LSM LARINDO Resmi Ubah Nama Jadi LSM LIRNA
LSM LARINDO Resmi Ubah Nama Jadi LSM LIRNA
JAKARTA – Lembaga Swadaya Masyarakat Layar Informasi Rakyat Indonesia (LSM LARINDO) secara resmi mengumumkan perubahan nama organisasi menjadi LSM LIRNA (Layar Aspirasi Rakyat Indonesia). Langkah ini menandai babak baru dalam pergerakan organisasi dalam menyuarakan hak-hak masyarakat di tingkat nasional.
Presiden DPP LSM LIRNA, Abdullah Amas, menyatakan bahwa transformasi ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan penguatan visi dalam menjaring aspirasi rakyat. Ia mengungkapkan bahwa saat ini struktur kepengurusan LIRNA telah mengakar kuat di berbagai wilayah strategis di Indonesia.
"Kepengurusan LSM LIRNA saat ini telah tersebar luas, mulai dari Jakarta, Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah, hingga Sumatera Utara," ujar Abdullah Amas dalam keterangannya.
Fokus Enam Bulan ke Depan: Penataan Basis dan Gen-Z
Dalam rencana strategis jangka pendek, Abdullah Amas menekankan pentingnya konsolidasi internal. Organisasi akan memberikan perhatian khusus pada generasi muda sebagai motor penggerak perubahan.
"Kita akan menggarap Gen-Z secara serius. Fokus kami dalam enam bulan ke depan adalah menata kembali basis-basis yang sudah ada agar lebih solid dan responsif terhadap isu-isu terkini," tambahnya.
Empat Pilar Pergerakan LIRNA
LSM LIRNA telah menetapkan arah perjuangan yang jelas melalui empat pilar utama, yaitu:
Mediapreneur: Mendorong kemandirian ekonomi kreatif berbasis media.
Pergerakan Rakyat: Menjadi wadah advokasi dan perjuangan hak sipil.
Gerakan Anti Korupsi: Mengawal transparansi dan integritas birokrasi.
Pembangunan Moral Agama: Menjaga nilai-nilai spiritual sebagai landasan etika dalam bermasyarakat.
Dengan perubahan identitas ini, LSM LIRNA diharapkan dapat menjadi jembatan yang lebih kokoh antara aspirasi masyarakat dan pengambil kebijakan, sembari tetap menjaga nilai-nilai moral dan semangat pemberdayaan di era digital.


Posting Komentar