Luka Gaza, Gus Teguh Prihatin Tenaga Kesehatan Dan Media Jadi Korban
Gus Teguh Anantawikrama mengungkapkan keprihatinan atas jadi korbannya tenaga kesehatan/medis dan wartawan ditengah keterbatasan yang ada justru mereka juga kena serangan.
"Mereka seperti wartawan, jurnalis dan tenaga masak dapur umum harusnya dilindungi tapi Israel menunjukkan kebinatangannya"ujar Gus Teguh Anantawikrama yang juga Wakil Ketua Umum KADIN sekaligus Ketua Dewan Syuro PB Nasional Ummat Bertauhid (NUTU).
Gus Teguh mendukung langkah kemenlu yang terus mensuport berbagai bantuan buat tenaga dan relawan yang dikirim ke Gaza dan menghimbau warga dunia meningkatkan bantuan kemanusiaan untuk Gaza Palestina.
Kemiskinan dan kelaparan adalah dua tema global saat ini yang paling menganga di Palestina dan Suriah
"Pengurus Besar Nasional Ummat Bertauhid (PB NUTU) mendorong ummat Islam memohon kepada Allah agar 2025 menjadi Tahun yang mengokohkan iman dan ukhuwah ummat Islam sedunia sekaligus kita mendoakan 2025 menjadi tahun Indonesia yang damai, jauh dari konflik SARA, mampu kian meningkatkan bantuan untuk Palestina"ujarnya
Selain itu pihaknya mendorong Indonesia kian aktif menyuarakan pertolongan keamanan bagi Wartawan dan Tenaga Medis di Medan Perang
"Kami ingin 2025 berita gangguan terhadap tenaga kesehatan dan wartawan di medan perang berkurang, saya akan gagas Gerakan Peduli Wartawan Dan Tenaga Kesehatan Di Medan Perang (GEPARANG) selain itu mendorong agar Pemerintah membantu perekonomian keluarga relawan kesehatan dalam negeri ke Palestina"tegasnya


Posting Komentar