Partai Bulan Bintang Pecah 2, Kubu Gugum VS Kubu Yuri Putra Prof. Yusril, Mana Ketum PBB Yang Sah Master???
Dinamika PBB diduga dikabarkan memanas. Partai Bulan Bintang sebuah Partai Penerus MASYUMI dikabarkan pecah!
Sebelumnya kubu Anti Gugum menggeser Putra Prof. Yusril sebagai Pj Ketua Umum. Seperti dikabarkan,
Dorong Penyelematan Partai, DPP Dan DPW PBB Diminta Gelar MDP Untuk
Dorong Penyelematan Partai, DPP Dan DPW PBB Diminta Gelar MDP Untuk Gantikan Ketua Umum
Ket : Eks Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BAPPILU) Pusat PBB yang juga Inisiator Poros Penyelamat PBB, Opini, Sejumlah simpatisan dan kader Partai Bulan Bintang yang menamakan diri Poros Penyelamat Partai Bulan Bintang (PPBB) mendesak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta Badan Otonom Partai Bulan Bintang (PBB) untuk segera menggelar Musyawarah Dewan Partai (MDP) untuk menggantikan Ketua Umum PBB yang dinilai telah membuat tatanan internal partai menjadi tidak stabil, hal itu menyusul langkah Pemberhentian terhadap Yuri Kemal Fadlullah dari posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan menyusul beberapa kader potensial lainnya juga ikut diberhentikan yakni Ruksamin (Waketum Bidang Khusus), Randy Bagasyuda (Ketua Bidang), Dan Anggraito (Wasekjen) yang memicu gejolak internal.
Eks Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BAPPILU) Pusat PBB yang juga Inisiator Poros Penyelamat PBB, Fuad Bahmid menganggap kebijakan Ketua umum ini adalah Preseden buruk yang bukan saja mengancam kader yang telah berdarah darah berjuang untuk partai ini melainkan satu ancaman nyata terhadap keberlangsungan dan eksistensi PBB kedepan terkhususnya menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
“Ini Preseden buruk dalam kepemimpinan Partai Bulan Bintang (PBB) karena kebijakan ini bukan saja melahirkan konflik internal antar faksi melainkan ancaman besar bagi keberlangsungan dan eksistensi PBB terkhususnya menghadapi Pemilu 2029” ujar Fuad , Selasa (10/3/2026)
Menurut Fuad, beberapa kader yang di berhentikan itu telah berkontribusi secara nyata buat PBB selama ini salah satu contoh Yuri Kemal yang dianggap sebagai Tokoh muda PBB yang selama ini konsisten membantu agenda agenda Partai, selain itu ada juga Ruksamin yang dianggap sangat berkontribusi bagi perolehan kursi di Sulawesi Tenggara, olehnya itu dirinya mengaku heran dengan Keputusan Ketua Umum.
“Saya tidak bisa bayangkan, entah ilmu saya yang tidak sampai, ataukah dia (Ketua Umum) memang ketinggian ilmunya sehingga mau bikin gebrakan, Tapi kalau gebrakan rasanya tidak, Bagaimana bisa, tokoh sekelas mereka saja di berhentikan, Logika terbalik kalau di partai lain justru mereka ini akan diberikan peran besar sebagai Suksesor untuk jalankan misi partai di pemilu 2029 mendatang” katanya
Fuad menambahkan Bahwa Momentum Pemilu 2029 mendatang merupakan satu fase Pemilu yang tidak akan mudah di lalui oleh Partai Politik manapun termasuk PBB, jangankan untuk lolos Parlementer Threshold, untuk menjadi Peserta Pemilu saja akan menempuh tantangan yang tidak mudah dengan regulasi yang makin ketat kedepan sehingga kebanyakan partai partai besar sedang menyolidkan seluruh kader kadernya bahkan yang sudah berada diluar struktur pun ditarik masuk untuk memperkuat agenda partai jelang Pemilu 2029 mendatang
“Partai partai lainnya yang memiliki properti politik yg besar serta aset berupa kader yang mapan yang jadi langganan di Senayan narik kadernya yang ada diluar untuk masuk perkuat partai dari dalam, mereka bahkan melakukan apapun agar lebih solid, dia sebaliknya bikin gejolak dengan berhentikan beberapa kader potensial, ini logika politik seperti apa di pakai, tidak ada dalam rumus politik kerja seperti begini, ini ngawur, dia (Ketum) sedang mempertontonkan adegan berbahaya yang mengancam nasib PBB kedepan” kesal Fuad
Olehnya itu, dirinya mendesak DPP, DPW Serta Banom PBB untuk menyiapkan opsi penyelamatan partai salah satunya mendorong pelaksanaan Musyawarah Dewan Partai (MDP) agar bisa mengembalikan PBB dalam trend penguatan konsolidasi menuju Pemilu 2029 mendatang.
“Harus ada langkah pergantian posisi Ketua Umum, sebab jika ini dibiarkan terus maka konflik ini akan merambah dan menyasar lebih luas, ini alarm berbahaya, satu persatu kader partai berpotensi akan tersingkir bahkan pindah partai jika ini dibiarkan” tutupnya


Posting Komentar