Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Pemerintahan Tulisan NSD Tentang Dashyatnya Efek Program-Program Prabowo
Pemerintahan

Tulisan NSD Tentang Dashyatnya Efek Program-Program Prabowo

Redaksi APN
Redaksi APN
28 Agu, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Tulisan NSD Tentang Dashyatnya Efek Program-Program Prabowo, berikut dibawah ini ;


Copas  Tulisan NSD /Naniek S Deyang di FB ; Pemerintahan Pak Prabowo sudah menuju ke arah yg benar. Saya tau persis  saat ini  betapa beratnya Pak Prabowo harus membenahi sistem di pemerintahan dan  kinerja BUMN yang berjumlah 1000 lebih namun hanya 48 persen yg rapotnya tdk merah, bahkan yg bisa memberikan keuntungan nyata hanya 8 perusahaan.


Saya sampai mual kalau mendengar investasi besar -besaran di era pemerihtahan terdahulu yg terancam mangkrak. Kok bisa ya proyek -proyek BUMN bernilai trilyunan disetujui seperti tanpa feasibility study, dan anehnya banyak direksi yang seperti merasa tidak bersalah .


Di pemerintahan dan BUMN Pak Prabowo seperti "cuci mangkok" orang yg habis pesta. Namun yang saya kagum kekuatan Pak Prabowo untuk membersihkan mangkok -mangkok itu. Semua disisir , satu per satu yg paling kotor disikat duluan. Baru di era Pak Prabowo oknum pejabat dan di BUMN yg biasanya mulai pesta pora mulai keder! 


Membersihkan yg kotor , sambil membangun ekonomi kerakyatan itu bukan hal yg mudah. Namun Pak Prabowo memulai itu ...


Bayangkan bila 30 ribu dapur MBG terbangun dan beroperasi,  sedikitnya 1,5 juta pekerja langsung terserap , belum yg tidak langsung dari pedagang sayur, ayam, tempe/tahu dll. Jadi saya katakan ini adalah jalan tol untuk mengatasi kemiskinan. 


Saya saksi hidup , bagaimana sebuah kampung yg tadinya seperti kampung kriminalitas , sekarang menjadi kampung yg aman dan tidak ada lagi pengangguran. Kok bisa? karena di Kecamatan itu berdiri 5 dapur MBG! Dimana? Di kampung Kebayunan ,  Kecamatan Tapos -Depok. Pergilah ke sekolah -sekolah di Tapos , berapa di bulan Desember tahun 2024 berat badan anak -anak di situ berpa? Dan  berapa berat badannya sekarang? Rata -rata naik 3-4 Kg , dan anak -anak semangat pergi ke sekolah dan juga semangat belajar. 


Lalu program Sekolah Rakyat ( SR) karena sekolah ini berasrama dan ada di tiap Kabupaten  dibangun terpadu di atas tanah 6 hektar, bukan hanya jutaan guru  bakal terserap, tapi tenaga informal seperti tukang masak , OB , dll juga bakal banyak terserap.


Banyak orang tidak paham dengan konsep sekolah rakyat. Sekolah ini khusus untuk anak -anak dari kalangan yg orangtuanya masuk golongan miskin ekstrim ( desil 1)  yang selama ini sulit untuk  bisa mengenyam pendidikan sampai jenjang SLTP atau SLTA , bahkan untuk sekolah  SD pun tidak mampu. 


Dengan anak -anak tadi diselolahkan di asrama , dimana dari kebutuhan dari bangun tidur sampai tidur lagi ditanggung pemerintah, dan diberikan pelajaran vokasi , mereka akan dicetak menjadi generasi siap kerja dan setekah lulus akan langsung ditempatkan di perusahan -perusahaan BUMN dan juga swasta juga di pemerintaha . Di sini rantai kemiskinan akan terputus, karena anak -anak orang super tidak mampu atau miskin ekstrim  tadi bisa sekolah dan langsung bekerja. 


Nah, anak -anak yg sudah bisa bekerja tadi tentu tidak akan mau adik-adiknya menjadi pemulung atau tidak bersekolah dan dia akan membiayai adik-adiknya.


Konsep Pak Prabowo berkait sekolah rakyat ini sangat briliant , karena mengentaskan kemiskinan dengan cara mencerdaskan yg papa. 


Lalu apakah sekolah rakyat hanya sampai SLTA? Tidak! Mereka yang mempunyai kemampuan kuliah akan terus dikuliahkan negara sampai selesai dan langsung di tempatkan di berbagai perusahaan atau instansi pemerintah. Lalu yg sampai SLTA, mereka  juga akan langsung dipekerjaka dan  yg mempunyai jiwa entrenour akan dimodali. Disitulah Pak Prabowo selalu mengatakan, sekolah rakyat ( SR) akan memotong rantai kemiskinan.


Sementara program Koperasi Merah Putih , adalah program yang akan menjadikan  rakyat sebagai  bagian dari pemegang saham sebuah badan usaha. Di Koperasi Merah Putih ini, rakyat juga  akan memperoleh gas , pupuk subsidi dan barang2 retail  kebutuhan sehari -hari dengan harga yang tidak dimainkan. Tak hamya itu, rakyat yang selama ini terjerat rentenir atau Pinjol nanti akan bisa memperoleh pinjaman atau kredit lewat Koperasi Merah -Putih dengan bunga yang sangat ringan.


Hasil usaha  Koperasi Merah -Putih akan dibagikan kepada masyarakat atau rakyat. Koperasi Merah Putih juga akan bisa menggarap tambang , perkebunan dll. Di Lombok Koperasi Merah Putih sebanyak 60 Koperasi akan menggarap tambang emas!


Masih banyak sebetulnya yang saya mau ceritakan berkait program Pak Prabowo yang semua untuk rakyat....Tidak ada presiden yang 24 jam hidupnya untuk rakyat, bahkan dalam mimpinya bisa jadi Pak Prabowo isinya hanya rakyat dan rakyat.


Jadi bersabar sedikitlah , puluhan tahun negeri ini dikangkangi konglomerat /oligarki dengan sistem ekonomi kapitalis/Neolib  ,  dan kini dengan langkah pasti Pak Prabowo mau mengembalikan atau membalikkan menjadi ekonomi kerakyatan. Daulat ekonomi ada di tangan rakyat!  


Beliau belum genap memerintah 300 hari, tapi sudah puluhan bandit dan perampok negeri ini dikandangkan , bahkan mafia sekaliber Reza Chalid pun bisa ditersangkakan dan kini menjadi buron, sementara kerajaan bisnisnya diobrak -abrik.

Via Pemerintahan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Redaksi APN- Januari 31, 2026 0
KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)
RAPAT KOORDINASI NASIONAL INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA) Hari/Tanggal : Jum’at, 30 Januari 2026 Waktu : 14.00 WIB Media : Zoom Meeting Pimpinan Rapat : Sekret…

Berita Populer

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Januari 28, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Januari 28, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak