Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Politik Layak Gantikan Bahlil, Meutya Istri Mantan Ketum PB HMI Figur Fresh Pimpin Golkar
Politik

Layak Gantikan Bahlil, Meutya Istri Mantan Ketum PB HMI Figur Fresh Pimpin Golkar

Redaksi APN
Redaksi APN
04 Agu, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 JAKARTA — Partai Golkar kembali diguncang riak internal menyusul santernya wacana pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang disebut-sebut bakal digelar pada penghujung 2025.


Isu ini mencuat bersamaan dengan desas-desus pencopotan Bahlil Lahadalia dari kursi Ketua Umum Golkar.


Gelombang dorongan Munaslub dinilai tak lepas dari dinamika internal partai berlambang pohon beringin yang mulai merespons arah politik nasional pasca-pemilu dan menjelang reshuffle kabinet.


Sumber internal menyebut restu untuk pelaksanaan Munaslub mengalir dari lingkaran kekuasaan yang menginginkan penyegaran di tubuh Golkar agar sejalan dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.


Beberapa faksi dikabarkan sudah mulai menyusun langkah politik untuk mengamankan suksesi kepemimpinan.


Nama Nusron Wahid, Menteri Agraria dan Tata Ruang, mencuat sebagai salah satu kandidat kuat pengganti Bahlil. Namun, riwayat politik Nusron menuai sorotan.


Pada Pilpres 2014, Nusron diketahui mendukung pasangan Jokowi-JK saat Golkar justru berada di barisan Prabowo-Hatta.


Aksi politik itu berujung pada pemecatannya dari keanggotaan partai, meski kemudian direhabilitasi oleh kubu Agung Laksono. Kedekatan Nusron dengan Presiden Jokowi pun menjadi catatan penting yang memunculkan keraguan di kalangan elite Golkar.


Tak hanya Nusron, nama Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, juga masuk bursa calon ketua umum. Meutya dinilai memiliki posisi netral dan hubungan politik yang cukup harmonis dengan Presiden Prabowo.


Meutya sempat memimpin Komisi I DPR RI dan menjadi mitra kerja Kementerian Pertahanan saat Prabowo menjabat sebagai Menhan.


Jika Munaslub benar-benar dilaksanakan, banyak yang menilai Meutya punya peluang kuat menakhodai Golkar. Bahkan, Meutya bisa mencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin partai tertua di Indonesia tersebut.


Sejumlah pihak internal menilai Munaslub dapat menjadi momentum untuk mengakhiri dominasi loyalis Jokowi dalam struktur Golkar. Dalam konstelasi politik pasca-pemilu 2024, partai ini diharapkan bertransformasi untuk mengamankan peran strategis dalam koalisi pemerintahan hingga Pilpres 2029.


Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar soal jadwal pelaksanaan Munaslub. Namun dinamika di internal partai terus menguat dan mengindikasikan adanya tekanan politik yang serius terhadap kepemimpinan Bahlil Lahadalia.

Via Politik
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Redaksi APN- Januari 31, 2026 0
KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)
RAPAT KOORDINASI NASIONAL INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA) Hari/Tanggal : Jum’at, 30 Januari 2026 Waktu : 14.00 WIB Media : Zoom Meeting Pimpinan Rapat : Sekret…

Berita Populer

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Januari 28, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Masyumi RI Sebut 'Era Emas' Jokowi & Anies Tamat: Ditinggal Pemodal, Hadapi Badai Besar Dan Di Titik Terlemah!

Januari 28, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak