Kenapa Medan Tempur Dikuasai Gerindra?
Keterangan Gambar : Ketua Harian DPP Gerindra Komandan El-Profesor Dasco (Sumber Foto : Kumparan )
Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute)
Medan Tempur Politik 2024 memberi berbagai Panggung Kemenangan Pada Partai Gerakan Indonesia Raya.
Medan Politik itu baik Pilpres, Pilkada dan aneka lobby Politik menunjukkan digdayanya Partai Gerindra sebagai Partai Terlincah dan Full Power
Medan Politik sejatinya adalah Medan Hati. Dimana yang perkasa dalam belantara hati para elite dan rakyat. Dialah yang kalau pakai istilah Bambang Pacul adalah Sosok Komandan yang mampu menggerakkan badai sekuat itu sampai segenap Provinsi, kabupaten, istilah Bambang Pacul lagi Komandan Kelas A.
Anda tahu Pemimpin Besar di Republik ini mereka pakai kharisma untuk menguasai medan dan Don Dasco selain Kharisma, Kesetiakawanan ada satu wilayah dimana Momentum negeri ini memerlukan sosok perekat elite melebihi kemampuan Tokoh Besar dimasa lalu karena Tantangan Konsolidasi Elite zaman ini sejatinya lebih besar daripada masa lalu terlebih di era Medsos. Kenapa Prof. Dasco mampu mengisi Momentum itu, Karena dia mampu menjadi permadani hati bagi berbagai perbedaan pendapat para Elite baik sisi warna ideologi, visi dan seterusnya dan memang persatuanlah yang disiapkan Sang Maha Pencipta buat Negeri ini yang harus menghadapi tantangan global yang berat.
Di kalangan Rakyat sadar bahwa Don Dasco merupakan cendikiawan pemikir yang tangkas memberi solusi bagi berbagai permasalahan rakyat kecil. Lobby soal PPN hanya pada barang mewah dan lainnya misalkan juga ketangkasan admin Gerindra atas petunjuk Prabowo-Don Dasco mampu menolong rakyat secara signifikan dan fenomenal.
Don Dasco berupaya menjadikan Gerindra sebagai Mesin Konsolidasi Elite serta tulang punggung Rakyat. Gerindra berusaha menjadi otak dan hati Indonesia Raya itulah kenapa Banyak Medan Politik Dikuasai Gerindra karena Medan Politik sejatinya adalah Medan Hati tempat Prabowo dan Don Dasco mengabdi sekeras-kerasnya.
Ya Gerindra bukan saja menguasai Medan Tempur yang terlihat sulit tapi nyaris peluang cuma 1 persen. Cerita Banten misalkan dimana Gerindra mampu membongkar Banten yang tadinya Dinasti Airin amat mengakar, Gerindra sudah tawarkan Kadernya Jadi Wakil tapi ditolak, maka Gerindra tunjukkan nyalanya hasilnya Kemenangan bukan saja diraih tapi kelewat tinggi, semua lembaga Survey terperanjat di hari H pencoblosan.
Gerindra memang terlalu kuat hari ini karena terlalu bekerja keras dan totalitas untuk Rakyat


Posting Komentar