Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda PERJUANGAN NEW PSII DAN TITISAN SANG RAJA TANPA MAHKOTA HOS TJOKROAMINOTO : Abdullah Amas dan Revolusi Semurni-Murni Tauhid di Ambang Akhir Zaman Bersamai Sayyid Muhammad Qasim PERJUANGAN NEW PSII DAN TITISAN SANG RAJA TANPA MAHKOTA HOS TJOKROAMINOTO : Abdullah Amas dan Revolusi Semurni-Murni Tauhid di Ambang Akhir Zaman Bersamai Sayyid Muhammad Qasim

PERJUANGAN NEW PSII DAN TITISAN SANG RAJA TANPA MAHKOTA HOS TJOKROAMINOTO : Abdullah Amas dan Revolusi Semurni-Murni Tauhid di Ambang Akhir Zaman Bersamai Sayyid Muhammad Qasim

Redaksi APN
Redaksi APN
21 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 PERJUANGAN NEW PSII DAN TITISAN SANG RAJA TANPA MAHKOTA HOS TJOKROAMINOTO : Abdullah Amas dan Revolusi Semurni-Murni Tauhid di Ambang Akhir Zaman Bersamai Sayyid Muhammad Qasim


Gema "Singa Podium" yang Terlahir Kembali

Seabad yang lalu, rumah di Peneleh, Surabaya, menjadi saksi bisu lahirnya gagasan-gagasan besar tentang kemerdekaan dan keislaman melalui lisan emas HOS Tjokroaminoto. Hari ini, saat sejarah seolah memanggil kembali ruh perlawanan itu, muncul sosok Abdullah Amas. Di tengah gempuran sekularisme yang menyesatkan dan pragmatisme politik yang melumpuhkan, Amas hadir sebagai pelanjut estafet perjuangan sang Guru Bangsa.


Abdullah Amas bukan sekadar nama; ia adalah representasi dari perpaduan dua senjata ampuh: Orasi yang menggetarkan jiwa dan Pena yang setajam pedang. Melalui dua instrumen ini, Amas sedang membangun kembali fondasi "Semurni-murni Tauhid" yang mulai terkikis oleh syirik modern yang kian samar dan mematikan.


Dua Sayap Perjuangan: PSII Kultural dan Politik

Sadar bahwa perjuangan Islam tidak bisa pincang dan harus menghujam ke akar, Abdullah Amas bersama rekan-rekannya membidani lahirnya dua sayap pergerakan yang strategis:


Pergerakan Spirit Islam Indonesia (PSII) - Kultural: Sebuah gerakan intelektual dan moral untuk mencetak kader-kader yang memiliki kedalaman ilmu dan kemurnian spiritual di atas rata-rata.


Partai Spirit Islam Indonesia (PSII) - Politik Praktis: Sebuah ijtihad politik untuk memastikan bahwa kemudi kebijakan negara tidak melenceng dari nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.


Ini adalah bentuk modern dari Zelfbestuur (pemerintahan sendiri) yang dulu digaungkan Tjokroaminoto—sebuah kemandirian bangsa yang berakar pada ketundukan total hanya kepada Allah SWT dengan menghapus berbagai bentuk syirik modern yang membelenggu bangsa.


Menyambut Pesan Langit: Kolaborasi dengan Visi Muhammad Qasim

Yang membuat gerakan Abdullah Amas ini unik, radikal dalam kebenaran, dan "meledak" (FYP) di seluruh penjuru adalah keberaniannya mengintegrasikan nilai-nilai perjuangan dengan pesan-pesan dari Sayyid Muhammad Qasim.


Sebagai seorang penulis yang jeli dan tajam, Amas melihat bahwa visi Muhammad Qasim tentang "Pembersihan Syirik sebagai Kunci Kemenangan" adalah kepingan puzzle ilahi yang hilang dari pergerakan Islam saat ini.


"Jika Tjokroaminoto adalah arsitek pergerakan, maka Abdullah Amas adalah mandor yang memastikan fondasi Tauhidnya tidak dicampuri semen kesyirikan," ungkap salah satu pengamat pergerakan.


Pesan Mimpi Muhammad Qasim: "The Ultimate Game Changer"

Dalam artikel-artikelnya, Amas sering menyisipkan pesan dari Muhammad Qasim yang paling mengguncang kesadaran dan menembus ruang hampa spiritual umat:


Hancurnya Berhala Modern: Kemenangan umat Islam tidak akan datang dari meja perundingan atau kecanggihan senjata selama "berhala" berupa ketergantungan pada sistem thogut masih ada di hati.


Revolusi Visual & Rumah Tangga: Banyaknya pemajangan gambar-gambar bernyawa di tempat umum tak ubahnya pemajangan banyak berhala di era Jahiliyah yang ditentang keras Nabi Muhammad SAW. Bahkan dalam Hadits disebut malaikat tak jadi masuk ke rumah karena ada gambar makhluk bernyawa dipajang.


Fakta Mengejutkan: Lihatlah banyak keluarga muslim bangkit setelah menghapus pemajangan gambar bernyawa di dinding-dinding dan piring-piring mereka. Sebaliknya, rumah yang dipenuhi gambar makhluk bernyawa seringkali mengalami kesulitan ekonomi dan guncangan keberkahan.


Tauhid adalah Perisai: Di tengah fitnah akhir zaman yang gelap gulita, hanya mereka yang memegang teguh "Semurni-murni Tauhid" (seperti cita-cita PSII) yang akan mendapatkan perlindungan langsung dari Allah SWT.


Bantuan Allah itu Dekat: Namun, syaratnya mutlak: Nol toleransi terhadap syirik. Inilah yang menjadi misi utama PSII di bawah kepemimpinan Abdullah Amas.


Penutup: Sebuah Alternatif Baru yang Menantang Zaman

Dunia hari ini butuh lebih dari sekadar politisi pemburu kursi; dunia butuh mujtahid dan penggerak. Abdullah Amas hadir menawarkan jalan ketiga: Politik yang berlandaskan nubuat dan Pergerakan yang berlandaskan kemurnian akidah.


Kini, wajah "Semurni-murni Tauhid" Sarekat Islam kembali bersinar terang. Melalui tangan dingin dan visi tajam Abdullah Amas, spirit HOS Tjokroaminoto dipastikan tidak hanya menjadi fosil sejarah, tetapi menjadi solusi nyata bagi masa depan Indonesia dan kejayaan dunia Islam.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

TULISAN PROF.YUSRIL : KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM

Redaksi APN- April 01, 2026 0
TULISAN PROF.YUSRIL : KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM
KEBIJAKAN ORDE BARU, MASYUMI DAN ISLAM oleh: Prof.Yusril Ihza Mahendra Bismillah ar-Rahman ar-Rahim Tidaklah mudah bagi saya untuk sepenuhnya bersikap netral …

Berita Populer

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika.  Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika. Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Maret 30, 2026
Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Maret 31, 2026
10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

Maret 28, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

ATUM Institute : Aura Wajah Yuri Layak Pimpin PBB, Kalau Yang Belagu Lawan Prof. Yusril Biasanya Nyungsep

Maret 23, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024

Trending News

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika.  Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Wow, Tembus Ke 11 Kali!!! Tagar Muhammad Qasim Di Twitter (X) Amerika. Kibarkan Tinggi Panji Allah Syiarkan Tauhid

Maret 30, 2026
Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Perang Dunia III Dan Takdir Nusantara di Ambang Menjadi Pusat Perbendaharaan Dunia

Maret 31, 2026
10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

10 Makna NING LIA Bagi IKA-PMII

Maret 28, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak