Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah! Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Redaksi APN
Redaksi APN
28 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!



JAKARTA – Peta politik tanah air kembali memanas setelah Ketua Majelis Syuro DPP Partai Masyumi RI, Abdullah Amas, melontarkan kritik pedas terhadap dua tokoh besar, Jokowi dan Anies Baswedan. Amas menilai kekuatan politik keduanya kini sedang berada di titik nadir akibat terjangan "badai" yang tak kunjung usai.


Dalam pernyataannya, Amas menyoroti posisi Jokowi dan Anies yang dianggapnya kian terpojok. Ia bahkan memberi peringatan keras bahwa dukungan logistik dari para "bandar" atau pemodal politik mulai goyah.


"Mereka menghadapi badai. Jokowi dan Anies dalam posisi selemah-lemahnya. Khawatirnya, pemodal politik juga makin banyak yang sadar untuk tidak ikut ke gerbong ini lagi," tegas Abdullah Amas kepada media.


Sindiran Keras untuk Partai Gerakan Rakyat Tak hanya menyasar personal, Amas juga menyoroti performa Partai Gerakan Rakyat yang dinilai gagal memenuhi ekspektasi. Menurutnya, partai tersebut hanya terlihat meriah saat seremoni deklarasi, namun kehilangan taji di akar rumput.


Amas menilai ada kegagapan dalam barisan pendukung Jokowi saat menghadapi serangan politik belakangan ini. Hal yang sama terjadi pada lingkaran Anies Baswedan yang dianggap minim pengalaman dalam urusan party building atau membangun mesin partai yang solid.


"Membangun partai tidak cukup modal narasi dan semangat heroik saja. Perlu sumber daya dan strategi yang kuat," tambahnya.


Basis Massa Terpecah Lebih lanjut, Amas membedah penyebab melemahnya pengaruh Anies. Ia melihat adanya perpecahan di barisan pendukung "Perubahan". Munculnya partai-partai baru yang membawa embel-embel serupa membuat basis massa Anies tidak lagi solid dan gagal menyatu di bawah bendera Partai Gerakan Rakyat.


"Sebagian pendukung Anies sudah pecah, ada yang buat partai tertentu yang juga bawa nama perubahan. Di situ kan basis lumayannya Anies, tapi mereka tidak menyatu dengan Partai Gerakan Rakyat," pungkas Amas.


Kritik tajam ini seolah menjadi alarm bagi kedua kubu untuk segera melakukan konsolidasi sebelum benar-benar ditinggalkan oleh para pendukung dan penyokong dana di tengah badai politik yang kian kencang.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Redaksi APN- Januari 31, 2026 0
KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)
RAPAT KOORDINASI NASIONAL INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA) Hari/Tanggal : Jum’at, 30 Januari 2026 Waktu : 14.00 WIB Media : Zoom Meeting Pimpinan Rapat : Sekret…

Berita Populer

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Januari 28, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Januari 28, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak