Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Agama Perang Badar Dahulu Menginspirasi Shalawat Badar Menuju Kemenangan Pada Perang Badar Modern
Agama

Perang Badar Dahulu Menginspirasi Shalawat Badar Menuju Kemenangan Pada Perang Badar Modern

Redaksi APN
Redaksi APN
03 Jan, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Perang Badar Dahulu Menginspirasi Shalawat Badar Menuju Kemenangan Pada Perang Badar Modern 


Oleh:

Jaya Mualimin


Shalawat Badar


صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ عَـلَى يـس حَبِيْـبِ اللهِ

Shalaatullaah Salaamullaah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah,

Shalaatullaah Salaamullaah ‘Alaa Yaa Siin Habiibillaah

تَوَ سَـلْنَا بِـبِـسْـمِ اللّهِ وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ اللهِ

وَ كُــلِّ مُجَـا هِـدِ لِلّهِ بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ

Tawassalnaa Bibismillaah Wabil Haadi Rasuulillaah,

Wakulli Mujaahidin Lillaah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلا ُمـَّة مِـنَ اْلافـَاتِ وَالنِّـقْـمَةَ

وَمِنْ هَـمٍ وَمِنْ غُـمَّـةٍ بِاَ هْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَللهُ

llaahi Sallimil Ummah Minal Aafaati Wanniqmah,

Wamin Hammin Wamin Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِى نَجِّـنَا وَاكْـشِـفْ جَـمِيْعَ اَذِ يـَّةٍ وَا صْرِفْ

مَـكَائـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ 

Ilaahi Najjinaa Waksyif Jamii’a Adziyyatin Wahrif,

Makaa idal ‘idaa wal thuf Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا

وَ كُـلِّ بـَلِـيَّـةٍ وَوَبـَا بِا َهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ


llaahi Naffisil Kurbaa Minal’Ashiina Wal’Athbaa,

Wakulli Baliyyatin Wawabaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah

فَكَــمْ مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ وَكَــمْ مِنْ ذِلَّـةٍ فَصَلَتْ

وَكَـمْ مِنْ نِعْمـَةٍ وَصَلَـتْ بِا َهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ. 

Fakam Min Rahmatin Washalat Wakam Min Dzillatin Fashalat,

Wakam Min Ni’matin Washalat Bi Ahlil Bailri Yaa Allaah


وَ كَـمْ اَغْـنَيْتَ ذَالْعُـمْرِ وَكَـمْ اَوْلَيْـتَ ذَاالْفَـقْـرِ

وَكَـمْ عَافَـيـْتَ ذِاالْـوِذْرِ بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ


Wakam Aghnaita Dzal ‘Umri Wakam Autaita D’Zal Faqri,

Wakam’Aafaita Dzal Wizri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah


Mukadimah


Siapa yang tidak kenal dengan perang Badar di masa Nabi SAW? Pasti sangat kenal dan faham perang ini. Imat Islam akan mengenang satu peristiwa bersejarah sebagai tonggak kemenangan pertama Nabi SAW dan para pendukung setia [Sahabat RA] melawan para pemuja pagan kaum Quraisy. Perang Badar disebutkan dalam al Quran sebagai Pertemuan  "al-yauma al-taqo al-jam'an" pertemuan dua kelompok antara kelompok al-haq versus al-bathil, antara kesyirikan versus ketauhidan. Kemenangan di Badar adalah awal kemenangan menuju kemenangan lainnya satu demi satu sampai futuhat makah. Walapun Perang ini tidak begitu kolosal dibandingan dengan Perang Parit [khandak], perang ini belum melibatkan banyaknya pasukan, keikutsartaan personil dalam histori sirah hanya berjumlah kurang lebih 1000 orang dari Makah, meliputi para tokoh kabila dari Makah dipimpin Abu Jahal. Sementara kaum Muslimin dari Madinah hanya 313 orang dan  dipimpin langsung Rasulullah SAW. Pada mulanya barisan Rasulullah tidak menyangka akan berperang fisik dengan pasukan Makah, tetapi Allah SWT yang mengatur perang ini terjadi. Fenomena Badar ini unik. Persiapan perang tidak ada dengan pasukan dari Madinah juga tidak banyak. Tetapi dengan jumlah sedikit dapat mengalahkan jumlah banyak dengan rahmat Allah SWT. Peristiwa jalannya perang dan kemenangan diceritakan beberapa surat al-Quran. Begitu luarbiasanya  momentum pertolongan Allah SWT setelah para sahabat mengalami masa-masa sulit perjuangan, penyiksaan. 


KH Ali Manshur Terinspirasi Perang Badar


Salah satu tokoh Ulama Indonesia dalam masa perjuangan dalam masa berjuang secara politik Islam dan gejolak Indonesia masa-masa awal mempertahankan Indonesia dari perpecahan, maka KH. Ali Manshur terinspirasi luarbiasa semangat para sahabat mulia *asabiqunal awalum* dapat mengalahkan pasukan yang begitu banyak 1 banding 3, dan menang perang. Maka beliau membuat satu bacaan senadung shalawat sebagi bagian dari rasa cinta Rasul, Sahabat dan keluarganya dalam bentuk nidhom bacaan yang dinamai Shalawatan Badar. Shalawat ini telah dibaca dan dijadikan satu bacaan yang sangat dikenal oleh kultur keislaman Indonesia bahkan dunia. Setiap muslim Indonesia hapal dan selalu bershalawat karena itu menjadi perintah untuk selalu bersholawat kepada Nabi SAW karena Allah SWT dan para malaikat bershalawat. Seorang KH Ali Manshur tahun 1962 menciptakan nidhom "Shalawat Badar". Kiyai Ali wafat pada 26 Muharram 1392 H (1971) di Kota Banyuwangi. Beliau adalah anggota Konstituante utusan partai NU pada masa itu. Sejarah diciptakan Shalawat ini adalah dalam situasi genting, menyusul dibubarkan Konstituante oleh Presiden Soekarno, menyusul kegagalan parlemen melakukan amandemen terhadap UUD 45, dan mulai menguatnya PKI. Kyai Ali Manshur sangat faham perang Badar, maka matan baitnya perjuangan dan penghormatan pada ahli Badar yang mulia. 


Perang Badar Adalah Janji-Nya.


Badar adalah janji-Nya, ketika kemenangan dakwah Islam masa dahulu dan kekinian. Badar mencapai takdir kemenangan yang tersirat mendalam pada doa-doa khusuk Nabi SAW yang penuh harapan kepada Allah SWT, ada pertolongan-Nya sesuai janji-Nya. Semangat shalawat badar ini tidak pernah sirna dan pupus ia akan terus mengispirasi tentara Indonesia dalam mencapai puncak perjuangan takdir pada masa perang badar modern kelak.


Mimpi Qasim Tentang Ghazwa el Hind


Ghawah artinya perang, al- Hind artinya dengan India, maka perang modern saat ini adalah perang yang terjadi melawan keyakinan paganisme di India dan sekitarnya.


Persiapan Perang


Qasim sering mengatakan bahwa ghazwah el Hind adalah perang badar modern. Qasim mengalami berkali-kali, bahkan berulang kali bermimpi tentang perang ini. Dimulai dengan persekongkolan jahat pemimpin Amerika, Israel dan India. Mereka menyiapkan rencana jahat ini dengan menyulut kembali konflik Kashmir. Mereka memprovokasi Pakistan. Qasim selalu berdoa agar perang ini tidak terjadi karena yang akan menjadi korban adalah umat Islam lagi. Rupanya para pemimpin jahat ini terus menerus melakukan sabotase dengan menyerang Kahsmir dan melumpuhkan tentara Pakistan secara licik.


Memasuki Kancah Perang


Pada akhirnya Pakistan masuk dalam kancah pertempuran melawan India dengan 100 negara sekutunya. Pakistan dikeroyok dari segala penjuru. Di saat yang genting dan gawat tentara Pakistan mendapat pertolongan dari Allah SWT. dalam mimpinya Qasim melihat Nabi Muhammad SAW secara dzahir hadir untuk mengatur strategi perang, beliau memberi instruksi kepada para komandan lapangan.  Bala bantuan pasukan pertama kali datang dari pasukan dari arah Timur India.Tentara dari Indonesia, Malaysia, Bangladesh menyerang India. Allah SWT menurunkan pertolongan dengan jet-jet tempur hitam berkecepatan canggih sejumlah 3000 unit, 1500 jet yang bergerak rendah, dan 1500 jet lainnya diketinggian sangat tinggi. Perang ini   berlangsung 6 bulan sebagi bagian perang dunia ke-3, pada saat itu Nabi memerintahkan agar tidak boleh membunuh anak-anak, wanita, dan kaum lemah [lansia], dan tidak merusak lingkungan. Banyak laki-laki terbunuh dan menyerahkan istri dan anak-anaknya kepada tentara Pakistan. Tercatat korban tewas 800 juta jiwa dari kedua belah pihak terutama dari India.


Pembebasan Negeri-negeri di Timur Tengah


Kemenangan ghazwa el Hind ini menjadi kekuatan Islam dan mengawali perang-perang lainnya untuk pembebasan tanah air Islam dimulai dari negara Iran, Iraq, Arab Saudi, Yaman, Mesir, Yodania, Suriah, Turki dan Palestina. Saat itu dibebaskannya kembali kota konstatinopel dan  Palestina. Islam kembali tegak. Negara Israel hancur dan orang-orang Yahudi seolah-olah hilang ditelan bumi sebenarnya meraka mengungsi, mereka bersembunyi sambil menunggu datangnya Dajjal laknatullah sebagai pemimpin kaum Yahudi.


Masa Damai Pasca Perang


Setelah perang usai berlimpah harta rampasan perang dan jumlah wanita 50 kali dari laki-laki. Rampasan tanah  terhampar luas sehingga harga tanah menjadi murah tidak berharga. Setalah kemenangan perang ini terjadi perjanjian selama 7 tahun yang disebut masa damai dan Paksitan mulai membangun pemerintahan Islam bersama koalisi besar.

Pakistan menjadi pusat pemerintahan Islam  masyarakat mulai berbondong-bondong bermigrasi ke Pakistan. Negara Pakistan menjelma menjadi superpower dunia dalam waktu singkat kurang dari 2,5 tahun dapat mambangun. kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Islam tercapai. Dalam satu mimpi Qasim melihat harta emas, dinar dirham bukan manjadi barang rebutan, toko-toko emas masih terbuka karena pemiliknya sedang shalat aman dan tidak ada pencuri. Makanan berlimpat tidak ada yang kelaparan. Keadilan ditegakan sehingga menjadi daya tarik masyarakat untuk pindah ke Pakistan termasuk pemeluk agama lain berpindah/hijrah ke Pakistan. Berita tentang kemakmuran ini menyebar di media sosial, internet sehingga berbondong-bondong wartawan asing datang untuk meliputnya. Begitu indahnya kondisi di Pakistan dan koalisinya.


Shalawatan menjadi Semangat bagi Masyarkat Indonesia, Malaysia


Dalam mimpi Qasim sangat jelas disampaikan bahwa peran Indonesia dan Malaysia sangat menentukan. Kita juga memaklumi kultur budaya keislaman kental sehingga senandung shalawat badar selalu menggema dalam segala situasi. Memang Qasim tidak menceritakan bahwa shalawat badar sebagai bacaan dalam situasi yang menegangkan tetapi  kultur budaya shalawatan  ini menjadi tradisi penenang dalam dzikir dan doa-doa serta harapan pertolongan-Nya maka senandung Shalawat Badar akan selalu mengiringi jalannya peperangan Badar modern kelak. Shalawat ini sebagai spirit perang ghawa el Hind.Rasulullah gembira dan Allah SWT meridhoinya. Perang ini adalah janji-Nya dan pertolongan-Nya. Setelah penantian panjang masa sulit penuh fitnah dan musibah. Peran penting tentara Indonesia ikut serta dalam membebaskan al-Aqsha, merebut kembali kota Konstantinopel. Mereka selalu kumandangkan Takbir dan Tahlil,  Shalawat Badar 

terus bergema menyertainya.


Khatimah

Shalawat kepada Nabi, Sahabat dan para keluarga serta para pengikutnya sampai akhir zaman akan terus menginspirasi penghormatan kita kapada para sahabat yang terlibat peperangan badar dulu, kini dan masa yang akan terjadi.


Wallohu 'alam bisswab


Al fakir

Via Agama
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

KOHATI Jatim Gelar Sekolah Politik Perempuan 2026

Redaksi APN- April 28, 2026 0
KOHATI Jatim Gelar Sekolah Politik Perempuan 2026
KOHATI Jatim Gelar Sekolah Politik Perempuan 2026 Korps HMI Wati (Kohati) Pengurus Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Timur menggela…

Berita Populer

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026
Di Balik Meja Makan Reuni Mantan Politisi Demokrat : Reuni dan Sinyal Politik Tridianto

Di Balik Meja Makan Reuni Mantan Politisi Demokrat : Reuni dan Sinyal Politik Tridianto

April 23, 2026
Organisasi Alumni Muda HMI Dan Lintas Organisasi Mahasiswa  Cipayung Gaungkan Khofifah Dan Ning Lia Sebagai Dua Ibu Persatuan Daerah

Organisasi Alumni Muda HMI Dan Lintas Organisasi Mahasiswa Cipayung Gaungkan Khofifah Dan Ning Lia Sebagai Dua Ibu Persatuan Daerah

April 22, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024

Trending News

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026
Di Balik Meja Makan Reuni Mantan Politisi Demokrat : Reuni dan Sinyal Politik Tridianto

Di Balik Meja Makan Reuni Mantan Politisi Demokrat : Reuni dan Sinyal Politik Tridianto

April 23, 2026
Organisasi Alumni Muda HMI Dan Lintas Organisasi Mahasiswa  Cipayung Gaungkan Khofifah Dan Ning Lia Sebagai Dua Ibu Persatuan Daerah

Organisasi Alumni Muda HMI Dan Lintas Organisasi Mahasiswa Cipayung Gaungkan Khofifah Dan Ning Lia Sebagai Dua Ibu Persatuan Daerah

April 22, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak