Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Ketum MASYUMI RI Amas Bicara Sekoci Rapuh di Pusaran Paloh: Teka-teki Anies dan Nasib Dugaan PGR Bakal Dilempar Ke NasDem? Ketum MASYUMI RI Amas Bicara Sekoci Rapuh di Pusaran Paloh: Teka-teki Anies dan Nasib Dugaan PGR Bakal Dilempar Ke NasDem?

Ketum MASYUMI RI Amas Bicara Sekoci Rapuh di Pusaran Paloh: Teka-teki Anies dan Nasib Dugaan PGR Bakal Dilempar Ke NasDem?

Redaksi APN
Redaksi APN
21 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Ketum MASYUMI RI Amas Bicara Sekoci Rapuh di Pusaran Paloh: Teka-teki Anies dan Nasib Dugaan PGR Bakal Dilempar Ke NasDem?

Ketua Umum Masyumi RI, Abdullah Amas, melempar "bola panas" ke jantung pendukung Anies Baswedan. Ia mencium aroma skenario "gagal alami" Partai Gerakan Rakyat demi menyelamatkan elektabilitas NasDem. Benarkah Anies tengah menyiapkan pendaratan darurat di pelukan Surya Paloh?


DI SEBUAH ruangan diskusi terbatas di Jakarta Pusat pekan lalu, udara terasa lebih berat dari biasanya. Abdullah Amas, pria yang kini menakhodai Partai Masyumi RI, tidak sedang ingin berbasa-basi. Dengan nada bicara yang terjaga namun tajam, ia menyodorkan sebuah tesis politik yang sanggup membuat telinga para relawan "Anies-isme" memerah.


"Anies itu dekat sekali dengan Surya Paloh," ujar Amas sembari memperbaiki posisi duduknya. "Kalau Paloh berbisik, 'Nies, daripada suara NasDem terbagi ke PGR, lebih baik PGR jadi bagian NasDem saja,' apa Anies bisa menolak?"


Pertanyaan retoris Amas itu bukan sekadar bumbu obrolan warung kopi. Ia sedang memotret sebuah fenomena yang ia sebut sebagai "strategi pengalihan dukungan". Intinya sederhana namun mematikan: Partai Gerakan Rakyat (PGR)—wadah politik yang digadang-gadang menjadi kendaraan mandiri Anies Baswedan—diduga bakal "ditenggelamkan" secara sengaja sebelum sempat mencicipi surat suara di Pemilu 2029.


Aroma Kanibalisme Suara

Analisis Amas berpijak pada kecemasan di Menara NasDem. Pasca-Pemilu 2024, partai pimpinan Surya Paloh itu memang tengah menghadapi turbulensi internal. Migrasi kader ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan partai-partai baru lainnya mulai menggerus struktur di akar rumput. Dalam kalkulasi politik yang dingin, kemunculan PGR milik Anies bukan sekadar kompetitor, melainkan ancaman kanibalisme suara.


Basis pemilih Anies dan NasDem ibarat dua lingkaran yang beririsan tebal. Jika PGR melaju ke panggung 2029, NasDem berisiko kehilangan jutaan suara loyalis Anies yang selama ini mereka tampung. "NasDem butuh Anies untuk menjaga ambang batas parlemen, tapi mereka tidak butuh partai baru Anies," bisik seorang sumber di lingkaran koalisi lama.


Amas meyakini, jalan tengah yang paling pragmatis adalah membubarkan PGR dengan cara halus. Ia menyebutnya sebagai skenario "Gagal Alami". Alibi yang akan digunakan cukup klise: keterbatasan logistik dan kegagalan memenuhi syarat administratif di Komisi Pemilihan Umum (KPU).


"Tinggal bilang ke kader bahwa karena kekuatan kita kurang di beberapa sisi, maka PGR secara alami tidak lolos verifikasi. Itu cara halus untuk merapat kembali ke NasDem," ungkap Amas.


Realitas Tanpa Logistik

Dugaan Masyumi RI ini seolah menelanjangi posisi Anies yang berada di persimpangan sulit. Membangun partai dari nol di Indonesia bukan sekadar urusan gagasan dan retorika; ia adalah industri padat modal yang membutuhkan logistik melimpah dan mesin birokrasi yang mapan.


Tanpa dukungan finansial dari "naga-naga" politik atau restu penguasa, PGR hanyalah sebuah rumah kartu yang rentan runtuh ditiup angin verifikasi. Amas bahkan melangkah lebih jauh dengan memprediksi bahwa Anies tidak hanya akan kembali ke pelukan Paloh, tapi juga harus tunduk pada realitas kekuasaan yang kini digenggam Prabowo Subianto.


"Mohon maaf, atas izin Allah, tanpa kekuatan Paloh dan Prabowo, apalagi Jokowi, ya siapa sih Anies?" cetus Amas pedas. Ia meyakini bahwa pada akhirnya, insting bertahan hidup akan memaksa Anies untuk bersikap realistis. "Percaya saya, pelan tapi pasti Anies ikut Prabowo. Tidak ada pilihan lain bagi tokoh yang tak punya penopang partai mapan saat ini."

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Forum Ulama PPP Murka Dengan Mardiono, Sementara Kelompok Massa Buat Partai GPK (Gema Perjuangan Ka'bah) Sebagai PPP Tandingan

Redaksi APN- Februari 22, 2026 0
Forum Ulama PPP Murka Dengan Mardiono, Sementara Kelompok Massa Buat Partai GPK (Gema Perjuangan Ka'bah) Sebagai PPP Tandingan
Di Sarang, para kiai menumpahkan "suntuk" atas gaya petenteng Mardiono. Di akar rumput, sebuah sekoci bernama Partai GPK mulai dikayuh, mengusung na…

Berita Populer

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Februari 21, 2026
Ketum DPP Partai MASYUMI RI Abdullah Amas Dukung Duet "Sultan" Jatim Haji Her Dan Ali Putra Gubernur Khofifah Duet Di Pilkada Jatim

Ketum DPP Partai MASYUMI RI Abdullah Amas Dukung Duet "Sultan" Jatim Haji Her Dan Ali Putra Gubernur Khofifah Duet Di Pilkada Jatim

Februari 21, 2026
Ormas AKURAT Memilih Jalan Masyumi RI Dan Prabowo Dua Periode

Ormas AKURAT Memilih Jalan Masyumi RI Dan Prabowo Dua Periode

Februari 19, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Februari 21, 2026
Ketum DPP Partai MASYUMI RI Abdullah Amas Dukung Duet "Sultan" Jatim Haji Her Dan Ali Putra Gubernur Khofifah Duet Di Pilkada Jatim

Ketum DPP Partai MASYUMI RI Abdullah Amas Dukung Duet "Sultan" Jatim Haji Her Dan Ali Putra Gubernur Khofifah Duet Di Pilkada Jatim

Februari 21, 2026
Ormas AKURAT Memilih Jalan Masyumi RI Dan Prabowo Dua Periode

Ormas AKURAT Memilih Jalan Masyumi RI Dan Prabowo Dua Periode

Februari 19, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak