Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Trump Lagi Gila, Amas Minta Dunia Islam Perhatikan Solusi Dari Muhammad Qasim Agar Temukan Peluang Ditengah Kesulitan Kedepan Trump Lagi Gila, Amas Minta Dunia Islam Perhatikan Solusi Dari Muhammad Qasim Agar Temukan Peluang Ditengah Kesulitan Kedepan

Trump Lagi Gila, Amas Minta Dunia Islam Perhatikan Solusi Dari Muhammad Qasim Agar Temukan Peluang Ditengah Kesulitan Kedepan

Redaksi APN
Redaksi APN
04 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Keterangan Gambar Kiri ke Kanan: Bro Qasim, Menteri Agama, Trump dan Amas

Trump Lagi Gila, Amas Minta Dunia Islam Perhatikan Solusi Dari Muhammad Qasim Agar Temukan Peluang Ditengah Kesulitan Kedepan




 Abdullah Amas menyebut PD III Di Depan Mata, Mendesak,  indonesia harus lebih mandiri habis ini, anjutkan percepatan fasilitas2 lahan pangan,energi listrik,bahan bakar bikin sendiri sebisa mungkin.




Khusus Dunia Islam, Amas menyerukan agar Umat Perhatikan Pesan Mimpi Muhammad Qasim yang lagi viral dimana dalam pesan-pesan Mimpi Qasim terdapat peristiwa masa depan yang terbukti terjadi satu persatu seperti deklarasi persaudaraan India-Israel, Perang Pakistan vs Afganistan dan lain lain


Berikut selengkapnya narasi yang disampaikan Amas 


Trump, Titik Didih Dunia, 


Ya, Lelaki berambut oranye itu kembali ke Gedung Putih dengan kegaduhan yang lebih besar. Di tengah ancaman Perang Dunia III, Abdullah Amas melirik satu nama: Muhammad Qasim. Sebuah seruan agar dunia Islam bersiap mandiri atau karam dalam sejarah.


LANTAN dan meledak-ledak. Donald Trump tidak pernah berubah. Sejak kembali menginjakkan kaki di Ruang Oval, kebijakan luar negerinya bak ayunan pendulum yang ekstrem. Bagi pengamat geopolitik, ini adalah alarm. Bagi Abdullah Amas, ini adalah lonceng kematian bagi tatanan dunia lama.


Amas tak sekadar bicara soal diplomasi di atas kertas. Ia melihat bayang-bayang Perang Dunia III bukan lagi sebagai fiksi ilmiah, melainkan realitas yang sedang mengetuk pintu. "Dunia ini jadi tempat mabok Trump yang sedang gila, dan kita di Indonesia tidak bisa cuma jadi penonton yang bersorak atau meratap," ujarnya dalam sebuah diskusi terbatas.


Mandiri atau Mati

Pesan Amas lugas: Indonesia harus segera memutus rantai ketergantungan. Ia mendesak pemerintah untuk melakukan akselerasi radikal pada fasilitas lahan pangan, kedaulatan energi listrik, hingga produksi bahan bakar mandiri. "Bikin sendiri sebisa mungkin. Jangan sampai ketika peluru pertama meletus di teater global, kita baru sadar piring makan kita masih diisi oleh impor," tegasnya.


Logika Amas sederhana namun menohok. Dalam skenario perang total, jalur logistik global akan lumpuh. Kekuatan dalam negeri diperlukan memberi makan rakyatnya sendiri sebelum musuh tiba di perbatasan.


Mimpi yang Menjadi Geopolitik

Namun, yang paling mengejutkan dari seruan Amas bukanlah soal swasembada pangan, melainkan arahannya kepada dunia Islam. Di tengah karut-marut politik Timur Tengah dan tekanan terhadap negara-negara Muslim, ia meminta umat memperhatikan sosok Muhammad Qasim.


Nama pemuda asal Pakistan ini memang tengah viral. Qasim tidak menawarkan teori konspirasi recehan, melainkan serangkaian "pesan mimpi" yang diklaimnya sebagai petunjuk masa depan. Bagi sebagian orang, ini mungkin terdengar mistis. Namun bagi Amas, ada pola yang sulit diabaikan.


"Perhatikan pesan-pesannya. Satu per satu mulai terbukti di depan mata kita," kata Amas.


Ia merujuk pada beberapa peristiwa krusial yang sempat muncul dalam narasi mimpi Qasim jauh sebelum terjadi:


Kemesraan India-Israel: Deklarasi persaudaraan strategis yang mengubah peta kekuatan di Asia Selatan dan Timur Tengah.


Gesekan Pakistan-Afghanistan: Eskalasi konflik di perbatasan yang kini menjadi kenyataan pahit bagi stabilitas kawasan.


Mencari Peluang di Tengah Badai

Amas meyakini bahwa di balik kesulitan besar yang dibawa oleh kebijakan "gila" Trump dan ketegangan global, terdapat peluang bagi dunia Islam untuk bersatu dan menemukan jalan keluar. Solusi yang ditawarkan melalui pesan-pesan Qasim—yang menekankan pada pembersihan akidah dimana ketika syirik hilang maka pertolongan Allah datang bertubi-tubi—dianggap selaras dengan kebutuhan zaman.


Dunia Islam, menurut Amas, seringkali terjebak pada reaksi reaktif. Dengan memperhatikan "peringatan" lebih awal, baik secara logis maupun spiritual, umat diharapkan tidak lagi gagap menghadapi guncangan.


Di akhir percakapan, Amas memberikan catatan tebal. Bahwa kedaulatan pangan dan energi bukan sekadar program teknokratis, melainkan perisai terakhir saat dunia benar-benar kehilangan akal sehatnya. Apakah Muhammad Qasim adalah kompas yang dicari, atau sekadar penanda zaman? Yang jelas, bagi Amas, diam bukanlah pilihan.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Teguh Anantawikrama, Menjaga Suara Pengusaha Muda Sejak Dulu

Redaksi APN- Mei 13, 2026 0
Teguh Anantawikrama, Menjaga Suara Pengusaha Muda Sejak Dulu
Keterlibatannya di sejumlah komunitas pengusaha khususnya pengusaha muda adalah menjaga agar aspirasi kaum muda tetap pada orbitnya. Teguh anantawikrama menga…

Berita Populer

Energi-Energi Terbaik Sudah Berbaris!!  Fenomena Kali ke 17 Trending, Mimpi-Mimpi Qasim Akan Masa Depan Dikenal Pasti Terjadi!! Twitter (X) Amerika Terbelalak Melihat Ini

Energi-Energi Terbaik Sudah Berbaris!! Fenomena Kali ke 17 Trending, Mimpi-Mimpi Qasim Akan Masa Depan Dikenal Pasti Terjadi!! Twitter (X) Amerika Terbelalak Melihat Ini

Mei 12, 2026
BAMUS BETAWI ADAKAN HALAL BIHALAL DAN SILATURAHMI KEBANGSAAN

BAMUS BETAWI ADAKAN HALAL BIHALAL DAN SILATURAHMI KEBANGSAAN

Mei 10, 2026
ATUM Institute : Giat  Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

ATUM Institute : Giat Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

April 29, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
ATUM Institute : Giat  Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

ATUM Institute : Giat Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

April 29, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024

Trending News

Energi-Energi Terbaik Sudah Berbaris!!  Fenomena Kali ke 17 Trending, Mimpi-Mimpi Qasim Akan Masa Depan Dikenal Pasti Terjadi!! Twitter (X) Amerika Terbelalak Melihat Ini

Energi-Energi Terbaik Sudah Berbaris!! Fenomena Kali ke 17 Trending, Mimpi-Mimpi Qasim Akan Masa Depan Dikenal Pasti Terjadi!! Twitter (X) Amerika Terbelalak Melihat Ini

Mei 12, 2026
BAMUS BETAWI ADAKAN HALAL BIHALAL DAN SILATURAHMI KEBANGSAAN

BAMUS BETAWI ADAKAN HALAL BIHALAL DAN SILATURAHMI KEBANGSAAN

Mei 10, 2026
ATUM Institute : Giat  Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

ATUM Institute : Giat Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

April 29, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak