Golkar di Bali.


Sarmuji menegaskan bahwa dinamika keluar-masuk kader adalah bagian dari “hukum alam” politik, terutama di partai dengan tingkat kompetisi tinggi seperti Golkar.


“Itu sebenarnya hukum alam saja. Yang tidak kuat lagi bersaing di persaingan yang ketat akan mencari tempat yang persaingannya lebih rendah. Bertahan di Golkar mungkin merasa berat, lalu mencari tempat lain,” ujar Sarmuji kepada Tribunnews, Minggu (25/1/2026).


Dia menegaskan, kompetisi di Golkar memang tidak mudah, apalagi banyak kader baru bermunculan yang menurutnya punya kualitas yang tidak kalah bagus.


Di sisi lain, Sarmuji justru menilai Golkar tetap menjadi magnet bagi kader dari partai lain. 


“Kalau ditanya mengapa mereka masuk ke Golkar, karena ingin merasakan masuk ke liga utama dengan persaingan yang lebih tinggi,” katanya.


Meski demikian, Sarmuji menegaskan bahwa Golkar tidak pernah menutup pintu bagi siapa pun. 


“Tapi kalau ada yang memilih tempat lain karena tingkat persaingannya kurang, kan tidak bisa kami halangi,” pungkasnya.


Sejumlah nama yang sudah malang melintang di dalam dunia perpolitikan baik di tingkat nasional maupun lokal pun kini menjadikan PSI sebagai kendaraan politik menghadapi pemilu 2029.


Misalnya Bupati Penukal Abab Lematang Ilir dua periode (2016-2025) Heri Amalindo yang menyeberang ke PSI. 


Heri Amalindo sebelumnya merupakan kader PDIP.


Dan masih ada lagi kader PDIP di daerah lainnya yang pindah ke PSI, misalnya:


Mantan Ketua DPRD Ogan Komering Ilir (OKI)/ Ketua DPC PDIP Kabupaten OKI Abdiyanto;

Ginda Ferachtriawan (anggota DPRD Kota Surakarta Fraksi PDIP 2019–2024);

Dyah Retno Pratiwi (anggota DPRD Kota Surakarta Fraksi PDIP 2019–2024);

Wawanto (anggota DPRD Kota Solo dua periode dari Fraksi PDIP, Wawanto, 2014-2024).

Teranyar Calon Bupati Badung 2024-2029 yang juga mantan Ketua DPD Golkar Kabupaten Badung I Wayan Suyasa resmi pindah ke PSI.


Sebelumnya mantan elite DPP Partai NasDem Ahmad Ali dan Bestari Barus pun menyeberang dan kini sudah menjadi pengurus pusat PSI.


Bahkan, Ahmad Ali kini mengemban jabatan Ketua Harian DPP PSI.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

TULISAN PROF.YUSRIL : KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM

Redaksi APN- April 01, 2026 0
TULISAN PROF.YUSRIL : KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM
KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM oleh: Prof.Yusril Ihza Mahendra Bismillah ar-Rahman ar-Rahim Tidaklah mudah bagi saya untuk sepenuhnya bersikap netral …

Berita Populer

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika.  Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika. Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Maret 30, 2026
Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Maret 31, 2026
10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

Maret 28, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024

Trending News

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika.  Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika. Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Maret 30, 2026
Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Maret 31, 2026
10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

Maret 28, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak