Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Inilah Para Tokoh Kuat di Pilwali Surabaya, Mesin Massa Siapa Yang Paling Membahana? Inilah Para Tokoh Kuat di Pilwali Surabaya, Mesin Massa Siapa Yang Paling Membahana?

Inilah Para Tokoh Kuat di Pilwali Surabaya, Mesin Massa Siapa Yang Paling Membahana?

Redaksi APN
Redaksi APN
15 Apr, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Dari Kiri ke Kanan : Ning Lia, Arif Fathoni, Armuji dan Nadia

  

 Meski pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya masih beberapa tahun lagi, namun suhu politik di Kota Pahlawan mulai terasa hangat. Sejumlah nama tokoh potensial mulai muncul digadang-gadang bakal maju sebagai calon Wali Kota Surabaya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ada beberapa tokoh  yang disebut-sebut tengah disiapkan untuk maju di Pilkada Surabaya. Di antaranya Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Lia Istifhama (Anggota DPD-RI/Bendahara Umum PB IKA PMII) Ketua Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso, Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra Yona Bagus Widyatmoko, Ketua Umum Partai Masyumi RI Nadia Ramadani, Politikus PKS Yulyani yang juga Mantan Anggota DPRD Surabaya serta mantan Ketua Golkar Surabaya Arif Fathoni

Para tokoh tersebut dinilai memiliki basis massa yang cukup kuat. Namun, masing-masing tokoh juga disebut masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan jika ingin mulus dalam pencalonan nanti.

Nama Armuji, misalnya, sempat tersorot publik usai terjadi gesekan internal di tubuh PDIP Surabaya. Kala itu, seorang kader bernama Ahmad Hidayat hampir melakukan aksi bakar diri di depan kantor DPC PDIP Surabaya karena permasalahan dengan Armuji. Konflik internal ini dinilai bisa berpengaruh terhadap soliditas partai dalam menghadapi Pilkada mendatang.


Plt Ketua DPD Partai Masyumi RI Kota Surabaya Sayidi menyebut DPD Partai Masyumi RI mengusulkan dua nama di Pilkada Surabaya nanti yaitu Lia Istifhama (Anggota DPD-RI) Yulyani (Mantan Anggota DPRD Surabaya Fraksi PKS) dan Nadia Ramadani (Ketua Umum Partai Masyumi RI, Ketua Kerukunan Warga Madura Surabaya/KURMA) di Pilkada Surabaya nanti.

"Bu Yulyani terbukti keras membela warga Surabaya sampai viral kalau kita lihat rekam jejaknya sedang Nadia sangat kuat utamanya di Surabaya Utara yang banyak Maduranya"ujar Sayidi


Sedangkan Lia Istifhama dikenal luas sebagai Tokoh Perempuan Nahdlatul Ulama dan Anggota DPD-RI. Lia Istifhama adalah Cahaya Pergerakan dari rahim PMII yang amat kuat sebagai Ikon PMII di Pilwali Surabaya lalu dan kini.


Yuk simak ulasan lebih lengkap !


MEMANASKAN MESIN DI KOTA PAHLAWAN

Meski genderang pemilihan belum resmi bertalu, bursa calon Wali Kota Surabaya mulai sesak. Dari petahana yang digoyang isu internal hingga srikandi Madura yang merayap di utara, siapa yang punya napas paling panjang?


DI SEBUAH sudut kedai kopi di Surabaya Selatan, obrolan politik tak lagi sekadar bumbu pelengkap cangkir kafein. Nama-nama besar mulai dilempar ke meja spekulasi. Meski jadwal pencoblosan masih di ufuk jauh, Kota Pahlawan tak pernah benar-benar tidur dari urusan kekuasaan. Pilwali Surabaya kali ini menjanjikan drama yang lebih pelik ketimbang sekadar melanjutkan estafet kepemimpinan.


Daftar nama yang beredar mencerminkan keragaman kekuatan. Di lini depan, ada Armuji. Sang Wakil Wali Kota petahana ini jelas memiliki modal popularitas dan akses birokrasi. Namun, jalannya tak semulus aspal Jalan Tunjungan. "Gesekan internal di tubuh PDI Perjuangan Surabaya adalah kerikil tajam," ujar seorang pengamat politik lokal. Insiden protes kader di depan kantor DPC yang nyaris berakhir tragis beberapa waktu lalu menjadi alarm bahwa soliditas partai banteng sedang diuji. Di Surabaya, tiket PDIP adalah jaminan kemenangan, namun keretakan di dalam bisa menjadi celah mematikan.


Srikandi dan Kekuatan Akar Rumput

Di luar lingkaran petahana, deretan tokoh perempuan muncul dengan narasi yang cukup provokatif. Lia Istifhama, anggota DPD-RI sekaligus Bendahara Umum PB IKA PMII, dipandang sebagai "Cahaya Pergerakan". Sebagai ikon Nahdlatul Ulama (NU), Lia memiliki basis massa yang organik dan militan. Kekuatannya terletak pada representasi gender dan kedekatannya dengan struktur akar rumput organisasi kepemudaan.


Lalu ada Nadia Ramadani, Ketua Umum Partai Masyumi RI yang juga menakhodai Kerukunan Warga Madura Surabaya (KURMA). Nadia bukan pemain sembarangan, terutama jika melihat peta demografi Surabaya Utara yang didominasi etnis Madura. "Nadia sangat kuat di kantong-kantong Utara. Itu wilayah yang sangat menentukan dalam perolehan suara total," ungkap Sayidi, Plt Ketua DPD Partai Masyumi Surabaya.


Tak ketinggalan, muncul nama Yulyani. Eks legislator PKS ini dikenal karena keberaniannya pasang badan untuk warga, sebuah rekam jejak yang kerap viral dan membekas di ingatan pemilih kelas bawah yang mendambakan pembelaan nyata.


Catur Politik Gerindra dan Golkar

Partai berlambang garuda juga tak mau ketinggalan menyetor jagoan. Cahyo Harjo Prakoso (Ketua Gerindra Surabaya) dan Yona Bagus Widyatmoko mulai disebut-sebut sebagai representasi kekuatan baru pasca-Pilpres. Sementara itu, sosok Arif Fathoni dari Golkar melengkapi barisan politikus berpengalaman yang tahu persis bagaimana cara mengelola isu perkotaan.


Siapa Paling Unggul?

Melihat konstelasi ini, pengamat menilai satu nama berpotensi menjadi kuda hitam yang paling unggul jika mampu mengonsolidasikan massa: Lia Istifhama.


"Lia punya irisan yang luas; dia punya kursi di DPD, dia punya darah NU, dan dia punya simbol pergerakan mahasiswa (PMII). Di Surabaya, kombinasi nasionalis-religius masih menjadi menu utama pemenang," tulis analisis singkat dari meja redaksi.


Namun, politik Surabaya selalu punya kejutan di menit akhir. Pertanyaannya kini bukan lagi siapa yang akan maju, melainkan siapa yang mampu menyelesaikan "pekerjaan rumah" internal mereka sebelum pendaftaran resmi dibuka. Di Surabaya, menjadi tokoh kuat saja tidak cukup; Anda harus bisa merangkul faksi yang terbelah dan menguasai gang-gang sempit perkampungan yang menjadi jantung suara kota.


Tim Liputan Surabaya

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

DPD AMII Kabupaten Tangerang Matangkan Pelantikan, Gandeng Staf Khusus Bupati

Redaksi APN- April 17, 2026 0
DPD AMII Kabupaten Tangerang Matangkan Pelantikan, Gandeng Staf Khusus Bupati
Keterangan Gambar : Menjelang pengukuhan pengurus baru pada Mei 2026, Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Islam Indonesia (AMII) Kabupaten Tangerang mulai men…

Berita Populer

Tikar Dokter Andre, Titik Balik Perjuangan Rakyat Sidoarjo Dan Percontohan Pembasisan Gerakan Di Jatim

Tikar Dokter Andre, Titik Balik Perjuangan Rakyat Sidoarjo Dan Percontohan Pembasisan Gerakan Di Jatim

April 14, 2026
Kembali Yang Ke 13 Kali, Viral Hastag Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika

Kembali Yang Ke 13 Kali, Viral Hastag Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika

April 13, 2026
Khofifah, Simbol Terbaik Eksistensi Politik Gus Dur Masa Kini

Khofifah, Simbol Terbaik Eksistensi Politik Gus Dur Masa Kini

April 15, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024

Trending News

Tikar Dokter Andre, Titik Balik Perjuangan Rakyat Sidoarjo Dan Percontohan Pembasisan Gerakan Di Jatim

Tikar Dokter Andre, Titik Balik Perjuangan Rakyat Sidoarjo Dan Percontohan Pembasisan Gerakan Di Jatim

April 14, 2026
Kembali Yang Ke 13 Kali, Viral Hastag Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika

Kembali Yang Ke 13 Kali, Viral Hastag Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika

April 13, 2026
Khofifah, Simbol Terbaik Eksistensi Politik Gus Dur Masa Kini

Khofifah, Simbol Terbaik Eksistensi Politik Gus Dur Masa Kini

April 15, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak