Dokter Andre, Ajak Berkegiatan Kaum Pengangguran Dan Bangun Ekonomi Rakyat Dengan Gigih
Dokter Andre, Ajak Berkegiatan Kaum Pengangguran Dan Bangun Ekonomi Rakyat Dengan Gigih
Oleh : Abdullah Amas
(Sekjen DPP Brigade Persatuan Nasional)
Berbagai usaha ekonomi kerakyatan dan lingkungan kerap dilakukan Dokter Andre dengan keteguhan, kegigihan dan senyuman disetiap perjalanan menyapa
"*PT. IPAL ARN RESMI BERKUALITAS HARGA PRO RAKYAT* WA dr. Andre 0812 3131 7738" demikian kala dia mengenalkan salah satu usahanya.
Dokter Andre bekerja keras mengangkat taraf ekonomi Rakyat. "Politik Kerakyatan sama mulia dengan Politik Praktis dan kita sadar teman-teman butuh kegiatan, tidak nganggur karena kalau nganggur pemasukan tak ada jadi stress dan kalau stress orang bisa lari ke hal-hal yang tidak bermanfaat bahkan membuat tak nyaman, jadi saya senang mengajak orang bergerak dan berkiprah bareng"ujar Dokter Andre
SOSOK
Dokter Andre: Ressep Gigih Sang Pengobat Ekonomi
YA, DI SUDUT sebuah warung, di sela-sela aroma kopi dan kepul asap rokok, dr. Andre tak sedang bicara soal stetoskop atau resep antibiotik. Ia tengah bicara soal "penyakit" lain yang menurutnya tak kalah mematikan dibanding virus: pengangguran dan perut kosong. Bagi dokter yang satu ini, menyembuhkan pasien di ruang praktik hanyalah separuh tugas. Separuh lainnya adalah menyembuhkan lesunya ekonomi rakyat di jalanan.
Ia dikenal sebagai sosok yang tak bisa diam. Dengan senyum yang hampir selalu menghiasi wajahnya—bahkan saat membahas persoalan pelik—Andre berkeliling menyapa warga. Senyum itu, katanya, adalah modal utama untuk membangun kepercayaan. "Politik kerakyatan itu sama mulianya dengan politik praktis," ujarnya kepada Media
Prinsip Andre sederhana namun menukik. Ia melihat korelasi langsung antara kesehatan mental dan dompet yang tipis. Baginya, membiarkan orang menganggur adalah membiarkan bibit depresi tumbuh subur.
"Kalau nganggur, pemasukan tak ada, jadi stres. Kalau stres, orang bisa lari ke hal-hal yang tidak bermanfaat, bahkan membuat lingkungan tak nyaman," kata Andre. Itulah mengapa ia lebih memilih menjadi "provokator" kegiatan produktif ketimbang sekadar pemberi santunan.
Instalasi Pengolah Ekonomi
Salah satu wujud nyata kegigihannya adalah keberaniannya terjun ke sektor yang jarang disentuh tenaga medis: sanitasi dan lingkungan. Lewat bendera PT. IPAL ARN, Andre menawarkan solusi infrastruktur lingkungan dengan jargon yang sangat khas: Resmi, Berkualitas, dan Harga Pro-Rakyat.
Melalui usaha ini, ia tidak hanya bicara soal menjaga kebersihan air tanah, tapi juga menciptakan lapangan kerja. Ia menarik mereka yang sebelumnya hanya duduk di pinggir jalan untuk ikut bergerak dalam proyek-proyek yang ia kerjakan.
Misi dr. Andre dalam Angka dan Aksi:
Pemberdayaan: Mengonversi waktu luang kaum pengangguran menjadi jam kerja produktif.
Aksesibilitas: Menyediakan teknologi IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dengan harga yang terjangkau oleh kantong masyarakat kecil.
Edukasi: Menyadarkan warga bahwa ekonomi dan lingkungan adalah dua sisi mata uang yang sama.
Bukan Sekadar Bisnis
Bagi rekan-rekannya, Andre adalah anomali. Di saat banyak orang mengejar prestise profesi, ia justru lebih sering terlihat sibuk mengurus hal-hal teknis di lapangan. Namun, itulah cara Andre mengekspresikan pengabdiannya. Ia percaya bahwa mengajak orang "bergerak dan berkiprah bareng" adalah bentuk pengobatan massal yang paling efektif.
Keteguhan Andre dalam mengangkat taraf ekonomi rakyat seolah menjadi pengingat: bahwa gelar dokter di depan namanya bukan hanya tentang menyembuhkan raga, tapi juga tentang menyehatkan tatanan sosial. Di tangan dr. Andre, ekonomi kerakyatan bukan sekadar teori di atas kertas, melainkan sebuah gerakan yang dimulai dari satu sapaan, satu senyuman, dan satu nomor WhatsApp yang selalu terbuka untuk bantuan: 0812 3131 7738.
Saat matahari mulai terbenam, sang dokter mungkin baru saja menyelesaikan satu sesi diskusi dengan warga. Tanpa jas putih, namun dengan semangat yang tetap menyala. Sebab bagi Andre, rakyat yang sibuk bekerja adalah rakyat yang sehat jiwa dan raganya.



Posting Komentar