Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Abdullah Amas Kembali ke Gelanggang: Partai Apa Yang Berani Menampung Sang "Anak Muda Bahaya" ini? Abdullah Amas Kembali ke Gelanggang: Partai Apa Yang Berani Menampung Sang "Anak Muda Bahaya" ini?

Abdullah Amas Kembali ke Gelanggang: Partai Apa Yang Berani Menampung Sang "Anak Muda Bahaya" ini?

Redaksi APN
Redaksi APN
21 Des, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


 Yuk kita coba kuat, provokatif, dan penuh energi untuk mengulas kembalinya Abdullah Amas, tokoh muda yang dikenal melalui rekam jejaknya di HMI, KNPI, hingga kepemimpinannya di Partai Ummat Islam (PUI).


Sesuai judul diatas, Abdullah Amas Kembali ke Gelanggang: Partai Apa yang Berani Menampung Sang "Anak Muda Bahaya" ini?


Setelah sekian lama berada di balik layar dan fokus pada penguatan jaringan aktivis nasional, nama Abdullah Amas kembali memanas di bursa politik tanah air. Mantan Wasekjen PB HMI dan Ketua Umum DPP Aliansi Pemuda Nasional ini bukan sekadar aktivis biasa—ia adalah operator lapangan yang punya insting politik tajam.


Jika Amas benar-benar memutuskan untuk "turun gunung" secara total di 2025, partai mana yang paling cocok menjadi pelabuhan karirnya? Inilah peta kalkulasinya.


1. Gerindra: Jalur Tegak Lurus "Loyalis Prabowo"

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Abdullah Amas dan jaringannya adalah pendukung setia Prabowo Subianto di Pemilu 2024. Kembali ke Gerindra adalah langkah paling pragmatis dan ideologis.


Mengapa Cocok? Amas adalah tipikal kader yang militan. Gerindra membutuhkan tenaga muda yang berani "pasang badan" untuk mengawal kebijakan pemerintah dari serangan oposisi di akar rumput.


Keuntungan: Akses langsung ke pusat kekuasaan dan struktur partai yang sangat solid.


2. PKB: Mengetuk Pintu Tradisi Hijau

Sebagai tokoh yang besar di lingkungan organisasi Islam dan memiliki basis kuat di Jawa Timur (Bangkalan), PKB adalah rumah alami bagi Amas.


Mengapa Cocok? PKB butuh darah segar yang paham cara berkomunikasi dengan Gen Z dan milenial tanpa meninggalkan nilai-nilai santri. Amas punya kapasitas untuk menjembatani dunia aktivis urban dengan kaum sarungan.


Keuntungan: Basis massa yang konkret di Jawa Timur yang bisa ia kapitalisasi menjadi suara parlemen.


3. Golkar: Panggung Teknokrat dan Akselerasi Karir

Jika Amas ingin mengandalkan kemampuan lobi dan manajemen organisasinya, Partai Golkar adalah tempat di mana "kematangan" diuji.


Mengapa Cocok? Golkar adalah tempatnya para mantan aktivis berkumpul dan bertransformasi menjadi politisi teknokrat. Dengan jaringan nasionalnya di KNPI, Amas bisa dengan cepat beradaptasi dalam politik pembangunan.


Abdullah Amas juga pernah di sktruktur Pengurus DPD II Golkar Bidang Kepemudaan dan Olahraga, pernah lama di Partai ini setidaknya kurang lebih 6 Tahunan. Dia juga pernah aktif di DPP Barisan Muda Kosgoro 1957, Wakil Ketua DPD I Hima Kosgoro 1957 Jatim Biro Politik, Hukum dan Advokasi HAM. Tercatat perjalanan Politik Amas lengkapnya sebagai berikut


1. 2008 : PAN termasuk BM-PAN

2. 2012 -2016: Aktivis HIMA KOSGORO 1957 lalu menjabat Bidang Kepemudaan dan Olahraga DPD II Golkar 



3. 2016-2017 : Wabendum PEMUDA Bulan Bintang

4. 2017-2022 : Sekjen DPP Perisai Partai Berkarya lalu Sekjen DPP Partai Berkarya versi Ketum Tri Joko Susilo

5. 2023-2024 : Bakal Caleg DPR-RI dari Partai Amanat Nasional (PAN)


Keuntungan: Infrastruktur partai yang sangat mapan di seluruh Indonesia.


Analisis Tajam: Mengapa Amas Harus Diwaspadai?

Abdullah Amas bukan politisi yang datang dengan tangan kosong. Ia membawa "gerbong" aktivis mahasiswa dan pemuda nasional. Ke mana pun ia berlabuh, ia akan membawa gerbong tersebut bersamanya.


Partai yang mau merangkulnya bukan hanya mendapatkan seorang kader, tapi mendapatkan sebuah mesin penggerak massa yang sudah teruji di berbagai medan konflik organisasi.


Kesimpulan: Pulang ke Akar atau Membangun Baru?

Kembalinya Abdullah Amas adalah sinyal bahwa politik 2029 akan didominasi oleh wajah-wajah yang kenyang di dunia aktivisme. Apakah ia akan tetap menghidupkan PUI (Partai Ummat Islam) sebagai kendaraan alternatif, atau memilih masuk ke "Big Five" partai besar?. 

Di PUI Abdullah Amas masih tercatat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPP PUI (Partai Ummat Islam) namun PUI sendiri memastikan "mengasingkan diri" dari pertarungan Politik 2029.

Warna Ideologis

Secara Ideologis Abdullah Amas adalah Neo-MASYUMI tapi untuk menampung Massa Nasionalis dia telah membuat Front Marhaen Bung Abdullah Amas dan Warga NU ditampung di NAHDLATUL UMMAH INDONESIA (NU Indonesia) serta Muhammadiyah di Organ-Organ yang dibentuknya seperti NTI (Nasional Tani Islam), Jaringan Alumni Muda Himpunan Mahasiswa Islam (JAM-HMI), Majelis Abdullah, PARMUSLIM (Persaudaraan Muda Muslim),Majelis Masyumi Indonesia, LDKUI (Lembaga Dakwah Kemuliaan Ummat Islam) dan seterusnya.


Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

Neng Diyah Mengundurkan Diri Dari PDI-Perjuangan

Redaksi APN- Februari 06, 2026 0
Neng Diyah Mengundurkan Diri Dari PDI-Perjuangan
Neng Diyah Mengundurkan Diri Dari PDI-Perjuangan Bertepatan dengan hari ulang tahun PDI Perjuangan, Ketua Dewan Pertimbangan DPC PDI Perjuangan Pamekasan peri…

Berita Populer

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Januari 31, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Lagi, Lagi, dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Guncang Trending Topic X Amerika Serikat: Barometer Dunia Bergetar?

Lagi, Lagi, dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Guncang Trending Topic X Amerika Serikat: Barometer Dunia Bergetar?

Februari 02, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Geger! "Sindiran Maut" Nandang Burhanudin: Tamparan Keras untuk Retorika Langit Ketum Partai Gelora Anis Matta?

Desember 20, 2025
Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Kisah Nyatanya : Pertolongan Allah Bertubi-Tubi Setelah Menghapus Pemajangan Gambar Bernyawa

Desember 20, 2025
GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

GUNCANG DHAKA! Nama Muhammad Qasim Meledak di Twitter (X) Bangladesh Saat Perayaan Hari Kemenangan 16 Desember

Desember 17, 2025

Trending News

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

KB-PII GELAR RAKORNAS INDONESIA RAMADHAN EXPO (INRA)

Januari 31, 2026
Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Masuk ke Kandang Singa : Membedah Alasan Indonesia dan 7 Negara Islam di Meja Perundingan AS

Januari 31, 2026
Lagi, Lagi, dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Guncang Trending Topic X Amerika Serikat: Barometer Dunia Bergetar?

Lagi, Lagi, dan Lagi! Muhammad Qasim Kembali Guncang Trending Topic X Amerika Serikat: Barometer Dunia Bergetar?

Februari 02, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak