Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Forum Ulama PPP Murka Dengan Mardiono, Sementara Kelompok Massa Buat Partai GPK (Gema Perjuangan Ka'bah) Sebagai PPP Tandingan Forum Ulama PPP Murka Dengan Mardiono, Sementara Kelompok Massa Buat Partai GPK (Gema Perjuangan Ka'bah) Sebagai PPP Tandingan

Forum Ulama PPP Murka Dengan Mardiono, Sementara Kelompok Massa Buat Partai GPK (Gema Perjuangan Ka'bah) Sebagai PPP Tandingan

Redaksi APN
Redaksi APN
21 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Di Sarang, para kiai menumpahkan "suntuk" atas gaya petenteng Mardiono. Di akar rumput, sebuah sekoci bernama Partai GPK mulai dikayuh, mengusung nama Abdullah Amas untuk laga 2029. PPP di ambang belah bambu?


Wajah K.H. Abdullah Ubab Maimoen tampak masygul. Di Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang—episentrum spiritual yang biasanya tenang—putra tertua almarhum Mbah Maimoen Zubair itu tak lagi bisa menyembunyikan kegelisahan. Di hadapan para ulama yang berkumpul dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ulama PPP, ia melontarkan kalimat menohok: "Sudah hampir setengah tahun pasca-muktamar, justru semakin jauh dari harapan para kiai."


Keresahan di Sarang itu bukan sekadar riak kecil. Ini adalah kulminasi dari kejenuhan kolektif terhadap nakhoda Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono. Para kiai menyebut mereka sudah "suntuk"—istilah Jawa untuk kejenuhan yang mencapai titik nadir—melihat gaya kepemimpinan Mardiono yang dianggap "petenteng" dan abai terhadap marwah ulama.


Sengkarut Konstitusi di Meja Ketum

Persoalan bukan hanya soal gaya bicara, tapi menyentuh jantung legalitas partai. Dr. K.H. Fadholan Musyafak, yang memimpin jalannya Silatnas, membedah borok organisasi yang dianggapnya fatal. Pangkal soalnya adalah Surat Keputusan (SK) Menkumham yang meminta Mardiono menyempurnakan hasil Muktamar X Jakarta, terutama terkait AD/ART.


Namun, alih-alih berbenah, Mardiono dituding masih asyik "berlayar" menggunakan kompas lama: AD/ART Muktamar IX Makassar tahun 2020. "Dalam Muktamar Jakarta September 2025 lalu, semua produk Makassar sudah gugur, baik kepengurusan maupun konstitusinya," tegas Kiai Fadholan.


Dampaknya sistemis. Tanpa pijakan AD/ART yang sah, seluruh langkah politik Mardiono—mulai dari menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) di daerah, menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil), hingga Mukernas—dicap ilegal. Ironisnya, keputusan-keputusan strategis itu disebut diambil secara sepihak, tanpa melibatkan Sekretaris Jenderal tajam, Gus Yasin Maimoen. "Ini manajemen one-man show di rumah besar umat," bisik seorang peserta Silatnas.



Sekoci Bernama GPK

Di tengah elite yang sibuk bersitegang soal SK Menkumham, akar rumput mulai membangun "rumah" baru. Lahirlah Partai Gema Perjuangan Ka’bah (Partai GPK). Ini bukan sekadar organisasi sayap yang berganti baju, melainkan manifestasi kekecewaan massa tradisional yang merasa ditinggalkan oleh kiblat DPP saat ini.


Partai GPK muncul sebagai antitesis terhadap kemandekan di internal PPP. Tidak tanggung-tanggung, mereka langsung memasang target jarak jauh: Pemilu 2029. Sosok Abdullah Amas pun diapungkan. Amas, yang dianggap mampu mengawinkan nilai santri dengan visi modernis, dideklarasikan sebagai calon wakil presiden (Cawapres) 2029 dari gerbong ini.


"Kami tidak bisa lagi menunggu rumah lama diperbaiki jika atapnya sudah bocor di mana-mana," ujar seorang deklarator GPK. Dukungan terhadap Abdullah Amas dipandang sebagai cara GPK melakukan penetrasi ke pemilih muda (Gen Z dan Milenial) yang selama ini gagal dirangkul oleh narasi kaku para elite di Jakarta.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Konfederasi Serikat Pekerja MASYUMI RI (KSP - MRI) Digagas Partai MASYUMI RI, Ijtihad di Garis Buruh Dan Sajadah Pekerja

Redaksi APN- Februari 22, 2026 0
Konfederasi Serikat Pekerja MASYUMI RI (KSP - MRI) Digagas Partai MASYUMI RI, Ijtihad di Garis Buruh Dan Sajadah Pekerja
JAKARTA – Di bawah panji-panji hijau hitam  yang kembali berkibar, Partai Masyumi RI kini tengah menyiapkan "amunisi" baru. Bukan sekadar retorika di…

Berita Populer

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Februari 21, 2026
Ketum DPP Partai MASYUMI RI Abdullah Amas Dukung Duet "Sultan" Jatim Haji Her Dan Ali Putra Gubernur Khofifah Duet Di Pilkada Jatim

Ketum DPP Partai MASYUMI RI Abdullah Amas Dukung Duet "Sultan" Jatim Haji Her Dan Ali Putra Gubernur Khofifah Duet Di Pilkada Jatim

Februari 21, 2026
Ormas AKURAT Memilih Jalan Masyumi RI Dan Prabowo Dua Periode

Ormas AKURAT Memilih Jalan Masyumi RI Dan Prabowo Dua Periode

Februari 19, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Februari 21, 2026
Ketum DPP Partai MASYUMI RI Abdullah Amas Dukung Duet "Sultan" Jatim Haji Her Dan Ali Putra Gubernur Khofifah Duet Di Pilkada Jatim

Ketum DPP Partai MASYUMI RI Abdullah Amas Dukung Duet "Sultan" Jatim Haji Her Dan Ali Putra Gubernur Khofifah Duet Di Pilkada Jatim

Februari 21, 2026
Ormas AKURAT Memilih Jalan Masyumi RI Dan Prabowo Dua Periode

Ormas AKURAT Memilih Jalan Masyumi RI Dan Prabowo Dua Periode

Februari 19, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak