Masuk Board of Peace, Menteri Agama Dan Partai Masyumi RI Nilai Prabowo Visioner & Membaca Arah Zaman Meniru Zaman Perjanjian Hudaibiyah, MASYUMI RI Pastikan Bersama Prabowo Buat Peran Indonesia Signifikan Bagi Dunia Islam
🇮🇩 Masuk Board of Peace, Menteri Agama Dan Partai Masyumi RI Nilai Prabowo Visioner & Membaca Arah Zaman Meniru Zaman Perjanjian Hudaibiyah, MASYUMI RI Pastikan Bersama Prabowo Buat Peran Indonesia Signifikan Bagi Dunia Islam
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menilai Presiden RI Prabowo Subianto sebagai pemimpin yang berorientasi ke masa depan (future oriented) dan mampu membaca tanda-tanda zaman dengan cepat. Penilaian ini disampaikan Nasaruddin saat menjawab pertanyaan awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026), terkait langkah Indonesia masuk ke Dewan Perdamaian (Board of Peace).
“Ternyata Bapak Presiden future oriented-nya itu dahsyat. Kita bersyukur Bapak Presiden mampu membaca tanda-tanda zaman ke depan begitu cepat. Mudah-mudahan ini jalan terbaik untuk bangsa kita, karena posisi Indonesia sekarang sangat, sangat, sangat penting,” ujar Nasaruddin.
Menurut Menag, langkah diplomasi Presiden Prabowo memang berpotensi menimbulkan beragam persepsi di awal. Namun, ia membandingkannya dengan Perjanjian Hudaibiyah dalam sejarah Islam—sebuah keputusan strategis yang sempat disalahpahami, tetapi pada akhirnya membawa kebaikan besar.
📜 “Apa yang dilakukan Pak Prabowo mengingatkan kita pada Perjanjian Hudaibiyah. Banyak sahabat yang salah paham, tapi setelah melihat hasilnya, ternyata itu yang terbaik untuk dunia Islam saat itu,” tuturnya.
Nasaruddin juga menegaskan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) tidak tinggal diam. Kemenag secara proaktif mengartikulasikan pernyataan dan kebijakan Presiden Prabowo kepada organisasi masyarakat (ormas) Islam dan kalangan akademisi. Melalui jaringan 57 Universitas Islam Negeri (UIN) di seluruh Indonesia, Kemenag telah menggelar sejumlah seminar nasional dan internasional.
🎓 Seminar tersebut menghadirkan pakar dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, serta jurnalis senior dari Palestina. Hasil diskusi kemudian dirangkum dalam bentuk makalah ilmiah dan disebarluaskan ke masyarakat.
Hasilnya, kata Nasaruddin, cukup signifikan. Banyak pihak yang sebelumnya salah paham, akhirnya dapat memahami arah kebijakan luar negeri Indonesia dan posisi strategis bangsa di tengah dinamika global.
Menag pun berharap, melalui doa para ulama dan masyarakat Indonesia, langkah Presiden Prabowo membawa Indonesia semakin diperhitungkan di kancah internasional.
Sementara itu Ketua Umum DPP PARTAI MASYUMI RI Abdullah Amas menegaskan Partai Masyumi RI akan bersama Perjuangan Prabowo.
"Partai MASYUMI RI akan berjibaku bersama Presiden Prabowo, Sabarlah Dunia Islam, kita akan terus berpacu bersama Prabowo dan Indonesia akan jadi hentakan sejarah yang akan membangunkan singa Islam"tegas Amas


Posting Komentar