Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Pemerintahan 3 Langkah Strategis Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Atasi Krisis Penonaktifan BPJS PBI
Pemerintahan

3 Langkah Strategis Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Atasi Krisis Penonaktifan BPJS PBI

Redaksi APN
Redaksi APN
11 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 3 Langkah Strategis Wakil Ketua DPR-RI Prof.Dasco Atasi Krisis Penonaktifan BPJS PBI



Prof.Dasco menegaskan bahwa persoalan administrasi tidak boleh menjadi penghalang akses terhadap layanan kesehatan dasar.


1. Terapkan “Masa Transisi”: Pasien Tidak Boleh Ditolak


Solusi pertama yang ditekankan Dasco adalah penerapan “Masa Transisi” yang wajib dijalankan seluruh fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit.


Dalam periode ini, status kepesertaan yang tengah diverifikasi tidak boleh dijadikan alasan untuk menolak pasien.


Dasco meminta adanya diskresi khusus selama proses pembaruan data berlangsung.


Menurutnya, negara harus memastikan bahwa proses birokrasi di tingkat pusat tidak berdampak langsung pada pelayanan di fasilitas kesehatan.


“Pasien yang status PBI-nya nonaktif karena proses verifikasi data harus tetap dilayani. Harus ada masa transisi di mana layanan kesehatan tetap berjalan sementara sinkronisasi data dilakukan oleh kementerian terkait,” tegas Dasco saat memberikan arahan taktis terkait penanganan masalah ini.


Dengan kebijakan masa transisi tersebut, diharapkan tidak ada lagi pasien yang ditolak hanya karena kartu BPJS mendadak tidak aktif ketika membutuhkan penanganan medis darurat.


2. Pemda Diminta Aktif ‘Jemput Bola’


Solusi kedua menyasar peran penting Pemerintah Daerah (Pemda). Dasco mendesak para kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati dan wali kota, untuk bersikap proaktif atau melakukan langkah “jemput bola” dalam mendata warga terdampak penonaktifan PBI.


Ia menilai sering terjadi keterlambatan informasi antara pemerintah pusat dan daerah.



Karena itu, Pemda diminta tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif melakukan verifikasi lapangan melalui perangkat desa atau kelurahan.


“Pemerintah Daerah harus proaktif melakukan jemput bola. Jangan biarkan warga bingung saat kartunya mati. Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan di daerah harus segera melakukan validasi ulang agar warga yang benar-benar berhak segera diaktifkan kembali statusnya,” ujar politisi kawakan tersebut.


Langkah jemput bola dinilai efektif untuk memangkas jalur birokrasi yang panjang. Dengan data akurat dari tingkat bawah, proses pengaktifan kembali kepesertaan PBI dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.


3. Integrasi Data Real-Time dan Kanal Pengaduan Darurat


Solusi ketiga yang didorong adalah penguatan integrasi data secara real-time antara BPJS Kesehatan, Kementerian Sosial, dan Dukcapil.


Dasco menilai persoalan penonaktifan kerap dipicu oleh ketidaksinkronan data antarinstansi.


Ia juga mengusulkan pembentukan jalur pengaduan darurat khusus bagi peserta PBI yang mendapati statusnya tiba-tiba nonaktif.


Bagi masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, hingga Makassar, kecepatan respons menjadi faktor penting.


Dasco ingin memastikan bahwa saat warga mengajukan sanggahan atau verifikasi ulang di daerah, sistem pusat dapat langsung merespons dalam hitungan jam, bukan berlarut-larut hingga berminggu-minggu.


Langkah strategis Dasco ini dinilai sebagai upaya melindungi kelompok rentan yang sangat bergantung pada subsidi pemerintah.


Mengingat masyarakat usia produktif 18–45 tahun saat ini sangat peduli pada isu jaminan sosial, terutama bagi orang tua atau anggota keluarga yang menjadi peserta PBI, langkah pimpinan DPR tersebut dianggap sebagai respons atas kekhawatiran publik.


DPR RI melalui fungsi pengawasannya akan terus memantau pelaksanaan kebijakan di lapangan agar tidak ada warga kurang mampu yang kehilangan hak konstitusional atas layanan kesehatan hanya karena persoalan teknis pemutakhiran data.


Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar kebijakan pembaruan data ini tidak berdampak negatif terhadap pelayanan publik nasional. (Dikutip : Suara.com/BS)

Via Pemerintahan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI

Redaksi APN- Februari 14, 2026 0
Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI
Bayang-Bayang Emas Hitam di 'Kandang Gajah': Paradoks Ahmad Ali dan Wajah Baru PSI JAKARTA – Di markas Partai Solidaritas Indonesia (PSI), atmosfer pe…

Berita Populer

Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Trending di Amerika, Sinyal Kesadaran Global?

Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Trending di Amerika, Sinyal Kesadaran Global?

Februari 09, 2026
Komandan Gerindra Don Dasco, Chairil Anwar Dan Cita 'Hidup 1000 Tahun Lagi'

Komandan Gerindra Don Dasco, Chairil Anwar Dan Cita 'Hidup 1000 Tahun Lagi'

Februari 08, 2026
  Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Februari 13, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Trending di Amerika, Sinyal Kesadaran Global?

Lagi, Lagi, Lagi dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Trending di Amerika, Sinyal Kesadaran Global?

Februari 09, 2026
Komandan Gerindra Don Dasco, Chairil Anwar Dan Cita 'Hidup 1000 Tahun Lagi'

Komandan Gerindra Don Dasco, Chairil Anwar Dan Cita 'Hidup 1000 Tahun Lagi'

Februari 08, 2026
  Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Di Acara Buruh Bareng Para Tokoh Sipil, Wakil Ketua DPR-RI Prof. Dasco Sebut Pengusaha di 2 Negara ASEAN Kerap Diculik, Justru Bisnis Di Indonesia Aman

Februari 13, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak