Menyongsong PBB Baru, Pasca Ditetapkan Putra Prof. Yusril Pimpin PBB
Menyongsong PBB Baru, Pasca Ditetapkan Putra Prof. Yusril Pimpin PBB
Penetapan Putra Prof. Yusril diapresiasi Eks Mantan Wabendum Pemuda Bulan Bintang Pusat Abdullah Amas. "Dia sosok tenang, berkharisma dan pengalaman politiknya dashyat"ujar Amas
Amas menyebut PR PBB memerlukan keseriusan menghadapi Pemilu 2029 dan konsolidasi sumber daya dana yang amat besar demi eksistensi PBB kedepan.
"Sudah lengkap, ketumnya berkharisma, Kepengurusannya diisi orang-orang kompeten, berikutnya sisa konsolidasi sumber daya dana agar daya jelajah PBB bergerak semakin maju"tegas Amas.
Seperti diberitakan Berlangsung di DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Rabu (11/3/2026) sore, pada 10 terakhir ramadhan. Terjadi pergantian pimpinan DPP PBB, melalui mekanisme Musyawarah Dewan Partai (MDP). Yuri Kemal Fadlullah anak dari Yusril Ihza Mahendra dipercaya memimpin partai hingga Muktamar VII 2030 nanti.
Sidang MDP dihadiri unsur DPP, Dewan Pimpinan Wilayah, Badan Otonom dan Badan Khusus Partai. Memutuskan Pejabat Ketua Umum DPP PBB akan memimpin partai hingga Muktamar 2030. “Partai Bulan Bintang tidak mengenal Muktamar Luar Biasa,” ujar Ketua DPW PBB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kasbiransyah usai berbuka tadi.
Kasbiran adalah salah satu pimpinan sidang MDP 2026, dari unsur pimpinan wilayah. Yuri Kemal diyakini sebagai muda dan kader terbaik yang akan mampu memikul beban berat partai.
Pimpinan Sidang MDP Partai Bulan Bintang, Rabu (11/3/2026) Sore, Memilih Yuri Kemal Fadlullah Memimpin DPP.
“Yuri Kemal Fadlullah kami yakini kader muda yang mampu membawa partai ini akan lebih cepat menyiapkan pemilu 2030 dan pemilihan 2031 untuk Provinsi, Kabupetan dan Kota,” jelas anggota legislatif Provinsi Babel ini.
Ia menyampaikan jika PBB sebagi partai yang lahir dari rahim reformasi. Kini adalah satu – satunya partai non parlemen yang terus eksis ikut dalam pemilu sejak 1999. “Kita pernah 2 periode memiliki wakil di DPR RI, semoga ke depan masyarakat memberikan kesempatan kembali ke parlemen,” ungkap Kasbiran.
Perlu diketahui, sebagai forum tertinggi partai untuk pengambilan keputusan strategis, MDP pernah dilakukan 18 Mei 2024. Saat itu Fahri Bachmid, diberikan amanah sebagai PJ Ketum. Keputusan itu diambil setelah menerima pengunduran diri Yusril Ihza Mahendra dari posisi Ketua Umum.


Posting Komentar