Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Redaksi APN
Redaksi APN
23 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute Menyikapi kondisi Politik Islam Terkini menyatakan dukungan kepada Prof. Yusril melalui Yuri Ketua Umum PBB untuk menjaga Partai dari kaum belagu yang lupa kacang kulitnya terhadap jasa Yusril.


"Yang belagu lawan Prof. Yusril kan selama ini nyungsep, dulu udah beberapa kali orang bikin partai tandingan malah hilang, Jadi Prof. Yusril ini keliru kalau dilawan"ujar Amas


Amas juga menyebut kharisma Yuri juga gagah ketimbang kompetitornya.


"Sejak awal saya menyuarakan Yuri Ketum, itu dulu banget, rekam jejak digitalnya ada, kalau kejadian sekarang ya jelas, percaya deh sama saya kalau orang lupa kacang sama kulitnya pernah dimodalin Prof. Yusril lalu agak besar sedikit malah ngelawan, bakal lenyap dia, terlepas dunia Politik itu bicara kekuatan karomah atau tidak" ujar Amas


Simak Laporan selengkapnya ; 


DI BALIK LAYAR

Membaca "Tuah" Yusril di Tikungan PBB

ATUM Institute meyakini bahwa melawan gravitasi politik Yusril Ihza Mahendra hanya akan berujung pada kekandasan. Nama Yuri Kemal F. muncul sebagai pemimpin yang dianggap paling mumpuni menjaga marwah partai.


DI panggung politik Indonesia, nama Yusril Ihza Mahendra. Bagi Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril bukan sekadar pendiri; ia adalah jangkar intelektual sekaligus magnet elektoral yang sulit dicari tandingannya. Maka, ketika riak-riak internal mulai muncul menantang dominasi sang profesor, ATUM Institute segera memasang badan.


Direktur ATUM Institute, Amas, melihat ada pola berulang dalam sejarah perseteruan politik di tubuh partai hijau tersebut. Menurutnya, siapa pun yang mencoba "belagu" atau menantang garis politik Yusril biasanya akan berakhir di palung kekalahan—atau dalam bahasa yang lebih lugas: nyungsep.


"Yang belagu lawan Prof. Yusril kan selama ini nyungsep. Dulu sudah beberapa kali orang bikin partai tandingan, malah hilang. Jadi, Prof. Yusril ini keliru kalau dilawan," ujar Amas dalam sebuah diskusi terbatas baru-baru ini.


Logika "Kacang Lupa Kulit"

Analisis Amas bukan tanpa alasan. Ia menyoroti fenomena politikus yang besar di bawah naungan Yusril, namun setelah merasa memiliki karir dann basis massa, justru memilih jalan konfrontasi. Baginya, politik bukan sekadar kalkulasi angka di atas kertas, melainkan juga soal etika dan—mungkin—sedikit "karomah" politik.


Amas mengingatkan bahwa mereka yang pernah "dimodali" secara politik oleh Yusril namun kemudian berbalik melawan, cenderung lenyap dari peredaran. "Terlepas dunia politik itu bicara kekuatan karomah atau tidak, faktanya mereka yang lupa kacang sama kulitnya bakal lenyap," tambahnya.


Dalam konteks ini, ATUM Institute memberikan dukungan penuh kepada Yuri Yurianto untuk menakhodai PBB. Yuri, yang merupakan putra dari Yusril, dianggap memiliki profil yang paling tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan tanpa harus memutus akar sejarah partai.


Gagah dan Berjejak Digital

Dukungan terhadap Yuri diklaim Amas bukan merupakan sikap yang muncul tiba-tiba. Ia menegaskan bahwa rekam jejak digitalnya dalam menyuarakan Yuri sebagai Ketua Umum sudah ada sejak lama.


"Sejak awal saya menyuarakan Yuri Ketum, itu dulu banget. Rekam jejak digitalnya ada," kata Amas. Selain faktor loyalitas, faktor performa visual dan kharisma juga menjadi catatan. Amas menyebut Yuri memiliki aura yang lebih "gagah" dibandingkan kompetitor lainnya yang mencoba bermanuver di bursa kepemimpinan PBB.


Bagi PBB, transisi ini menjadi krusial. Di tengah upaya partai untuk kembali menembus ambang batas parlemen, stabilitas internal adalah harga mati. Pilihan untuk mendukung Yuri tampaknya menjadi strategi jalan tengah: menjaga faksi-faksi agar tetap solid di bawah bayang-bayang besar Yusril, sembari menyuntikkan energi muda melalui figur Yuri.


Kini bola panas ada di tangan para kader. Apakah mereka akan memilih jalur rekonsiliasi melalui garis keturunan Yusril, atau mencoba peruntungan baru yang, menurut ATUM Institute, berisiko membuat mereka "nyungsep" ke dasar sejarah?

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Redaksi APN- Maret 23, 2026 0
ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep
ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep ATUM Institute Menyikapi kondisi Politik Islam Terki…

Berita Populer

PBB Terbelah Jadi Dua Ketua, Yuri atau Gugum yang Bakal "Diteken" Menkumham?

PBB Terbelah Jadi Dua Ketua, Yuri atau Gugum yang Bakal "Diteken" Menkumham?

Maret 21, 2026
Perpisahan Jalan Guru Dan Murid, Pendiri PKS VS Pendiri Partai Gelora, Anis Matta: Menjadi "Hilmi" di Jalan Sunyi

Perpisahan Jalan Guru Dan Murid, Pendiri PKS VS Pendiri Partai Gelora, Anis Matta: Menjadi "Hilmi" di Jalan Sunyi

Maret 21, 2026
Ketum Partai Masyumi RI Amas Puji Bahlil Mirip Sunan Bonang

Ketum Partai Masyumi RI Amas Puji Bahlil Mirip Sunan Bonang

Maret 21, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024
Banteng Pusing, Kunjungan Prabowo Kejutkan 2 Kandang PDIP Di Pilkada, Dari Bali Lanjut Temui Jokowi Di Solo

Banteng Pusing, Kunjungan Prabowo Kejutkan 2 Kandang PDIP Di Pilkada, Dari Bali Lanjut Temui Jokowi Di Solo

November 04, 2024

Trending News

PBB Terbelah Jadi Dua Ketua, Yuri atau Gugum yang Bakal "Diteken" Menkumham?

PBB Terbelah Jadi Dua Ketua, Yuri atau Gugum yang Bakal "Diteken" Menkumham?

Maret 21, 2026
Perpisahan Jalan Guru Dan Murid, Pendiri PKS VS Pendiri Partai Gelora, Anis Matta: Menjadi "Hilmi" di Jalan Sunyi

Perpisahan Jalan Guru Dan Murid, Pendiri PKS VS Pendiri Partai Gelora, Anis Matta: Menjadi "Hilmi" di Jalan Sunyi

Maret 21, 2026
Ketum Partai Masyumi RI Amas Puji Bahlil Mirip Sunan Bonang

Ketum Partai Masyumi RI Amas Puji Bahlil Mirip Sunan Bonang

Maret 21, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak