Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Keluarga Profil: Sang Penakluk Hati Cinta
Keluarga

Profil: Sang Penakluk Hati Cinta

Redaksi APN
Redaksi APN
28 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 

Profil: Sang Penakluk Hati Cinta

Maulana Indraguna Sutowo tak sekadar mewarisi imperium bisnis keluarga. Di balik kemudi MRA Group, ia memilih jalan sunyi yang jauh dari hiruk-pikuk pamer kemewahan.


DELAPAN belas Mei, empat belas tahun silam, barangkali menjadi hari berkabung nasional bagi para pemuja Dian Sastrowardoyo. Di hari itu, sang pesohor yang memikat publik lewat karakter "Cinta" dalam Ada Apa dengan Cinta? resmi melepas masa lajangnya. Pria yang beruntung itu bukanlah sosok fiktif macam Rangga, melainkan Maulana Indraguna Sutowo.


Sejak awal, Indra—begitu ia akrab disapa—bukanlah figur sembarangan. Ia adalah pewaris trah konglomerat yang akarnya menghunjam dalam di sejarah ekonomi Indonesia. Ayahnya adalah mendiang Adiguna Sutowo, sementara kakeknya, Ibnu Sutowo, merupakan tokoh kunci yang pernah menakhodai Pertamina di era Orde Baru. Namun, menyandang nama besar Sutowo tak lantas membuat Indra hanya berpangku tangan di atas tumpukan aset keluarga.


Darah bisnis yang mengalir di nadinya ia buktikan lewat kerja nyata. Sebelum menduduki kursi Chief Executive Officer (CEO) PT Mugi Rekso Abadi (MRA) pada Januari 2017, ia telah malang melintang mengelola berbagai lini usaha, termasuk butik Paris Hilton di Grand Indonesia. Di bawah kendalinya, MRA yang membawahi berbagai unit bisnis gaya hidup, media, hingga otomotif, terus bergerak dinamis.


Menariknya, di tengah tren "pamer harta" yang menjangkiti kaum jetset tanah air, Indra justru memilih jalan berlawanan. Menelusuri galeri media sosialnya, publik tak akan menemukan etalase kemewahan yang vulgar. Meski ia tercatat sebagai anggota Ferrari Owners Club Indonesia, foto-foto kendaraan mewah tersebut hanya muncul sesekali—itu pun dalam konteks acara resmi klub.


"Ia tetap low profile dan tak mempublikasikan kekayaan yang ia punya melalui media sosial," bisik seorang kolega yang memahami keseharian sang pengusaha.


Kesederhanaan Indra juga tampak dari bagaimana ia memposisikan diri sebagai suami. Alih-alih mengekang sang istri di balik tembok rumah mewah, Indra justru menjadi pendukung utama karier Dian di industri hiburan. Ruang gerak Dian tak terbatas; ia tetap bersinar di layar lebar, sebuah kemerdekaan yang jarang didapat oleh istri-istri di lingkaran elite serupa.


Keduanya justru lebih sering terlihat memamerkan "kekayaan" dalam bentuk lain: kesehatan. Lewat hobi lari maraton yang ditekuni bersama, Indra seolah ingin mengirim pesan bahwa investasi terbaik bukanlah pada benda mati, melainkan pada raga yang bugar.


Mungkin Indra memang tak memiliki tatapan melankolis khas Rangga yang dipuja para remaja. Namun, dengan etos kerja yang kuat, sikap yang membumi, dan dukungan tanpa syarat bagi karier istrinya, ia telah membuktikan bahwa realitas terkadang jauh lebih manis ketimbang naskah film.

Via Keluarga
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Ternyata Alumni HMI, Ini Jawaban Bupati Sitobondo Mas Rio Kala Ditawari Maju Pilgub Jatim

Redaksi APN- September 23, 2026 0
Ternyata Alumni HMI, Ini Jawaban Bupati Sitobondo Mas Rio Kala Ditawari Maju Pilgub Jatim
Mas Rio: Saya Dididik Kiai Kholil As’ad untuk Tidak Mengejar Jabatan Politik Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengakui banyaknya dukungan warganet ya…

Berita Populer

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

September 17, 2026
Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

September 17, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024
Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

Di Aceh, Wagub Dan Kadis Kesehatan Kaltim Temui Helper Muhammad Qasim

April 23, 2026

Trending News

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

Sejarah Partai Islam Mulai PSII Dan MASYUMI, Sejarah Perpecahan Hingga Tantangan Menuju 2029

September 22, 2026
Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

Senyum Tenang dan Jurus Kuda-Kuda yang Kokoh: Dokter Andre Menatap 2029

September 17, 2026
Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

Memaknai Keadilan Sosial: Antara Kesetaraan Kesempatan dan Penghargaan atas Ikhtiar

September 17, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak