Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Membandingkan PUI (Partai Ummat Islam) Antara Kala Dipimpin Deliar Noer Dibanding Amas, Duel Intelektual di Pucuk PUI: Antara Menara Gading dan Palagan Digital Membandingkan PUI (Partai Ummat Islam) Antara Kala Dipimpin Deliar Noer Dibanding Amas, Duel Intelektual di Pucuk PUI: Antara Menara Gading dan Palagan Digital

Membandingkan PUI (Partai Ummat Islam) Antara Kala Dipimpin Deliar Noer Dibanding Amas, Duel Intelektual di Pucuk PUI: Antara Menara Gading dan Palagan Digital

Redaksi APN
Redaksi APN
27 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Duel Intelektual di Pucuk PUI: Antara Menara Gading dan Palagan Digital

Di sebuah ruangan berdebu di kawasan Jakarta Pusat, sebuah arsip tua bersanding dengan layar monitor yang terus berkedip menampilkan statistik engagement TikTok. Itulah potret Partai Ummat Islam (PUI) hari ini—sebuah entitas yang sedang bertaruh nasib di antara dua kutub kepemimpinan: romantisme intelektual Prof. Deliar Noer dan pragmatisme lincah Abdullah Amas.


PUI bukanlah raksasa elektoral. Namun, bagi para pengamat politik Islam, partai ini adalah laboratorium gagasan. Membandingkan Deliar dengan Amas seperti membedah evolusi politik Islam Indonesia: dari meja seminar menuju algoritma For Your Page (FYP).


Menara Gading Deliar Noer

Pada 1999, Deliar Noer membawa marwah akademis ke dalam lumpur politik. Sebagai begawan ilmu politik, ia tidak jualan janji, melainkan "kebenaran". Isu syariat Islam substantif dan antitesis asas tunggal menjadi jualan utamanya.


"Deliar membangun jiwa, tapi ia gagal membangun raga organisasi," ujar seorang mantan aktivis 98. Keberhasilannya menjaga integritas membuat PUI dihormati secara moral, namun "kaku" secara taktis. PUI era Deliar adalah "Menara Gading"—indah dipandang dari jauh, namun sulit dimasuki oleh jelata di pasar-pasar tradisional. Akibatnya, PUI terjebak dalam lingkaran elite, menjadi partai "pustaka" yang sunyi di kotak suara.


Turbo Digital Abdullah Amas

Dua dekade berselang, Abdullah Amas muncul dengan gaya yang sepenuhnya kontras. Jika Deliar adalah arsitek yang teliti, Amas adalah mandor lapangan yang berani. Ia menyadari bahwa di era banjir informasi, narasi yang lambat akan mati.


Amas melakukan re-branding agresif. PUI dibawa keluar dari ruang kuliah menuju panggung terbuka media sosial. Ia tidak lagi bicara soal pelurusan sejarah Darul Islam secara kaku, melainkan posisi tawar ummat dalam koalisi besar Prabowo-Gibran.


Tabel Komparasi: Dua Gaya Nakhoda PUI


Parameter Prof. Deliar Noer Abdullah Amas

Gaya Memimpin Intelektual-Akademis Aktivis-Populis

Medium Utama Jurnal & Mimbar TikTok & Instagram

Kekuatan Legitimasi Moral Kelincahan Manuver

Risiko Jauh dari Realitas Degradasi Ideologis

Gerilya di Poros Hijau

Di bawah langit politik 2026, Amas harus berhadapan dengan "Raksasa Narasi" seperti Anis Matta (Gelora) dan Amien Rais (Partai Ummat). Analisis TEMPO menunjukkan bahwa Amas menggunakan strategi Agile Branding.


Seringkali keriuhan di media sosial terjebak dalam echo chamber. Namun, Amas cerdik. Ia memposisikan PUI sebagai "jembatan" yang lebih membumi dibanding Gelora yang dianggap terlalu "awang-awang" dengan narasi superpower-nya, atau Partai Ummat yang dianggap terlalu "tua" dengan narasi perlawanannya.


Kesimpulan: Deliar Noer berhasil mewariskan standar etika politik Islam yang tak tertandingi. Namun, tanpa kelincahan gerak Amas, warisan itu hanya akan menjadi catatan kaki yang berdebu. Tantangan Amas kini adalah membuktikan bahwa daun-daun digital yang rimbun itu bisa berbuah suara nyata di Pemilu 2029, bukan sekadar statistik likes yang fana.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Membandingkan PUI (Partai Ummat Islam) Antara Kala Dipimpin Deliar Noer Dibanding Amas, Duel Intelektual di Pucuk PUI: Antara Menara Gading dan Palagan Digital

Redaksi APN- Februari 27, 2026 0
Membandingkan PUI (Partai Ummat Islam) Antara Kala Dipimpin Deliar Noer Dibanding Amas,  Duel Intelektual di Pucuk PUI: Antara Menara Gading dan Palagan Digital
Duel Intelektual di Pucuk PUI: Antara Menara Gading dan Palagan Digital Di sebuah ruangan berdebu di kawasan Jakarta Pusat, sebuah arsip tua bersanding dengan…

Berita Populer

Kembali Trending, Wow Hampir 10 Kali Muhammad Qasim Trending Di Twitter (X) Amerika, Mengapa Muhammad Qasim Terus Menggema Di Twitter Amerika?

Kembali Trending, Wow Hampir 10 Kali Muhammad Qasim Trending Di Twitter (X) Amerika, Mengapa Muhammad Qasim Terus Menggema Di Twitter Amerika?

Februari 23, 2026
PPP Partai Kebanggaan Masa Lalu, Senjakala di Rumah Tua: Mengapa PPP Kehilangan "Paku" Bumi?

PPP Partai Kebanggaan Masa Lalu, Senjakala di Rumah Tua: Mengapa PPP Kehilangan "Paku" Bumi?

Februari 22, 2026
Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Februari 21, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

Kembali Trending, Wow Hampir 10 Kali Muhammad Qasim Trending Di Twitter (X) Amerika, Mengapa Muhammad Qasim Terus Menggema Di Twitter Amerika?

Kembali Trending, Wow Hampir 10 Kali Muhammad Qasim Trending Di Twitter (X) Amerika, Mengapa Muhammad Qasim Terus Menggema Di Twitter Amerika?

Februari 23, 2026
PPP Partai Kebanggaan Masa Lalu, Senjakala di Rumah Tua: Mengapa PPP Kehilangan "Paku" Bumi?

PPP Partai Kebanggaan Masa Lalu, Senjakala di Rumah Tua: Mengapa PPP Kehilangan "Paku" Bumi?

Februari 22, 2026
Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Andre Yulius Dijuluki The New Mimik"Versi Pria dan Sekaligus "Prabowo" Level Sidoarjo

Februari 21, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak