Adukan Soal Ini Ke Gubernur Khofifah Dan Ning Lia, Jaringan Wartawan Internasional (JWI) Prihatin Nasib Media Online Di Era Digital
Surabaya - Persoalan Nasib Wartawan di era digital dibawa oleh Jaringan Wartawan Internasional (JWI) kw Gubernur Jawa Timur dan Anggota DPD-RI Lia Istifhama, Ketua Umum Jaringan Wartawan Internasional (JWI) Abdullah Amas prihatin nasib Media Online di era digital saat ini karena saat ini era Masifnya Medsos yang dimana iklan-iklan untuk media semakin kecil.
"Saat ini Humas-Humas di Kantor Pemda lebih memprioritaskan konten di Tiktok bagaimana semenarik mungkin mendapat simpati dan perhatian audiens daripada memperkuat komunikasi dengan insan Pers dimana saat ini masyarakat lebih mudah dan cepat mendapat informasi baik organik maupun tidak melalui Medsos"ujar Amas yang juga merupakan Ketua Umum Pimpinan Nasional Jaringan Alumni Muda Himpunan Mahasiswa Islam (JAM-HMI).
Abdullah Amas menyebut Jaringan Wartawan Internasional (JWI) melihat kedepan Pemerintah perlu memberikan perhatian lebih banyak ke Wartawan misal seperti subsidi rumah, pendidikan anak dan lainnya termasuk juga bantuan kewirausahaan.
Amas menghimbau kepada pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan dan perhatian pada Insan Pers sebagai bagian dari elemen mencerdaskan bangsa
“Saat ini, media online sedang sekarat. Iklan-iklan yang dulu menjadi napas kami, kini menyusut drastis, tersedot ke lubang hitam bernama media sosial,” ujar Amas dengan nada yang tertahan namun tegas.


Posting Komentar