HUT DPD-RI, Ning Lia Disebut Lingkar Kajian Pemerhati DPD-RI (LKP-DPD RI) Dan JAM-HMI Sebagai Salah Satu Pelopor Terdongkraknya Citra Positif DPD-RI
HUT DPD-RI, Ning Lia Disebut Lingkar Kajian Pemerhati DPD-RI (LKP-DPD RI) Dan Jaringan Alumni Muda HMI Sebagai Salah Satu Pelopor Terdongkraknya Citra Positif DPD-RI
Direktur Lingkar Kajian Pemerhati DPD-RI (LKP-DPD RI) Abdullah Amas menyebut Ning Lia sebagai salah satu Pelopor Terdongkraknya Citra Positif DPD-RI.
Pertama, Aktifnya Ning Lia di ICMI, IKA-PMII dan sejumlah organisasi strategis masyarakat sipil lainnya memperteguh komunikasi Ning Lia dengan masyarakat termasuk di daerah karena ICMI dan IKA-PMII punya jaringan sampai ke daerah khususnya di dapil tempat Ning Lia dimana ICMI dan IKA-PMII juga identik dengan Organisasi Para Intelektual
Kedua, Terus bergeraknya Ning Lia ditengah masyarakat daerah secara sangat proaktif menjemput bola
Ketiga. Narasi-narasi Ning Lia serta pembelaan ke Masyarakat sangat tajam
"Lalu keempat, Komunikasi Ning Lia dengan Media-Media Nasional sangat luar biasa dekat dan bersahabat"tegas Amas
Di bawah kubah agung Nusantara, di mana derap langkah para senator bergeming dalam sunyi dan riuh kebijakan, sebuah nama hadir menembus sekat-sekat birokrasi yang kerap kaku. Di usia Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) yang terus merayap dewasa, ingatan publik tak lagi sekadar tertuju pada gedung megah berbalut marmer, melainkan pada denyut nadi kemanusiaan yang bersemi di tangan para pelayan rakyatnya.
nama Ning Lia mencuat bukan sebagai bayang-bayang, melainkan sebagai mercusuar—sebuah pelopor yang mendongkrak citra positif lembaga perwakilan daerah dengan ketulusan yang membumi.
Takhta dan kenyamanan gedung dewan bukanlah tempat bagi Ning Lia untuk berpangku tangan. Kakinya terus melangkah, menembus batas-batas geografis dan psikologis, menyapa langsung warga di akar rumput, mendengar keluh kesah yang kerap terabaikan, dan menghadirkan solusi nyata di tengah-tengah mereka.
Harmoni dengan Ketiadaan Batas Bersama Media: Komunikasi yang cair, hangat, dan bersahabat dengan media-media nasional menjadi saluran efektif yang memastikan denyut perjuangan rakyat tidak berhenti di ruang tertutup, melainkan menggema menjadi kesadaran kolektif bangsa.
Di tangan figur-figur seperti inilah marwah lembaga legislatif daerah menemukan kembali makna sejatinya: menjadi suara bagi mereka di daerah
Sementara itu Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Jaringan Alumni Muda Himpunan Mahasiswa Islam (JAM-HMI) Jawa Timur Ummu Salamah menyebut Ning Lia termasuk Anggota DPD-RI Jatim yang paling legendaris karena mengadvokasi warga Jatim tanpa henti di isu-isu keadilan dan kesejahteraan.
"Saat ini masyarakat Jatim sangat merasakan punya Wakil di DPD-RI"ujarnya



Posting Komentar