Mencari Kandidat Ketua Umum PB NU Yang Mendukung Perjuangan Sayyid Muhammad Qasim
Mencari Nakhoda Kramat Raya: Di Antara Khidmah Tradisi dan Magnet Mimpi Muhammad Qasim
Abdullah Amas, nakhoda Lembaga AMAS sekaligus Ketua Umum MIAI (Majelis Islam A'la Indonesia) melempar usulan hangat ke bursa calon Ketua Umum PBNU. Ia mendesak pemimpin tertinggi kaum Nahdliyin mendatang untuk melirik fenomena Sayyid Muhammad Qasim—pria Pakistan dengan narasi mimpi yang diklaim sebagai oase tauhid di tengah karut-marut zaman.
Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya selalu punya magnet tersendiri dalam memikat diskursus keumatan. Namun, menjelang suksesi kepemimpinan, sebuah narasi tak biasa menyeruak dari balik meja kerja Abdullah Amas. Founder Lembaga Abdullah Amas Strategic (Lembaga AMAS) ini tak sekadar bicara soal peta politik muktamar atau faksi-faksi tradisional. Ia bicara tentang mimpi, tauhid murni, dan sosok pria asal Pakistan bernama Sayyid Muhammad Qasim.
Amas, yang juga menjabat Ketua Umum Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI), secara terbuka mendorong agar siapa pun yang kelak menduduki kursi nomor satu di PBNU memiliki keberanian untuk merangkul visi perjuangan Qasim. Bagi Amas, ini bukan sekadar urusan mistisisme, melainkan solusi konkret bagi krisis spiritualitas umat.
Magnet Tauhid di Balik Tirai Mimpi
Nama Sayyid Muhammad Qasim memang menjadi perbincangan hangat di jagat digital. Lewat "pesan-pesan mimpi" yang diklaimnya berasal dari petunjuk Ilahi, Qasim mengusung tema besar: pemurnian tauhid dan pembersihan diri dari syirik. "Betapa banyak muslim yang menjalankan pesan Qasim, hidupnya tiba-tiba diberi rentetan kemudahan oleh Allah SWT," ujar Abdullah Amas dengan nada mantap saat ditemui di kantornya. Menurut Amas, testimoni kemudahan hidup dari para pengikut Qasim bukanlah isapan jempol, melainkan dampak dari kembalinya orientasi hidup pada tauhid yang lurus.
Bagi Amas, NU sebagai organisasi Islam terbesar di dunia memiliki tanggung jawab untuk tidak menutup mata terhadap fenomena yang membawa pesan perbaikan akidah. Ia memandang bahwa di tengah gempuran ideologi materialisme, pesan Qasim tentang ketergantungan mutlak pada Allah adalah "obat penawar" yang dibutuhkan warga grassroots.
Tantangan Bagi PBNU: Modernitas atau Eskatologi?
Mendorong agenda Qasim ke dalam arus utama PBNU tentu bukan perkara mudah. NU dikenal dengan tradisi fikih yang kuat dan struktur organisasi yang mapan. Membawa narasi yang berbasis pada mimpi—meskipun dibalut dengan pesan tauhid—akan memicu perdebatan panjang di kalangan kaum santri dan akademisi NU.
Namun, Amas melihatnya dari sudut pandang strategis. "Siapa pun Ketum NU nanti, ia harus memiliki radar yang tajam terhadap aspirasi spiritualitas global. Perjuangan Qasim adalah gerakan moral yang bersifat universal," tambahnya.
Beberapa poin krusial yang diharapkan Amas dari sosok Ketum PBNU baru terkait isu ini antara lain:
Keterbukaan Dialog: PBNU diharapkan menjadi wadah tabayun bagi fenomena-fenomena keumatan yang viral, termasuk pesan-pesan Qasim.
Integrasi Dakwah: Mengadopsi semangat pembersihan diri dari syirik tersembunyi (syirik khafi) yang menjadi inti dakwah Qasim ke dalam kurikulum dakwah NU.
Kepemimpinan Transformatif: Sosok yang tidak hanya jago bernegosiasi politik, tapi juga mampu mengarahkan umat menuju ketenangan batin lewat penguatan tauhid.
Menanti Respons Kaum Sarungan
Hingga laporan ini diturunkan, bursa calon Ketum PBNU masih dinamis. Sejumlah nama besar masih berkutat pada isu kemandirian ekonomi organisasi dan penguatan basis politik. Desakan Abdullah Amas seolah menjadi interupsi di tengah kebisingan tersebut.
Akankah PBNU melirik "jalur mimpi" Pakistan ini sebagai bagian dari khidmah mereka? Ataukah narasi Amas akan menguap begitu saja di tengah kerasnya gesekan kepentingan di Muktamar? Satu yang pasti, bagi Amas dan para pendukungnya, tauhid murni adalah harga mati yang tak bisa ditawar oleh jabatan apa pun.
"Dunia sedang tidak baik-baik saja. Jika pemimpin umat tidak kembali ke esensi tauhid, kita hanya akan memutar roda organisasi tanpa ruh," tutup Amas.
Munculnya nama-nama pengasuh pesantren muda dalam bursa kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) bukan sekadar fenomena sirkulasi kekuasaan rutin, melainkan representasi dari akomodasi struktural terhadap dinamika demografis dan intelektual di tubuh jam'iyyah.
Berikut empat figur Kyai Muda Pengasuh Pesantren yang sering di sebut sebut oleh Netizen dalam bursa Ketum PBNU
1. KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam)
Representasi Trah dan Konsistensi Organisasi.
Sebagai cucu dari pendiri NU (KH. Bisri Syansuri), Gus Salam membawa legitimasi biologis sekaligus ideologis yang kuat. Dalam diskursus ke-NU-an, figur seperti beliau berfungsi sebagai penjaga marwah institusional. Keberaniannya dalam menyampaikan kritik internal dipandang sebagai mekanisme check and balances yang diperlukan agar organisasi tetap setia pada khittah dan tidak terjebak dalam pragmatisme politik kekuasaan.
2. KH. Yusuf Chudlori (Gus Yusuf)
Sinergi Pesantren dan Komunikasi Publik.
Sebagai putra dari KH Chudlori, ulama yang turut berperan dalam sejarah awal JATMAN dan Pengasuh API Tegalrejo ini adalah prototipe kiai muda yang berhasil melakukan kontekstualisasi dakwah. Gus Yusuf memiliki kemampuan unik dalam menerjemahkan nilai-nilai pesantren ke dalam bahasa politik dan kebijakan publik tanpa kehilangan identitas kesantriannya. Secara ilmiah, beliau mewakili teori "Kiai Manajer" yang mampu mengelola basis massa yang besar dengan pendekatan yang lebih modern dan komunikatif.
3. KH. Zulfa Mustofa
Otoritas Intelektual dan Literasi Turats
Kiai Zulfa adalah simbol kekayaan intelektual NU di level internasional. Sebagai pakar sastra Arab dan penulis kitab yang diakui oleh ulama Al-Azhar maupun Timur Tengah, beliau memenuhi kualifikasi Alim-Allamah yang menjadi standar moral pemimpin NU. Kehadirannya memastikan bahwa PBNU ke depan tetap berbasis pada kedalaman literatur klasik (fikih) namun tetap relevan dengan diskursus hukum Islam kontemporer.
4. KH. Imam Jazuli
Transformasi Pesantren dan Pendekatan Disruptif.
Pengasuh Bina Insan Mulia ini membawa nafas distrupsi positif di dunia pesantren. Beliau dikenal dengan pemikiran yang progresif dan terkadang "out of the box". Secara akademis, Kiai Imam Jazuli mewakili pergeseran pesantren dari sekadar pusat studi agama menjadi institusi yang kompetitif di era global. Beliau adalah representasi dari ambisi NU untuk menjadi pemain utama dalam peradaban dunia melalui penguasaan sains dan manajemen modern.
Bagaimana menurut Netizen....?
#CalonKetumPBNU #PBNU #KiaiPesantren #NU #NahdlatulUlama #TradisiPesantren #KiaiMuda #UlamaSepuh #KiaiIndonesia #JamiyyahNU #KeilmuanIslam #PesantrenSalaf #NUJaya #NULeadership #KiaiBerpengaruh
Munculnya nama-nama pengasuh pesantren muda dalam bursa kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) bukan sekadar fenomena sirkulasi kekuasaan rutin, melainkan representasi dari akomodasi struktural terhadap dinamika demografis dan intelektual di tubuh jam'iyyah.
Berikut empat figur Kyai Muda Pengasuh Pesantren yang sering di sebut sebut oleh Netizen dalam bursa Ketum PBNU
1. KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam)
Representasi Trah dan Konsistensi Organisasi.
Sebagai cucu dari pendiri NU (KH. Bisri Syansuri), Gus Salam membawa legitimasi biologis sekaligus ideologis yang kuat. Dalam diskursus ke-NU-an, figur seperti beliau berfungsi sebagai penjaga marwah institusional. Keberaniannya dalam menyampaikan kritik internal dipandang sebagai mekanisme check and balances yang diperlukan agar organisasi tetap setia pada khittah dan tidak terjebak dalam pragmatisme politik kekuasaan.
2. KH. Yusuf Chudlori (Gus Yusuf)
Sinergi Pesantren dan Komunikasi Publik.
Sebagai putra dari KH Chudlori, ulama yang turut berperan dalam sejarah awal JATMAN dan Pengasuh API Tegalrejo ini adalah prototipe kiai muda yang berhasil melakukan kontekstualisasi dakwah. Gus Yusuf memiliki kemampuan unik dalam menerjemahkan nilai-nilai pesantren ke dalam bahasa politik dan kebijakan publik tanpa kehilangan identitas kesantriannya. Secara ilmiah, beliau mewakili teori "Kiai Manajer" yang mampu mengelola basis massa yang besar dengan pendekatan yang lebih modern dan komunikatif.
3. KH. Zulfa Mustofa
Otoritas Intelektual dan Literasi Turats
Kiai Zulfa adalah simbol kekayaan intelektual NU di level internasional. Sebagai pakar sastra Arab dan penulis kitab yang diakui oleh ulama Al-Azhar maupun Timur Tengah, beliau memenuhi kualifikasi Alim-Allamah yang menjadi standar moral pemimpin NU. Kehadirannya memastikan bahwa PBNU ke depan tetap berbasis pada kedalaman literatur klasik (fikih) namun tetap relevan dengan diskursus hukum Islam kontemporer.
4. KH. Imam Jazuli
Transformasi Pesantren dan Pendekatan Disruptif.
Pengasuh Bina Insan Mulia ini membawa nafas distrupsi positif di dunia pesantren. Beliau dikenal dengan pemikiran yang progresif dan terkadang "out of the box". Secara akademis, Kiai Imam Jazuli mewakili pergeseran pesantren dari sekadar pusat studi agama menjadi institusi yang kompetitif di era global. Beliau adalah representasi dari ambisi NU untuk menjadi pemain utama dalam peradaban dunia melalui penguasaan sains dan manajemen modern.
Bagaimana menurut Netizen....?
Siapakah Dajjal? Dimana Dajjal Berada?
Kapan dia Akan Muncul? Pelajari Secara
Lengkap
Bertahun-tahun yang lalu, Nabi kita yang mulia
Muhammad Shallallahu'alaihi Wa Sallam berkata kepada para Sahabat Radhiallahu'anhuma Ajma'in,
"Antara waktu penciptaan Adam 'Alaihissalam dan hari kebangkitan, tidak ada kerusakan yang lebih besar selain kerusakan yang ditimbulkan oleh dajjal (Antikristus)."
Dalam mimpi, aku melihat banyak hal yang berkaitan dengan mesiah palsu ini. dan hari ini, aku akan menggabungkan beberapa mimpi itu untuk menyajikan narasi yang komprehensif tentang apa yang telah aku saksikan tentang Al-Masih Ad-Dajjal.
Fisik Dajjal
Tinggi dajjal sekitar 6 kaki dan 1 atau 2 inci. Dia memiliki wajah yang kejam dengan kulit coklat tua. Dia dicukur bersih, dan ada tahi lalat di pipinya. Dajjal memiliki rambut hitam agak keriting, dan dia sangat mirip dengan orang Asia Selatan atau Timur Tengah pada umumnya. Dajjal memiliki tubuh yang berotot tetapi aku tidak melihat satupun dari matanya yang menonjol keluar. Aku tidak tahu apakah salah satu matanya buta atau tidak. Namun dia memiliki kemampuan untuk merubah bentuk tubuhnya sehingga dia dapat menampilkan
penampilan apapun dan siapapun yang diinginkannya.
Dengan kemampuan ini juga ia dapat tampil dalam bentuk yang menyenangkan untuk mengelabui orang-orang. Ketika dajjal berjalan, dia melangkah dengan penuh kebanggaan dan rasanya tidak ada yang bisa mendekati atau berdiri di hadapannya, bahkan mereka yang kelihatannya memiliki ketetapan hati yang tak
tergoyahkan akan menjadi korban tipudayanya. Aku mendengar iblis memanggil dajjal sebagai "panglima perang kami yang kaya."
Kekuatan Dajjal
Dajjal sering memicu kemarahan dan persekongkolan di Timur Tengah. Sekarang ini dajjal belum mencapai potensi penuh. Sebagian besar yang kulihat, ia sedang
membangun beberapa fasilitas pemanfaatan sihir yang digunakan untuk mengisi kekuatannya. Dalam satu mimpi aku pernah melihatnya melakukan ritual aneh melalui penggunaan tengkorak yang digunakan untuk
mengumpulkan kekuatan sihir. Dia mengumpulkannya di sebuah tangki bahan bakar yang berfungsi sebagai gudang, mirip dengan yang anda lihat yang dilakukan
oleh para penyihir dan pesulap. Dalam mimpi yang lain aku mendengar dajjal berkata
“Kekuatanku akan segera meningkat dan aku akan memperoleh beberapa kekuatan baru. Aku akan menebarkan ketakutan di seluruh dunia dan seluruh dunia akan tunduk kepadaku, jika mereka menolak, maka aku akan membunuh mereka". Mungkin ini adalah
simbol untuk sesuatu yang tidak menyenangkan tetapi Allah ï·»lebih mengetahui.
Bagiku dajjal tampak sedang menunggu untuk mengumpulkan kekuatan yang cukup sampai dia siap untuk muncul. Dajjal mendapatkan
kekuatan dengan membangun fasilitas untuk
memanfaatkan sihir. Aku tidak yakin jika pembangunan kuil ke-3 adalah bagian dari ritualnya untuk mendapatkan lebih banyak kekuatan. Allah ï·»lebih mengetahui.
Kapan Dajjal Akan Muncul?
Setelah perang dunia ketiga (PD-3), Cahaya Allah ï·»memenuhi seluruh bumi dan umat Islam menerapkan perdamaian dan keadilan di seluruh dunia hampir selama satu dekade (7 tahun). Selama masa damai ini, tentara muslim membangun persenjataan dan peralatan berat dengan teknologi canggih untuk mempersiapkan perang melawan dajjal. Sementara itu umat muslim biasa mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian ini dan beberapa orang kafir menunggu kedatangan dajjal. Kebanyakan dari mereka adalah orang yahudi.
Apa Yang Dilakukan Dajjal Saat Dia Muncul?
Ketika Dajjal muncul di depan umum, dia mampu dengan cepat menaklukkan seluruh dunia sehingga orang-orang beriman menjadi resah. Dajjal mengaku bahwa dia adalah Tuhan dan dengan mudah dapat menarik massa dan mendukung klaimnya melalui penggunaan kekuatan sihir. Dajjal membodohi banyak
orang dan mereka yang lemah imannya mulai
bergabung dengan sangat cepat.
Banyak orang bertanya kepadaku: “Apakah dajjal akan menggunakan teknologi atau jin untuk melakukan kekuatan sihirnya?.” Dari apa yang telah aku lihat, Dajjal akan mampu melakukan kekuatan supranatural melalui penggunaan ilmu hitam. Dajjal memiliki semua kekuatan ini karena ketetapan Allah ï·»dan dia adalah cobaan terbesar bagi umat manusia untuk waktu yang tidak terbatas.
Dalam mimpiku aku diberi tahu bahwa
kekuatan supranatural yang kita tonton di film & televisi akan dengan mudah dilakukan oleh dajjal. Seperti berlari di udara, mengubah bentuk, memanipulasi pikiran, mengontrol cuaca, menguasai elemen, dan sebagainya. Ini hanyalah contoh dan Allah ï·»Maha Mengetahui.
Dajjal menjanjikan kepada orang-orang surga di dunia. Kepada laki-laki dia menjanjikan wanita, kekayaan, harta benda, dan apapun yang diinginkan hati mereka, kepada wanita dajjal berjanji untuk mempercantik penampilan mereka, membuat mereka lebih menarik, dan memberikan apapun yang mereka inginkan. Karena itu, milyaran orang bergabung dengannya dalam hitungan hari.
Pertemuan Dajjal Dengan Muhammad Qasim
Pasukan Islam maju untuk menghadapi dajjal dan pengikutnya, namun upaya kami tampaknya tidak berhasil, persenjataan berat kami seperti petasan di depan dajjal. Dajjal dan tentaranya dengan mudah dapat menahan serangan kaum muslimin. Aku pergi untuk menghadapi Dajjal, lalu ia membujukku untuk
bergabung dengannya dan menjanjikanku kehidupan yang kekal dan status yang tinggi. Aku menolaknya dengan mengatakan “Apa yang akan terjadi setelah itu? kita semua akan mati suatu hari nanti dan tidak ada selain Allah ï·»yang dapat hidup selamanya, kamu akan
gagal dan kamu juga akan mati suatu hari nanti. Tuhanmu dan Tuhanku adalah satu, Allah ï·»Tuhan Seluruh Alam”. Mendengar ini Dajjal menjadi marah dan merubah penampilannya menjadi sangat menakutkan,
tubuhku gemetar dan aku tidak dapat mengumpulkan keberanian untuk mengatakan apapun.
Dajjal kemudian berkata lagi bahwa jika aku tidak bersumpah setia dengannya maka dia akan membunuhku. Lalu dajjal menyuruhku pulang dan merenungkan tentangkeputusanku. "Qasim, Jika kamu tidak berjanji setia
kepadaku, aku akan membunuhmu, jadi pulang dan renungkan keputusan akhirmu."
Setelah pertemuan ini, aku pergi dari hadapan dajjal dan kembali ke rumah. Aku menjumpai kaum muslimin dan memperingatkan mereka bahwa jika ada yang berani menemui dajjal, kemungkinan 99,9% mereka akan bergabung dengannya, dajjal adalah cobaan yang hebat dan hanya mereka yang dianugerahi Rahmat
khusus dari Allah ï·»yang dapatmenyelamatkan diri dari cobaan ini ”.
Kemudian aku mengajak kaum muslimin dengan berkata: “Wahai muslim, Jika kita mencintai Allah ï·»dan Muhammad Shallallahu’alaihi Wa Sallam lebih baik kita
mati sebagai muslim daripada bersumpah setia kepada dajjal. Mari kita mati syahid di jalan Allah ï·»saat berperang melawan dajjal”. Umat muslim setuju denganku, dan orang-orang beriman mulai berkumpul
untuk berperang melawan dajjal dan pasukannya (orang-orang kafir).
Perang Terakhir Dajjal dengan Muslim
Perang antara kebenaran dan kepalsuan dimulai. Aku mencoba melawan dajjal dengan Cahaya Allah ï·»yang ada pada jari telunjukku. Aku berusaha menyerang untuk mengalihkan perhatiannya agar dia tidak menggunakan kekuatannya pada tentara muslim. Aku
terus menyerang dajjal agar kaum muslimin bisa menimbulkan kerusakan sebanyak mungkin pada pasukannya. Aku mampu bertarung melawan dajjal berkat Cahaya Allah ï·»untuk beberapa waktu, namun
dajjal sangat kuat.
Di tengah pertempuran, Cahaya Allah ï·»tiba-tiba menghilang dari telunjukku dan aku berkata pada diriku sendiri: Qasim, lebih baik mundur dari sini”. Aku mulai menghindari dajjal dan mencoba melarikan diri, dan dengan Rahmat Allah ï·»aku mulai berlari di udara. Dajjal juga mulai terbang dan mengejarku dengan berkata: "Qasim, aku tidak akan membiarkanmu hidup hari ini!". Aku berhasil melintasi daerah pegunungan tapi dajjal
mengikutiku kesana dan melanjutkan serangannya. Dajjal memukul punggungku dan melukaiku, aku kehilangan keseimbangan dan jatuh. Sebuah batu besar di sampingku terbuka dan berkata "Qasim sembunyikan
dirimu di dalam diriku, aku akan menyelamatkanmu dari dajjal". Aku menolak tawaran tersebut, dan disaat yang sama dajjal menghampiriku dan berkata: “Qasim,
bersiaplah untuk mati”. Kemudian aku memohon kepada Allah:ï·» "Ya Allah, tolong aku!". Lafazh "ALLAH" turun dari langit, kemudian Allah ï·»mengirimkan petir dan
menyambar bagian sisi gunung. Gunung tersebut menjadi hitam dan pecah berkeping-keping sehingga
menghasilkan suara yang menakutkan. Kemudian dajjal langsung terjatuh dan pingsan. Ketika dajjal sadar kembali, dia tidak ingat kejadian yang baru saja terjadi, dan percaya bahwa dia telah membunuhku.
Dajjal kembali menjumpai tentara muslim dan mengatakan bahwa dia telah membunuhku.
Mendengar berita ini tentara muslim menjadi putus asa dan kehilangan semangat sehingga dengan mudah dajjal memulai misinya tanpa perlawanan. Satu demi satu umat Islam mulai terbunuh. Kemudian Allah ï·»menyembuhkan lukaku dan memberitahuku bahwa “Qasim, dajjal hanya pingsan selama empat jam, dan dia akan bangun setelah itu. Qasim, lari dari sini dan bersembunyilah di tempat lain,
setelah itu aku akan memberitahumu apa yang harus kamu lakukan selanjutnya, dan jangan menjumpai dajjal selama Aku tidak mengizinkanmu”. Aku berkata:
"Seperti yang Engkau perintahkan". Lalu aku
mengucapkan terima kasih kepada Allah ï·»karena telah menyelamatkanku dari dajjal.
Selanjutnya aku melakukan perjalanan ke tempat lain dan menyembunyikan diri.
Perang melawan dajjal merenggut nyawa ratusan juta jiwa dan kebanyakan dari mereka adalah muslim.
Akhir dari Dajjal
Dajjal menganjurkan gaya hidup penuh dengan
kedengkian, perbuatan haram, pesta pora, perzinaan yang pada dasarnya adalah kerajaan surga palsu di bumi bagi para pengikutnya. Fitnah ini terus berlanjut selama 4-5 minggu, hingga turunnya putra Mariam Isa ‘Alaihissalam.
Turunnya Nabi Isa ‘Alaihissalam
Dalam mimpiku, aku telah melihat nabi kita yang mulia Isa ‘Alaihissalam turun dari langit dengan rambut hitam yang basah. Wajahnya menyerupai orang Timur Tengah, dan aku serta beberapa orang beriman yang tersisa mulai hidup bersama Isa ‘Alaihissalam, setelah
Allah ï·»membebaskan orang-orang beriman dari kemarahan Ya’juj dan Ma’juj.
Jazakumullahu Khair, Wassalamua'alaikum
Warahmatullahi Wabarakaatuh
💬 Tulis pendapatmu di komentar!
🔄 Share agar makin banyak yang waspada!
#Dajjal #AkhirZaman #Islam #FYP #RenunganUmat
#CalonKetumPBNU #PBNU #KiaiPesantren #NU #NahdlatulUlama #TradisiPesantren #KiaiMuda #UlamaSepuh #KiaiIndonesia #JamiyyahNU #KeilmuanIslam #PesantrenSalaf #NUJaya #NULeadership #KiaiBerpengaruh



Posting Komentar