Ketua Umum Partai Masyumi RI Semprot Noel: Maling Jangan Sibuk Tebar Sensasi!
Ketua Umum Partai Masyumi RI Semprot Noel: Maling Jangan Sibuk Tebar Sensasi!
JAKARTA – Ketua Umum Partai Masyumi RI, Abdullah Amas, melontarkan kritik pedas terhadap Noel, sosok yang belakangan menjadi sorotan setelah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Amas meminta Noel untuk berhenti melakukan manuver publik yang dianggap hanya sebagai upaya pengalihan isu.
"Halah, seorang koruptor jangan sok menebar sensasi. Apapun ceritanya, Anda itu maling alias pencuri uang rakyat," ujar Abdullah Amas secara tegas dalam keterangannya kepada media.
Sindiran "Raja Gedeg" dan Atribut Agama
Amas menilai tindakan Noel di ruang publik belakangan ini sudah melampaui batas. Ia bahkan menjuluki Noel sebagai "Raja Gedeg" karena dinilai tidak memiliki rasa malu, terutama terkait penggunaan simbol-simbol tertentu untuk memoles citra.
"Noel ini Raja Gedeg yang tanpa malu memakai atribut agama lain demi menutupi citra dirinya yang maling," lanjut Amas.
Kritik Soal Isu Purbaya
Lebih lanjut, Amas menyinggung berbagai narasi yang dibangun Noel, termasuk persoalan Purbaya. Menurutnya, segala bentuk sensasi tersebut tidak akan mampu menghapus jejak hukum dan stigma negatif yang sudah melekat akibat kasus korupsi yang menjeratnya.
Amas menutup pernyataannya dengan nada geram melihat tingkah laku Noel yang dianggap tidak menunjukkan rasa penyesalan.
"Sensasi yang ditebar Noel, termasuk soal Purbaya, tidak akan mengikis citra buruknya. Ini orang ngelunjak!" pungkas Ketua Umum Masyumi RI tersebut.


Posting Komentar