Guncangan Politik 2029: PARTAI HARKAT Melebur dalam Koalisi Persatuan Indonesia Bersama Partai MASYUMI RI, Bung Abdullah Amas Resmi Jadi Jagoan Cawapres 2029!
Guncangan Politik 2029: PARTAI HARKAT Melebur dalam Koalisi Persatuan Indonesia Bersama Partai MASYUMI RI, Bung Abdullah Amas Resmi Jadi Jagoan Cawapres 2029!
JAKARTA – Peta politik menuju 2029 mendadak memanas. Sebuah manuver raksasa baru saja dideklarasikan: Partai Hentakan Rakyat (PARTAI HARKAT) secara resmi menyatakan langkah strategis untuk bersatu dan meleburkan kekuatannya dalam Koalisi Persatuan Indonesia bersama Partai MASYUMI RI. Langkah besar ini membawa satu misi utama yang menghentak publik, yakni mengusung Abdullah Amas sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Persatuan Tiga Poros Sejarah: Loyalis Soekarno, Soeharto, dan Amanat
PARTAI HARKAT bukanlah entitas politik biasa. Partai ini merupakan wadah unik yang berhasil menyatukan tiga elemen besar bangsa yang selama ini dianggap berseberangan. Di dalamnya, berkumpul para Loyalis Bung Karno, Loyalis Pak Harto, serta eksponen pecinta BJ Habibie
Ketua Umum DPP PARTAI HARKAT, Mardiyanto, menegaskan bahwa persatuan ini adalah simbol kembalinya kekuatan "Singa Pejuang Rakyat" ke panggung utama politik nasional.
"Kami hadir dengan visi sebagai hentakan sejarah. PARTAI HARKAT adalah titik temu para pejuang yang ingin melihat Indonesia kembali disegani," ujar Mardiyanto dalam pernyataan resminya.
"Kapal Nabi Nuh" Menuju Mercusuar Dunia
Dalam orasinya yang membakar semangat, Mardiyanto menganalogikan PARTAI HARKAT sebagai bahtera penyelamat bagi bangsa yang sedang menghadapi tantangan zaman.
"Partai Hentakan Rakyat diibaratkan Kapal Nabi Nuh yang siap mengangkut segenap elemen bangsa. Kami tidak hanya berniat membawa Indonesia melewati badai krisis global, tapi kami berkomitmen mengantar bangsa ini ke puncak cita-cita: menjadi mercusuar dunia yang baru," tegasnya dengan penuh keyakinan.
Abdullah Amas: Simbol Arah Juang 2029
Keputusan untuk mendukung Partai MASYUMI RI dan menjagokan Abdullah Amas sebagai Cawapres dipandang sebagai langkah taktis yang visioner. Sosok Amas dinilai mampu merepresentasikan semangat perubahan yang diusung oleh gabungan loyalis lintas zaman ini.
Kolaborasi antara kekuatan sejarah MASYUMI dan militansi "Singa Pejuang" dari HARKAT diprediksi akan menjadi poros kekuatan baru yang mampu mengubah konstelasi politik nasional secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Dan kini Partai HARKAT pun memilih gabung ke Partai MASYUMI RI



Posting Komentar