DPR-RI Rapat Lagi Di Aceh, PB GHPI Puji Konsistensi DPR-RI Kawal Pemulihan Aceh dan Sumatera
Keterangan Gambar : Rapat Kesekian Kali Di Aceh, Prof. Dasco Memimpin Rapat Pemulihan Aceh-Sumatera
JAKARTA – Kepedulian lembaga legislatif terhadap daerah-daerah yang tengah berjuang bangkit dari masa sulit mendapat apresiasi positif dari berbagai elemen pemuda. Kali ini, apresiasi datang dari Pengurus Besar - Gerakan Haluan Pemuda Islam (GHPI) yang menyoroti kinerja sigap Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dalam mendampingi masyarakat di wilayah Aceh dan Sumatera.
Gerak Cepat dan Kontinu
Ketua Majelis Syuro Pengurus Besar (PB) GHPI/Gerakan Haluan Pemuda Islam, Abdullah Amas, menyatakan bahwa langkah DPR-RI yang secara berkesinambungan hadir di tengah rakyat merupakan bukti nyata dari fungsi representasi yang berjalan dengan baik. Menurutnya, keterlibatan pimpinan DPR yang turun langsung ke lokasi bencana secara bergantian memberikan dampak psikologis dan praktis yang besar bagi warga terdalam.
"Kami mengapresiasi gerak cepat DPR-RI yang secara kontinyue dan sigap menyertai perjuangan rakyat Aceh dan Sumatera dalam memulihkan keadaan mereka. Kehadiran para pimpinan di lokasi bencana adalah bentuk tanggung jawab moral yang luar biasa," ujar Amas dalam keterangan tertulisnya.
Filosofi "Kita adalah Aceh dan Sumatera"
Lebih lanjut, Amas menekankan bahwa aksi nyata ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan simbol persatuan nasional. Ia menyebut gaya kepemimpinan yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan DPR, khususnya Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menjadi teladan bagaimana pejabat negara seharusnya menyatu dengan rakyat.
"Solidaritas yang terus menerus ini diperlukan dan menjadi energi Indonesia seutuhnya untuk Aceh dan Sumatera. Kita adalah Aceh dan Sumatera, sesuai dengan yang jadi ciri khas Prof. Dasco yang selalu bergerak di antara rakyat," tegas Amas.
Energi Bangkit Bersama
Bagi GHPI, semangat "bergerak di antara rakyat" yang dipraktikkan oleh pimpinan DPR-RI saat ini membantu mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah terdampak. Amas berharap konsistensi ini terus dipertahankan agar masyarakat di Aceh dan Sumatera merasa tidak sendirian dalam menghadapi ujian.
Dukungan dari pimpinan legislatif ini diharapkan mampu memicu kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah, guna memastikan bantuan dan kebijakan pemulihan tersampaikan dengan tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan.
Rapat Satgas pemulihan pascabencana di Aceh, Sabtu (10/1). -- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan dukungan kepada Mendagri Tito Karnavian yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Untuk hal-hal selanjutnya, untuk koordinasi terintegrasi dan lain-lain supaya penanganan bencana Sumatera ini bisa kemudian ditangani secara skala nasional dan lebih fokus, pemerintah kemudian sudah membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera," ujar Dasco dalam rapat koordinasi di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1).
Dasco menegaskan satgas yang dipimpin Tito bakal mengambil alih penanganan pemulihan pascabencana Sumatra. Sementara Satgas DPR bakal memberikan bantuan dan dukungan kepada satgas pemerintah.
"Nah, tentunya satgas [pemerintah] ini, yang mulai hari ini akan mengambil alih untuk melakukan eksekusi-eksekusi di lapangan."
"Dan untuk selanjutnya Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI akan menyertai untuk kemudian menjalankan fungsinya sebagai fungsi dari DPR tentunya membantu mengkoordinasikan satgas pemerintah untuk mengeksekusi kebijakan-kebijakan di lapangan," kata Prof. Dasco menambahkan.
Dasco kemudian mempersilakan Tito sebagai satgas bentukan pemerintah untuk memimpin pemulihan pascabencana di Sumatra.
"Nah, untuk itu saya akan persilakan mulai saat ini kepada Pak Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatra kemudian untuk memimpin sampai dengan selesainya bencana di Sumatra," ucap Prof. Dasco.


Posting Komentar