Wakil Ketua Umum KADIN Teguh Anantawikrama Sampaikan Pesan Mendalam Soal Industri Tekhnologi Nasional Saat Beri Sambutan Di Dialog Danantara Indonesia
Keterangan Gambar : Wakil Ketua Umum KADIN Teguh Anantawikrama Sampaikan Pesan Mendalam Soal Industri Tekhnologi Nasional Saat Beri Sambutan Di Dialog Danantara Indonesia
Jakarta - Amas Persada News- Wakil Ketua Umum KADIN Teguh Anantawikrama sedang Memberikan sambutan kunci dialog dengan @danantara.indonesia tentang perkembangan dan potensi Industri semikonduktor dan tehnologi Informasi lainnya.
Tidak banyak waktu bagi Indonesia untuk memanfaatkan dinamika geopolitik dan membangun Industri di Indonesia.
Mari melangkah bersama dan menjadikan Indonesia yang kuat dan bermartabat.
-Demikian kutipan Instagram Gus Teguh-
Ya, Harus Bangun Sekarang! Suasana dialog tentang masa depan teknologi Indonesia di Gedung KADIN terasa mendesak, siang itu. Di balik mikrofon, Wakil Ketua Umum KADIN, Teguh Anantawikrama, tidak menyampaikan basa-basi. Ia menggarisbawahi satu poin krusial: Indonesia sedang dikejar oleh waktu yang sempit untuk membangun industri semikonduktor dan teknologi informasi sendiri.
Dalam sambutan kuncinya untuk dialog yang diadakan bersama @danantara.indonesia, Teguh menatap tajam para hadirin yang terdiri dari pelaku industri, akademisi, dan pembuat kebijakan. Ia menekankan bahwa ketergantungan Indonesia pada produk impor dalam sektor ini adalah risiko strategis yang besar.
"Kita memiliki keunggulan lokasi dan sumber daya yang unik, namun dunia berubah dengan cepat," ungkapnya. "Dinamika geopolitik saat ini memberikan jendela peluang yang sempit—hanya sebentar—di mana negara-negara produsen chip mencari mitra diversifikasi rantai pasok. Jika kita tidak bergerak sekarang, kita akan selamanya menjadi konsumen, bukan produsen."
Teguh memaparkan bahwa membangun industri semikonduktor dan teknologi informasi bukan sekadar tentang memproduksi chip, melainkan tentang kedaulatan data, keamanan nasional, dan menciptakan lapangan kerja yang bernilai tinggi bagi jutaan anak muda Indonesia.
"Ini adalah perlombaan untuk masa depan," tambahnya. "Kita harus sadar bahwa kita sedang berada dalam keadaan darurat waktu. Tidak ada lagi ruang untuk menunda langkah strategis dengan alasan kerumitan regulasi atau kurangnya kesiapan."
Dalam ajakan penutupnya, Teguh menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menyerukan persatuan antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan ekosistem inovasi yang kuat.
"Mari kita tinggalkan ego sektoral. Ini adalah panggilan untuk melangkah bersama. Dengan sinergi yang tepat, kita memiliki semua modal untuk mewujudkan Indonesia yang tidak hanya kuat ekonominya, tetapi juga bermartabat di kancah teknologi global," pungkasnya.
Pesan Teguh di Gedung KADIN hari itu menjadi lonceng peringatan sekaligus obor penyemangat bagi para pemangku kepentingan teknologi nasional: Waktu untuk berubah adalah sekarang.


Posting Komentar