Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Bisnis Hukum Keluarga Catatan Netizen : Betapa Cerdasnya Bisnis Ojol
Bisnis Hukum Keluarga

Catatan Netizen : Betapa Cerdasnya Bisnis Ojol

Redaksi APN
Redaksi APN
10 Des, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Mewawancarai Abang Ojol Mengungkap Fakta Betapa "Cerdasnya" Bisnis Ojol 


#catatan_RV 


Sudah cukup lama saya tidak mewawancarai pengemudi ojol sambil bonceng menggunakan jasa mereka. Pagi ini saya lakukan lagi. 


Awalnya pertanyaan saya standar, bagaimana penghasilan ngojol saat ini, masih memadai, kah? 


Abang ojol menjawab, ya masih bisa lah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia mengaku tiap hari narik dari jam 5 pagi sampai 9 malam dengan istirahat siang sekitar 1 jam. Dengan pola kerja seperti itu, rata-rata penghasilan bersihnya 100 - 200 ribu perhari. 


Saya pancing dengan pertanyaan, apakah narik ojol sekarang terasa makin berat? 


Iya, jawabnya.Terutama karena kebijakan perusahaan ojol itu sendiri terkait porsi bagi hasil. 


Sekarang, tiap ada orderan, perusahaan mendapat bagi hasil 25%, pengemudi 75%. Padahal dulu porsi perusahaan hanya 10%. 


Artinya, jika kita naik ojol dengan ongkos 10 ribu, maka perusahaan dapat porsi 2.500 dan pengemudi 7.500. Sedangkan dulu, dengan contoh yang sama, perusahaan hanya memotong 1.000 sehingga pengemudi dapat 9.000. 


Saya membatin, "Wah, untung besar ternyata perusahaan ojol ini." Bayangkan, dengan 'cost' relatif kecil mereka mampu menghasilkan profit yang besar. 


Kenapa bisa dikatakan modalnya kecil? Karena mereka tidak perlu repot menyiapkan faktor produksi yang butuh biaya sangat besar sebagaimana pada perusahaan konvensional. 


Faktor produksi tenaga kerja, misalnya. Mereka tidak perlu merekrut pengemudi, tetapi pengemudi itu sendiri yang mendaftar berbondong-bondong. Bahkan para calon pengemudi tersebut yang justru harus membayar untuk bisa diterima bekerja. Diperkirakan saat ini ada sekitar 2,5 sampai 3 juta pengemudi ojol di Indonesia dan jumlahnya terus bertambah. Untuk mendaftar, tiap pengemudi membayar relatif tidak murah. 


Lalu faktor produksi modal/capital berupa aset. Perusahaan tidak perlu menyediakan motor. Malah sebaliknya, para pengemudi itu sendiri yang menyediakan motor untuk perusahaan. 


Bahkan, jaket dan helm seragam yang menjadi identitas pengemudi pun tidak disediakan gratis oleh perusahaan. Pengemudi harus membayar untuk memperolehnya (biasanya include dalam biaya pendaftaran). 


Mari kita perkirakan keuntungan mereka. 


Grab, contohnya. Saat ini pengemudi Grab jumlahnya sekitar 1,5 juta. Jika dari satu pengemudi mereka dapat bagi hasil 10.000 ribu saja, maka penghasilan Grab sehari adalah 

15 milyar! 


Bayangkan, 15 milyar sehari! Luar biasa. Itu baru dengan asumsi 10.000, bagaimama jika asumsinya 10, 20, 30 ribu dan seterusnya? 


Betapa besarnya keuntungan mereka tanpa perlu repot menyediakan faktor produksi yang mahal dan rumit. 


Mereka hanya perlu menyediakan aplikasi yang stabil, mempekerjakan beberapa orang ahli IT, dan sejumlah karyawan pendukung. 


Mereka juga tidak perlu gedung kantor yang besar dan mewah yang tentu mahal, karena karakteristik pekerjaan semuanya bisa dilakukan 'from anywhere'. Benar-benar bisnis yang cerdas. 





Lebih "cerdas" lagi karena mereka ternyata juga tidak perlu keluar biaya sama sekali untuk membayar THR para driver tersebut. Sebab mereka mengklaim, para pengemudi tersebut bukan karyawan mereka, melainkan mitra. 


Dengan status driver sebagai mitra tersebut, mereka juga terbebas dari permasalahan harus mem-PHK driver yang tidak perform atau bermasalah. Dengan demikian, otomatis mereka juga terbebas dari keharusan membayar biaya pesangon. 


Benar-benar bisnis yang luar biasa cerdik! 


Saya jadi berpikir, sebaiknya bisnis ini dikuasai oleh negara saja. Karena sudah menyangkut hajat hidup orang banyak. Menjadi jaring pengaman sosial yang bisa menyelamatkan ekonomi jutaan rakyat Indonesia untuk bisa sekedar makan dan bertahan hidup.

Via Bisnis
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Dulu Mundur Dari Ketum Demokrat, sekarang Mundur Dari Ketum PKN, Apa Halaman Selanjutnya Anas? Langkah Sunyi Anas di Tikungan PKN

Redaksi APN- Maret 03, 2026 0
Dulu Mundur Dari Ketum Demokrat, sekarang Mundur Dari Ketum PKN, Apa Halaman Selanjutnya Anas? Langkah Sunyi Anas di Tikungan PKN
Dulu Mundur Dari Ketum Demokrat, sekarang Mundur Dari Ketum PKN, Apa Halaman Selanjutnya Anas? Langkah Sunyi Anas di Tikungan PKN  Founder Lembaga Abdullah A…

Berita Populer

Partai Masyumi RI Tawarkan Putri Tommy Suharto Cawapres 2029 Dampingi Prabowo

Partai Masyumi RI Tawarkan Putri Tommy Suharto Cawapres 2029 Dampingi Prabowo

Februari 28, 2026
Partai Masyumi RI Tawarkan Putri Tommy Suharto Cawapres 2029 Dampingi Prabowo

Partai Masyumi RI Tawarkan Putri Tommy Suharto Cawapres 2029 Dampingi Prabowo

Februari 28, 2026
SITUASI GLOBAL DAN FENOMENA TERBARU MUHAMMAD QASIM LEBIH DARI 6 X TRENDING DI JAGAT TWITTER AMERIKA

SITUASI GLOBAL DAN FENOMENA TERBARU MUHAMMAD QASIM LEBIH DARI 6 X TRENDING DI JAGAT TWITTER AMERIKA

Maret 02, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024
Banteng Pusing, Kunjungan Prabowo Kejutkan 2 Kandang PDIP Di Pilkada, Dari Bali Lanjut Temui Jokowi Di Solo

Banteng Pusing, Kunjungan Prabowo Kejutkan 2 Kandang PDIP Di Pilkada, Dari Bali Lanjut Temui Jokowi Di Solo

November 04, 2024

Trending News

Partai Masyumi RI Tawarkan Putri Tommy Suharto Cawapres 2029 Dampingi Prabowo

Partai Masyumi RI Tawarkan Putri Tommy Suharto Cawapres 2029 Dampingi Prabowo

Februari 28, 2026
Partai Masyumi RI Tawarkan Putri Tommy Suharto Cawapres 2029 Dampingi Prabowo

Partai Masyumi RI Tawarkan Putri Tommy Suharto Cawapres 2029 Dampingi Prabowo

Februari 28, 2026
SITUASI GLOBAL DAN FENOMENA TERBARU MUHAMMAD QASIM LEBIH DARI 6 X TRENDING DI JAGAT TWITTER AMERIKA

SITUASI GLOBAL DAN FENOMENA TERBARU MUHAMMAD QASIM LEBIH DARI 6 X TRENDING DI JAGAT TWITTER AMERIKA

Maret 02, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak