Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Cerpen : Tiga Senja Sebelum Fajar Cerpen : Tiga Senja Sebelum Fajar

Cerpen : Tiga Senja Sebelum Fajar

Redaksi APN
Redaksi APN
28 Des, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Langit sepertiga malam itu terasa lebih berat dari biasanya. Jend bersujud, mencari jawaban atas riuh di dadanya. Dalam lelap yang singkat setelah doa itu, sebuah visi hadir: Empat ekor anak kucing.


Tiga di antaranya tampak begitu lincah, bulunya indah, dan bermanja-manja pada kakinya. Namun, dalam sekejap mata—hanya hitungan hari dalam mimpi itu—satu per satu mereka tumbang. Mati. Hanya menyisakan satu ekor di kejauhan yang menatapnya dengan tenang.


Jend terbangun dengan keringat dingin. Ia tahu, "beberapa hari" dalam mimpi istikharah sering kali adalah sandi untuk waktu yang singkat di dunia nyata. Enam bulan. Itu adalah batas napas hubungan yang akan ia jalani.


Bab 1: Ika dan Topeng Kelembutan

Wanita pertama datang seperti embun pagi. Ika. Tutur katanya sehalus sutra, tatapannya teduh, dan perhatiannya nyaris mencekik—dalam artian yang paling manis. Ia adalah definisi "bucin" yang sempurna. Setiap jam, ponsel Jend bergetar oleh pesan-pesan penuh kasih.


"Kamu adalah rumahku, Jend," bisik Ika suatu sore.


Namun, badai datang tanpa mendung. Suatu malam, sebuah kilauan di jari manis Ika menghancurkan segalanya. Bukan dari Jend, melainkan dari pria lain yang diam-diam telah mengikatnya. Saat Jend menuntut penjelasan dengan sedikit nada kecewa—sebuah riak kecil dalam hubungan—Ika tidak mencoba memperbaiki.


Wajah lembut itu mendadak beku. Tanpa air mata, tanpa permohonan maaf, Ika berbalik arah. Ia memilih pergi total, menanggalkan cinta demi ambisi karier yang ia puja. Enam bulan berlalu sejak pertemuan pertama, dan Ika hilang seperti asap.





Bab 2: Yola dan Belati di Balik Bibir

Jend mengira luka pertama adalah pelajaran terakhir. Lalu ia bertemu Yola.


Anehnya, wajah Yola adalah cermin dari Ika. Garis rahang yang sama, sorot mata yang serupa, bahkan tanggal lahir mereka hanya terpaut angka yang berdekatan. Seolah takdir sedang menguji Jend dengan soal yang mirip namun berbeda variabel.


Yola jauh lebih cantik, nyaris seperti lukisan hidup. Namun, kecantikan itu hanyalah bungkus dari duri yang tajam. Setiap kali bibir indah itu terbuka, bukan pujian yang keluar, melainkan makian dan kata-kata kasar yang menyayat harga diri Jend.


"Kenapa kamu tidak bisa seperti pria lain?!" teriak Yola suatu kali, menghancurkan ketenangan malam dengan kata-kata yang tak pantas didengar telinga manusia.


Keindahan fisik Yola menjadi tidak berarti saat lisan menjadi belati. Jend bertahan, mencoba bersabar, namun ia teringat anak kucing kedua dalam mimpinya. Benar saja, tepat di bulan keenam, hubungan itu hancur berantakan. Jend tidak bisa membangun istana di atas tanah yang penuh ranjau kata-kata.


Catatan Jend

Dua nisan cinta telah ia tancapkan. Ika yang pengkhianat dan Yola yang kasar. Jend terduduk di sudut kamarnya, memandangi sajadah yang sama. Dua wanita, dua kemiripan, dua kegagalan yang durasinya persis seperti bisikan mimpinya.


Kini, hatinya bergetar. Ia tahu masih ada satu "anak kucing" lagi yang harus ia temui dan ia relakan, sebelum ia diizinkan menyentuh kucing keempat—sang jodoh sejati yang abadi.


Bersambung...

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

𝗕𝗢𝗛𝗜𝗥 𝗣𝗔𝗥𝗧𝗔𝗜 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗘𝗥𝗔 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢 𝗛𝗜𝗡𝗚𝗚𝗔 𝗦𝗢𝗘𝗛𝗔𝗥𝗧𝗢

Redaksi APN- September 01, 2026 0
𝗕𝗢𝗛𝗜𝗥 𝗣𝗔𝗥𝗧𝗔𝗜 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗘𝗥𝗔 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢 𝗛𝗜𝗡𝗚𝗚𝗔 𝗦𝗢𝗘𝗛𝗔𝗥𝗧𝗢
𝗕𝗢𝗛𝗜𝗥 𝗣𝗔𝗥𝗧𝗔𝗜 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗘𝗥𝗔 𝗦𝗨𝗞𝗔𝗥𝗡𝗢 𝗛𝗜𝗡𝗚𝗚𝗔 𝗦𝗢𝗘𝗛𝗔𝗥𝗧𝗢 𝗞𝗘𝗧𝗜𝗞𝗔 𝗨𝗔𝗡𝗚, 𝗣𝗘𝗡𝗚𝗨𝗦𝗔𝗛𝗔, 𝗗𝗔𝗡 𝗞𝗘𝗞𝗨𝗔𝗦𝗔𝗔𝗡 𝗠𝗨?…

Berita Populer

JAM-HMI Duga Cak Imin Sengaja Bangkitkan Daya Juang Kader Dan Alumni HMI Lewat Pernyataan Kontroversial, Anas Juga Ikut Merespon Cak Imin

JAM-HMI Duga Cak Imin Sengaja Bangkitkan Daya Juang Kader Dan Alumni HMI Lewat Pernyataan Kontroversial, Anas Juga Ikut Merespon Cak Imin

Agustus 30, 2026
WAKIL KETUA DPR INI BARU TANDA TANGAN SURAT SIAP MUNDUR, SEHARI KEMUDIAN UNGGAH KALIMAT YANG BIKIN PUBLIK BERPIKIR KERAS

WAKIL KETUA DPR INI BARU TANDA TANGAN SURAT SIAP MUNDUR, SEHARI KEMUDIAN UNGGAH KALIMAT YANG BIKIN PUBLIK BERPIKIR KERAS

Agustus 30, 2026
KETIKA YANG LAIN MENGHINDAR, BANG DASCO LAH YANG SELALU PASANG BADAN !!

KETIKA YANG LAIN MENGHINDAR, BANG DASCO LAH YANG SELALU PASANG BADAN !!

Agustus 29, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024
Banteng Pusing, Kunjungan Prabowo Kejutkan 2 Kandang PDIP Di Pilkada, Dari Bali Lanjut Temui Jokowi Di Solo

Banteng Pusing, Kunjungan Prabowo Kejutkan 2 Kandang PDIP Di Pilkada, Dari Bali Lanjut Temui Jokowi Di Solo

November 04, 2024

Trending News

JAM-HMI Duga Cak Imin Sengaja Bangkitkan Daya Juang Kader Dan Alumni HMI Lewat Pernyataan Kontroversial, Anas Juga Ikut Merespon Cak Imin

JAM-HMI Duga Cak Imin Sengaja Bangkitkan Daya Juang Kader Dan Alumni HMI Lewat Pernyataan Kontroversial, Anas Juga Ikut Merespon Cak Imin

Agustus 30, 2026
WAKIL KETUA DPR INI BARU TANDA TANGAN SURAT SIAP MUNDUR, SEHARI KEMUDIAN UNGGAH KALIMAT YANG BIKIN PUBLIK BERPIKIR KERAS

WAKIL KETUA DPR INI BARU TANDA TANGAN SURAT SIAP MUNDUR, SEHARI KEMUDIAN UNGGAH KALIMAT YANG BIKIN PUBLIK BERPIKIR KERAS

Agustus 30, 2026
KETIKA YANG LAIN MENGHINDAR, BANG DASCO LAH YANG SELALU PASANG BADAN !!

KETIKA YANG LAIN MENGHINDAR, BANG DASCO LAH YANG SELALU PASANG BADAN !!

Agustus 29, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak