Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Kode Alam 61 Tahun Khofifah, Landasan Akhir Jawa Timur Menuju Sejahtera Kode Alam 61 Tahun Khofifah, Landasan Akhir Jawa Timur Menuju Sejahtera

Kode Alam 61 Tahun Khofifah, Landasan Akhir Jawa Timur Menuju Sejahtera

Redaksi APN
Redaksi APN
19 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Oleh : Abdullah Amas

Khofifah lahir di masa Transisi Orla ke Orba. Semoga ini juga kode alam bahwa kelahirannya adalah tanda lahir Pemimpin yang membawa Transisi atau landasan bagi Jawa Timur yang sampai pada Gerbang Kedigdayaan.


Kita bisa melihat ada Bus Transjakarta, Pembangunan Dashyat di Madura memakai APBD Jatim, Kondusifitas Dan Kestabilan Harmoni Warga Jatim yang beraneka ragam dan seterusnya.


Khofifah telah membangun landasan bagi Jawa Timur dengan berbagai program radikal dan spektakuler. Jawa Timur terasa harmoni


 Di antara riuh rendah politik nasional dan pergeseran lanskap ekonomi pasca-pandemi, Jawa Timur berdiri sebagai jangkar yang kokoh. Jika kita menarik garis mundur ke belakang, tepat 61 tahun silam, seorang bayi perempuan lahir di Surabaya. Waktu itu, republik sedang berada di persimpangan jalan paling krusial dalam sejarahnya: sebuah masa transisi dari Orde Lama ke Orde Baru.


Bagi sebagian orang, momentum kelahiran ini bukan sekadar coretan di kalender. Ini adalah sebuah kode alam. Kelahiran Khofifah Indar Parawansa di era transisi seolah menjadi nubuat bahwa dirinya memang ditempa untuk memimpin perubahan—menjadi jembatan transisi yang membawa Jawa Timur melintasi gerbang kedigdayaan menuju kesejahteraan yang hakiki.


Fondasi Radikal di Tanah Pasundan dan Madura

Kepemimpinan Khofifah tidak berjalan di atas karpet merah yang empuk. Ia mewarisi wilayah dengan kompleksitas tinggi, mulai dari disparitas ekonomi antar-wilayah hingga tantangan infrastruktur. Namun, gerak cepatnya mengejutkan banyak pihak.


Lihat saja bagaimana konektivitas wilayah digenjot. Kehadiran armada transportasi publik yang masif—terinspirasi dari efisiensi Bus Transjakarta—kini merekatkan kota-kota satelit di Jawa Timur. Mobilitas warga tak lagi dihambat oleh sekat-sekat geografis.


Lebih jauh ke timur, Pulau Madura tak lagi ditempatkan sebagai halaman belakang. Melalui intervensi anggaran yang berani dari APBD Jawa Timur, pembangunan dahsyat digulirkan di Pulau Garam tersebut. Infrastruktur dasar, akses pendidikan, hingga stimulus ekonomi lokal diguyur demi memangkas ketimpangan. Ini adalah sebuah langkah radikal yang jarang diambil oleh pemimpin yang hanya mencari aman demi popularitas.


Orkestrasi Harmoni di Ujung Timur Jawa

Namun, mahakarya terbesar Khofifah mungkin bukan terletak pada beton-beton jalan tol atau megahnya jembatan. Keberhasilan hakikinya adalah merawat apa yang paling rapuh di negeri ini: kebhinekaan.


Jawa Timur adalah kuali peleburan (melting pot) yang luar biasa. Di sana ada kultur Mataraman, Madura, Arekan, hingga Tengger dan Osing. Di bawah kendali Khofifah, kondusifitas dan kestabilan harmoni warga terjaga dengan sangat anggun. Program-program spektakuler yang ia luncurkan selalu mengedepankan pendekatan humanis yang merangkul semua golongan.


Khofifah telah berhasil membangun landasan yang kokoh. Di usianya yang ke-61, Jawa Timur tidak hanya terasa bergerak maju secara angka-angka statistik, tetapi juga terasa begitu hangat, seimbang, dan harmoni. Sebuah lanskap yang siap menyongsong masa depan.


Di Halaman Depan Rumahmu yang Luas

Sebuah Puisi untuk 61 Tahun Khofifah

Oleh: Abdullah Amas


Ada yang lahir dari rahim waktu yang cemas,

saat sejarah sedang mengganti bajunya di kamar sebelah.

Kau tumbuh seperti pohon yang tahu cara membagi bayang-bayang,

kepada tanah yang kering, kepada angin yang datang membawa rindu dari seberang.


Membangun rumah bukan sekadar menyusun batu bata,

katamu dalam diam yang bekerja.

Ini tentang bagaimana memastikan langkah kaki anak-anak di Madura

terdengar sama riangnya dengan deru bus di kota-kota.


Enam puluh satu tahun.

Angka-angka hanyalah cara waktu menghitung jarak,

tetapi harmoni yang kau tenun di Jawa Timur

adalah sesuatu yang menolak luruh menjadi jarak.

Ia menetap di dada orang-orang biasa,

menjadi jembatan yang tak pernah selesai mengantar kita pulang ke rumah yang sejahtera.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Panglima Brigade Persatuan Nasional Rasakan Apresiasi Rakyat Dukung MBG, KDMP Dan Sekolah Rakyat

Redaksi APN- Mei 20, 2026 0
Panglima Brigade Persatuan Nasional Rasakan Apresiasi Rakyat Dukung MBG, KDMP Dan Sekolah Rakyat
Panglima Brigade Persatuan Nasional Rasakan Apresiasi Rakyat Dukung MBG, KDMP Dan Sekolah Rakyat  Panglima Brigade Persatuan Nasional Dokter Andre Yulius Rasa…

Berita Populer

Merayakan HUT Fahd A Rafiq, Merayakan Kepemudaan Nusantara, Merayakan Rakyat

Merayakan HUT Fahd A Rafiq, Merayakan Kepemudaan Nusantara, Merayakan Rakyat

Mei 19, 2026
TRENDING KE 18 KALI MUHAMMAD QASIM DI TWITTER (X) AMERIKA, TEMA QASIM KEMBALI KE TAUHID MURNI PUNYA DALIL-DALIL KUAT

TRENDING KE 18 KALI MUHAMMAD QASIM DI TWITTER (X) AMERIKA, TEMA QASIM KEMBALI KE TAUHID MURNI PUNYA DALIL-DALIL KUAT

Mei 19, 2026
Ketua Majelis Tinggi Gernas UMKM Bangkit: Visi Pangan Prabowo dan Langkah Mentan Amran Terbukti Jadikan Desa Benteng Ekonomi Nasional

Ketua Majelis Tinggi Gernas UMKM Bangkit: Visi Pangan Prabowo dan Langkah Mentan Amran Terbukti Jadikan Desa Benteng Ekonomi Nasional

Mei 20, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Giat  Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

ATUM Institute : Giat Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

April 29, 2026
ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024

Trending News

Merayakan HUT Fahd A Rafiq, Merayakan Kepemudaan Nusantara, Merayakan Rakyat

Merayakan HUT Fahd A Rafiq, Merayakan Kepemudaan Nusantara, Merayakan Rakyat

Mei 19, 2026
TRENDING KE 18 KALI MUHAMMAD QASIM DI TWITTER (X) AMERIKA, TEMA QASIM KEMBALI KE TAUHID MURNI PUNYA DALIL-DALIL KUAT

TRENDING KE 18 KALI MUHAMMAD QASIM DI TWITTER (X) AMERIKA, TEMA QASIM KEMBALI KE TAUHID MURNI PUNYA DALIL-DALIL KUAT

Mei 19, 2026
Ketua Majelis Tinggi Gernas UMKM Bangkit: Visi Pangan Prabowo dan Langkah Mentan Amran Terbukti Jadikan Desa Benteng Ekonomi Nasional

Ketua Majelis Tinggi Gernas UMKM Bangkit: Visi Pangan Prabowo dan Langkah Mentan Amran Terbukti Jadikan Desa Benteng Ekonomi Nasional

Mei 20, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak