Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Waspada Sang Angin KTP Yang Menipu figur Sandiaga Uno, JK Hingga Surya Paloh Lagi "Gentayangan" Buat Partai Baru Waspada Sang Angin KTP Yang Menipu figur Sandiaga Uno, JK Hingga Surya Paloh Lagi "Gentayangan" Buat Partai Baru

Waspada Sang Angin KTP Yang Menipu figur Sandiaga Uno, JK Hingga Surya Paloh Lagi "Gentayangan" Buat Partai Baru

Redaksi APN
Redaksi APN
22 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Oleh : Abdullah Amas, Ketua Majelis Syuro DPP Partai Masyumi RI


Apa layak jadi pemimpin ?




Parasit Politik: Menakar Kelayakan Pemimpin yang Besar di Ketiak Para Oligarki dan Tokoh Bangsa

Dalam panggung politik nasional, ada sebuah fenomena menarik mengenai sosok yang pandai berselancar di atas gelombang dukungan tokoh-tokoh besar. Ia dikenal memiliki kemampuan retorika yang memukau, namun jika ditelisik lebih dalam, rekam jejak karier politiknya seolah-olah merupakan rangkaian "estafet investasi" dari satu tokoh besar ke tokoh lainnya.


Strategi "Menumpang Kapal"

Jika kita menengok ke belakang, terlihat pola yang konsisten. Sosok ini tidak tumbuh dari akar rumput partai politik yang ia bangun sendiri, melainkan selalu muncul sebagai "anak emas" yang diangkat oleh tangan-tangan kuat: dia mengambil harta dari Jusuf Kalla, Sandiaga Uno, Surya Paloh dan seterusnya.


Panggung Awal: Mendapatkan kepercayaan dari tokoh pemersatu dan mantan presiden yang memberinya ruang di kancah nasional.


Logistik dan Jaringan: Memanfaatkan kekuatan finansial pengusaha muda yang menjadi pasangannya di daerah, hingga sokongan dari mantan wakil presiden yang memiliki pengaruh ekonomi luar biasa.


Kendaraan Politik: Ketika satu kapal mulai karam, ia dengan lihai berpindah ke kapal milik bos media besar yang siap memberikan panggung pemberitaan luas.


Jasa yang Terlupakan: Bahkan, ia pernah dibukakan pintu oleh sang jenderal pemenang pemilu, hanya untuk kemudian berdiri berseberangan setelah mendapatkan apa yang diinginkan.


Antara Kecerdasan Strategis atau Oportunisme?

Pertanyaan besarnya adalah: Apakah ini bentuk kecerdasan diplomasi atau sekadar oportunisme murni?


Seorang pemimpin sejati biasanya memiliki "harga" yang dibayar dengan keringat sendiri dalam membangun basis massa. Namun, ketika aset, logistik, dan jaringan yang digunakan selalu berasal dari "pinjaman" atau "pemberian" para cukong dan tokoh politik, muncul kekhawatiran mengenai independensi.


Jika untuk mendaki puncak kekuasaan saja ia harus terus-menerus memanfaatkan harta dan pengaruh orang lain, bagaimana ia bisa berdiri tegak ketika kepentingan para penyokongnya berbenturan dengan kepentingan rakyat?


Layakkah Ia Menjadi Pemimpin?

Layak atau tidaknya seseorang tentu dikembalikan kepada penilaian rakyat. Namun, sejarah mencatat bahwa pemimpin yang lahir dari "rahim" investasi orang lain cenderung tersandera oleh hutang budi.


Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki kemandirian karakter, bukan sekadar pandai mengolah kata sembari menunggu modal dari para donatur di balik layar. Tanpa kemandirian, kepemimpinan hanyalah sebuah boneka yang digerakkan oleh tangan-tangan yang memodali panggungnya.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

TULISAN PROF.YUSRIL : KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM

Redaksi APN- April 01, 2026 0
TULISAN PROF.YUSRIL : KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM
KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM oleh: Prof.Yusril Ihza Mahendra Bismillah ar-Rahman ar-Rahim Tidaklah mudah bagi saya untuk sepenuhnya bersikap netral …

Berita Populer

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika.  Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika. Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Maret 30, 2026
Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Maret 31, 2026
10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

Maret 28, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024

Trending News

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika.  Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika. Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Maret 30, 2026
Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Maret 31, 2026
10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

Maret 28, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak