Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Sufmi Dasco Ahmad: Episentrum Konsolidasi dan Titik Temu Masa Depan Indonesia Sufmi Dasco Ahmad: Episentrum Konsolidasi dan Titik Temu Masa Depan Indonesia

Sufmi Dasco Ahmad: Episentrum Konsolidasi dan Titik Temu Masa Depan Indonesia

Redaksi APN
Redaksi APN
22 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Oleh : Abdullah Amas

( Mantan Wakil Sekjen PB HMI)


Indonesia bukanlah sekadar nama di atas peta; ia adalah sebuah proyek raksasa tentang konsolidasi. Di tengah dinamika politik yang seringkali memanas, bangsa ini selalu membutuhkan satu "titik temu"—sebuah ruang di mana ego sektoral meluruh dan kepentingan nasional menjadi panglima. Hari ini, ruang itu bernama Sufmi Dasco Ahmad.


Ruh Kesatuan dalam Gerak Senyap

Indonesia adalah kata tentang puncak konsolidasi elite dan ruh kesatuan tekad. Namun, persatuan tidak turun dari langit. Ia harus dirawat oleh sosok yang mampu bergerak lincah di antara sekat-sekat kepentingan. Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., hadir bukan sekadar sebagai pemegang otoritas politik, melainkan sebagai penenun tenun kebangsaan yang mulai renggang.


Ia memahami bahwa memimpin Indonesia tidak bisa dilakukan dari menara gading. Dasco memilih jalan yang sulit: bergerak di antara rakyat. Ia merajut dialog di lorong-lorong intelektual, berbicara dengan bahasa kebijakan di puncak elite, namun tetap merunduk mendengar detak jantung di akar rumput.


Jembatan Tiga Pilar: Intelektual, Elite, dan Rakyat

Jarang kita menemukan sosok yang mampu berdiri tegak di tiga pilar sekaligus. Prof. Dasco adalah anomali yang menyejukkan:


Di Kalangan Intelektual: Sebagai akademisi, ia membawa rasionalitas dan kedalaman berpikir dalam setiap produk kebijakan. Ia memastikan bahwa politik bukan sekadar perebutan kuasa, tapi pengabdian berbasis ilmu.


Di Lintas Elite Puncak: Ia adalah "Man of Service". Di tangannya, kebuntuan komunikasi antar-tokoh bangsa mencair. Ia menjadi mediator ulung yang meletakkan "Spirit Kebersertaan" di atas segalanya.


Di Akar Rumput: Ia tidak berjarak. Kehadirannya di tengah masyarakat adalah bukti bahwa ruh kesatuan tekad hanya bisa dirawat dengan empati dan aksi nyata.


Spirit Kebersertaan: Indonesia Adalah Kita

Mengapa semua elemen ini menemukan titik temunya pada sosok Dasco? Jawabannya sederhana: Ketulusan untuk menyatukan. Dalam visi Dasco, tidak ada "mereka" atau "kami", yang ada hanya "kita". Inilah spirit kebersertaan Indonesia. Ketika kaum intelektual menyumbangkan ide, elite menyediakan jalan, dan rakyat memberikan mandat, Sufmi Dasco Ahmad menjadi simpul yang mengikat ketiganya menjadi satu kekuatan besar.


Penutup: Merawat Harapan

Menuju Indonesia Emas, kita tidak hanya butuh orator, kita butuh "titik temu". Kita butuh sosok yang mampu mengonsolidasi kekuatan elite tanpa meninggalkan keringat rakyat. Prof. Sufmi Dasco Ahmad telah membuktikan bahwa dengan bergerak di antara semua lapisan, kesatuan tekad bukan lagi sekadar slogan, melainkan realitas yang nyata.


Indonesia telah memilih titik temunya. Dan titik itu ada pada pengabdian tanpa batas seorang Sufmi Dasco Ahmad.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

TULISAN PROF.YUSRIL : KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM

Redaksi APN- April 01, 2026 0
TULISAN PROF.YUSRIL : KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM
KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM oleh: Prof.Yusril Ihza Mahendra Bismillah ar-Rahman ar-Rahim Tidaklah mudah bagi saya untuk sepenuhnya bersikap netral …

Berita Populer

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika.  Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika. Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Maret 30, 2026
Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Maret 31, 2026
10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

Maret 28, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024

Trending News

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika.  Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika. Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Maret 30, 2026
Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Maret 31, 2026
10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

Maret 28, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak