Pengangguran Turun, Bukti Khofifah Gubernur Viral Yang Kerja Di Dunia Nyata
Pengamat Kebijakan Publik, Abdullah Amas mengapresiasi kinerja Gubernur Khofifah menurunkan pengangguran. "Ibu Khofifah itu Gubernur yang apa adanya, Tim Medianya pun hanya menampilkan konten-konten nyata, Kerjanya lebih bagus di alam nyata"tegas Amas
Amas mencontohkan kondusifitas dan keamanan di Jatim yang relatif stabil menunjukkan bahwa Gubernur amat serius menurunkan angka pengangguran. Karena sikap nganggur akan melahirkan kriminalitas dan perbuatan sia sia lainnya
Menjinakkan Angka di Alam Nyata
Ya,Di atas kertas, grafik itu tampak seperti garis landai yang terus merosot ke bawah. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) yang dirilis awal Mei lalu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur per Februari 2026 menyusut hingga menyentuh angka 3,55 persen. Sebuah angka yang menempatkan performa sang penanggung jawab wilayah berada di bawah rata-rata nasional yang bertengger di angka 4,68 persen.
Bagi sebagian politisi, deretan angka ini adalah amunisi kampanye yang ranum. Namun bagi Khofifah Indar Parawansa, capaian tersebut diklaim sebagai buah dari mesin serapan tenaga kerja yang mulai berjalan optimal di sisa masa pengabdiannya.
Gaya kepemimpinan mantan Menteri Sosial ini pun tak luput dari sorotan para analis. Pengamat Kebijakan Publik, Abdullah Amas, melihat ada pola komunikasi yang berbeda dari cara Khofifah "menjual" prestasinya ke publik. Di tengah era digital di mana pencitraan kerap kali lebih genit ketimbang realita, Amas menilai Khofifah memilih jalur yang relatif konvensional namun taktis.
"Ibu Khofifah itu Gubernur yang apa adanya. Tim medianya pun hanya menampilkan konten-konten nyata. Kerjanya lebih bagus di alam nyata," tegas Amas saat dihubungi, Sabtu, 23 Mei 2026.
Korelasi Perut dan Keamanan
Bukan rahasia lagi jika Jawa Timur kerap menjadi barometer stabilitas nasional. Menurut Amas, keberhasilan menekan angka pengangguran bukan sekadar perkara statistik ekonomi makro di atas meja birokrat, melainkan instrumen pencegahan konflik sosial yang paling ampuh.
Ia menggarisbawahi bahwa situasi kondusif dan keamanan yang relatif stabil di Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir merupakan efek domino dari kebijakan ketenagakerjaan yang serius. Logikanya sederhana namun mendasar: perut yang kenyang dan tangan yang sibuk bekerja akan menjauhkan masyarakat dari gesekan sosial.
"Sikap menganggur itu akan melahirkan kriminalitas dan perbuatan sia-sia lainnya," ujar Amas menambahkan. Dengan menyediakan lapangan kerja atau setidaknya menjaga ekosistem ekonomi tetap berputar, Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara tidak langsung sedang memangkas potensi kriminalitas di akar rumput.
Meski demikian, tantangan ke depan bagi Jawa Timur jelas tidak semakin ringan. Mempertahankan tren penurunan TPT di bawah 4 persen memerlukan konsistensi, terutama dalam menjaga iklim investasi dan memastikan stabilitas harga bahan pokok agar daya beli masyarakat di daerah-daerah penyangga tetap terjaga. Bagi Khofifah, pembuktian di "alam nyata" ini tampaknya masih akan terus diuji oleh waktu.
Menurut Amas, Dalam Politik Kualitas Barang harus lebih baik dari kualitas Promosi. "Kiprah bagus di dunia digital juga jauh lebih terasa di dunia nyata"tegas Amas


Posting Komentar