Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Organisasi Bursa Ketum PBNU 2026 Menghangat, Ketum Partai MASYUMI RI Dukung Cak Imin Pimpin Nahdliyin, Ini Nama-Nama Kandidat Lain
Organisasi

Bursa Ketum PBNU 2026 Menghangat, Ketum Partai MASYUMI RI Dukung Cak Imin Pimpin Nahdliyin, Ini Nama-Nama Kandidat Lain

Redaksi APN
Redaksi APN
20 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Bursa Ketum PBNU 2026 Menghangat, Ketum MASYUMI RI Dukung Cak Imin Pimpin Nahdliyin

JAKARTA – Meski Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) baru dijadwalkan pada medio 2026, peta persaingan calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai memanas. Sejumlah nama besar yang memiliki kedekatan dengan akar rumput hingga lingkaran istana mulai muncul ke permukaan, memicu diskusi publik mengenai siapa sosok yang paling layak menahkodai organisasi Islam terbesar di dunia tersebut.


Berdasarkan dinamika yang berkembang, setidaknya ada enam nama yang diprediksi akan bersaing ketat. Nama-nama seperti petahana KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), KH Marzuki Mustamar, dan KH Zulfa Mustofa tetap menjadi kandidat kuat. Namun, muncul pula figur-figur baru yang memiliki rekam jejak mentereng seperti Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, KH. Yusuf Chudlory (Gus Yusuf), serta tokoh politik nasional Dr. (Hc.) H.A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin).


Dukungan dari MASYUMI RI

Menanggapi munculnya nama-nama tersebut, Ketua Umum Partai MASYUMI RI, Abdullah Amas, memberikan pandangan yang cukup tajam, khususnya mengenai sosok Muhaimin Iskandar. Amas secara terbuka menyatakan dukungannya agar Cak Imin fokus mengabdikan diri di PBNU.


"Cak Imin saya kira lebih bagus urus PBNU karena teruji bawa PKB besar. Kemampuannya dalam mengonsolidasi kekuatan sudah terbukti," ujar Abdullah Amas dalam keterangannya hari ini.


Amas menilai, PBNU saat ini membutuhkan figur yang memiliki kemampuan konsolidasi elite yang kuat untuk menjaga stabilitas organisasi dari berbagai gangguan internal maupun eksternal. Ia pun memberikan catatan kritis terhadap kepemimpinan saat ini.


"Kalau yang lain bisa agak lamban jalan NU. Misal Gus Yahya, beliau bagus, tapi kemampuan konsolidasi elite NU-nya kan lemah, buktinya diganggu terus dia," lanjut Amas menekankan pentingnya kepemimpinan yang solid.


Enam Kandidat Utama

Berikut adalah daftar tokoh yang santer dibicarakan sebagai calon nahkoda baru PBNU masa khidmah 2026-2031:


Dr. (Hc.) H.A. Muhaimin Iskandar, M.Si. (Tokoh nasional, Ketua Umum PKB)


Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. (Imam Besar Masjid Istiqlal)


KH. EM. Yusuf Chudlory (Pengasuh Ponpes API Tegalrejo)


KH. Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU saat ini)


KH. Marzuki Mustamar (Mantan Ketua PWNU Jatim)


KH. Zulfa Mustofa (Wakil Ketua Umum PBNU)


Dengan munculnya figur-figur lintas latar belakang ini, Muktamar NU 2026 diprediksi akan menjadi salah satu momentum paling dinamis dalam sejarah organisasi tersebut. Pertanyaannya kemudian, siapakah yang mampu membawa NU lebih lincah dan solid di masa depan?

Via Organisasi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Teguh Anantawikrama, Menjaga Suara Pengusaha Muda Sejak Dulu

Redaksi APN- Mei 13, 2026 0
Teguh Anantawikrama, Menjaga Suara Pengusaha Muda Sejak Dulu
Keterlibatannya di sejumlah komunitas pengusaha khususnya pengusaha muda adalah menjaga agar aspirasi kaum muda tetap pada orbitnya. Teguh anantawikrama menga…

Berita Populer

Energi-Energi Terbaik Sudah Berbaris!!  Fenomena Kali ke 17 Trending, Mimpi-Mimpi Qasim Akan Masa Depan Dikenal Pasti Terjadi!! Twitter (X) Amerika Terbelalak Melihat Ini

Energi-Energi Terbaik Sudah Berbaris!! Fenomena Kali ke 17 Trending, Mimpi-Mimpi Qasim Akan Masa Depan Dikenal Pasti Terjadi!! Twitter (X) Amerika Terbelalak Melihat Ini

Mei 12, 2026
BAMUS BETAWI ADAKAN HALAL BIHALAL DAN SILATURAHMI KEBANGSAAN

BAMUS BETAWI ADAKAN HALAL BIHALAL DAN SILATURAHMI KEBANGSAAN

Mei 10, 2026
Jejak Dari Pilpres Ke Pilpres : Khofifah Membawa Rakyat Memilih

Jejak Dari Pilpres Ke Pilpres : Khofifah Membawa Rakyat Memilih

Mei 13, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
ATUM Institute : Giat  Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

ATUM Institute : Giat Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

April 29, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024

Trending News

Energi-Energi Terbaik Sudah Berbaris!!  Fenomena Kali ke 17 Trending, Mimpi-Mimpi Qasim Akan Masa Depan Dikenal Pasti Terjadi!! Twitter (X) Amerika Terbelalak Melihat Ini

Energi-Energi Terbaik Sudah Berbaris!! Fenomena Kali ke 17 Trending, Mimpi-Mimpi Qasim Akan Masa Depan Dikenal Pasti Terjadi!! Twitter (X) Amerika Terbelalak Melihat Ini

Mei 12, 2026
BAMUS BETAWI ADAKAN HALAL BIHALAL DAN SILATURAHMI KEBANGSAAN

BAMUS BETAWI ADAKAN HALAL BIHALAL DAN SILATURAHMI KEBANGSAAN

Mei 10, 2026
Jejak Dari Pilpres Ke Pilpres : Khofifah Membawa Rakyat Memilih

Jejak Dari Pilpres Ke Pilpres : Khofifah Membawa Rakyat Memilih

Mei 13, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak