Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Internasional Langkah Tepat Dan Terukur Prabowo Di Sengketa Ambalat
Internasional

Langkah Tepat Dan Terukur Prabowo Di Sengketa Ambalat

Redaksi APN
Redaksi APN
01 Agu, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Sumber Tulisan : FB Adipati Kencana


Sebelum ke Blok Ambalat, kita ulas sedikit kedatangan PM Malaysia ANWAR IBRAHIM ke Jakarta kemarin. Tujuan kedatangannya sesuai yg diberitakan media adalah untuk menghadiri Konsultasi Tahunan ke 13 Indonesia - Malasia.


Bagaimana mau dibilang Prabowo pengecut (dalam kasus Blok Ambalat vs Malaysia) sedangkan PM Malaysia justru datang ke Jakarta menghidupkan kembali forum konsultasj tahunan yg sudah terhenti sejak 7 tahun lalu. Kedatangan PM Anwar patut diduga untuk menguatkan posisi politiknya karena di dalam negerinya sedang didemo oleh puluhan ribu massa dan pimpinan  kubu lawan politiknya yg menurutnya mundur. 


Massa pendemo kecewa dengan kenaikan pajak dan rendahnya kinerja Pemerintah Malaysia yg di antaranya dikaitkan dengan kegagalan lobi kesepakatan dagang dengan AS. Sementara Indonesia justru sukses cemerlang. 


Sekarang kita masuk ke bahasan Blok Ambalat.


Indonesia pernah kalah dalam sengketa perebutan Pulau Sipadan dan Ligitan pada akhir tahun 2022 lalu berdasarkan keputusan Mahkamah Internasional. Kekalahan ini bukan saja berakibat teririsnya batas kedaulatan wilayah RI. Tetapi juga menyisakan 'jejak' yg berpengaruh pada kasus Blok Ambalat.


Begini Sobat, Sipadan dan Ligitan adalah 2 pulau kecil, sedangkan Blok Ambakat adalah wilayah Laut atau perairan. Seperti biasa dalam sengketa wilayah, Indonesia dan Malaysia punya dasar atas masing-masing klaimnya atas Blok Ambalat. Tetapi Malaysia punya dasar tambahan dengan menggunakan argumen bahwa kemenangan mereka di Sipadan dan Ligitan memberikan hak atas laut teritorial, zona ekonomi eksklusif, dan landas kontinen di sekitar Ambalat.


Sederhananya begini, Pulau Sipadan dan Ligitan menjadi 'Patok' ukur oleh Malaysia utk mengaku bahwa Perairan Ambalat adalah 'Halaman Lautnya'. Dasar ini KUAT jika dibawa lagi ke Mahkamah Internasional. Indonesia harus kerja keras untuk menang. Untuk itulah Presiden Prabowo mengusulkan pemanfaatan bersama hasil alam di Blok Ambalat. Ini langkah dan keputusan yg paling bijak mengingat posisi hukum Malaysia sedikit lebih kuat. Mahkamah Internasional yg pernah menangkan Malaysia soal Sipadan dan Ligitan kemungkinan akan kembali menangkan soal 'halaman laut' dari kedua pulau tersebut. Sampe sini paham kenapa Presiden Prabowo terkesan mengalah? 


"Jika jalur hukum bakal kalah kenapa tidak ambil opsi militer?"

Presiden Prabowo Subianto terkenal dan dihargai oleh pemimpin negara-negara di dunia dengan salah satu kalimatnya "A Thousand Friends Too Few, One Enemy Too Many". Lho kok malah angkat senjata lawan  negara tetangga dan satu rumpunnya? . Wibawa negara ini bisa runtuh, akan dicap omon omon oleh internasional. 


Meski militer Indonesia jauh lebih kuat dari Malaysia, tetapi terlalu banyak alasan yg menghalangi penggunaan opsi militer atau kekuatan senjata. Makanya opsi penawaran Presiden Prabowo soal pemanfaatan bersama Blok Ambakat adalah usulan cerdik dan terbaik jika melihat posisi dan kekuatan hukum Indonesia serta resiko-resiko hukum internasionalnya. 


Presiden Prabowo bukan pengecut tetapi kalian yang  tidak sanggup mencerna dinamika kepemimpinan nasional.

Via Internasional
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

LSM LIRNA Membentuk Partai Aksi Rakyat (PAR) untuk Mendukung Prabowo di Pilpres 2029

Redaksi APN- Februari 02, 2026 0
LSM LIRNA Membentuk Partai Aksi Rakyat (PAR) untuk Mendukung Prabowo di Pilpres 2029
Jakarta, [2/02] – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRNA secara tidak resmi, melalui anggotanya, telah membentuk sebuah partai politik baru bernama Partai Aksi…

Berita Populer

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Januari 31, 2026
LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Januari 31, 2026
LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

LSI (Layar Survey Indonesia) Sebut Spirit Masyumi Bangkit: "Tauhid Modern" Jadi Senjata Pamungkas Partai Masyumi RI Menuju Kejayaan

Januari 30, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak