Telusuri
24 C
id
  • Internasional
  • Daerah
  • Bisnis
  • Agama
  • Keluarga
  • Kontak
  • Iklan
Amas Persada News
pasang
  • Home
  • Politik
    • All
    • Politik
    • Pemerintahan
    • Pilkada
    • Tokoh Politik
  • Pemerintahan
    • Pemerintahan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Organisasi
Amas Persada News
Telusuri
Beranda Reformasi PBNU Di Era Gus Yahya Reformasi PBNU Di Era Gus Yahya

Reformasi PBNU Di Era Gus Yahya

Redaksi APN
Redaksi APN
27 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Dikutip salah satu unggahan tulisan FB ; 
 Di samping perubahan tatakelola PBNU yg saya unggah di status saya baru saja di bawah Ketum Gus Yahya, berikut beberapa catatan perubahan lain yg mungkin "meresahkan" sebagian pengurus:

 1. Ketika Ketum datang ke daerah utk urusan NU apapun dan juga di acara-acara Lembaga dan Banom NU, tidak seperti tradisi sblmnya,  GY menolak diberi amplop yg isinya uang, bahkan seringkali sangat banyak. Bahkan beliau melarang org PBNU ke daerah menerima amplop dr pengurus daerah, pengurus Banom dan Lembaga kecuali ada tugas lain selain tugas   PBNU mslnya mengisi penganjian atau seminar dll. karena kedatangan tugas PBNU dibiyai oleh PBNU;

2. Gus Yahya juga membagi tugas-tugas keluar secara merata, misalnya pengajian ke daerah2 diberikan pengaturannya kepada Waketum Bidang Agama; dalam hubungan politik dan BUMN diberikan kepada Sekjen dan Bendum. Gus Yahya hanya mengambil yg benar2 strategis, baik di dalam maupun di luar negeri. Menurut pengakuannya dia ingin fokus pada penataan organisasi sdgkan pengajian, seminar, negosiasi politik sudah banyak ahlinya. Namun kebijakan dan kepercayaan itu  tampaknya menimbulkan efek lain, penguasaan oleh petugas itu  yg diduga utk kepentingan tertentu. 

Tiga tahun Gus Yahya dirayu utk datang ke Tiongkok, dia mau kalau bisa bertemu minimal Perdana Menteri kalau bisa presiden, kalau tidak dia utus pengurus yang lain. Tidak mau ke Tiongkok hanya utk rekreasi, ujarnya 

3. Pengurus PBNU tidak bisa main sendiri-sendiri kerjasama dg Kementrian atau Swasta tanpa melalui proses di PBNU. Siapapun yg biasa bermain sendiri terhalang oleh aturan ini. Maka ada yg bilang, dulu NU banyak kegiatan dg Kementrian, ya memang karena setiap pengurus bisa main sendiri-sendiri. Sekarang harus terkoordinasi.

Maka, kadang ada tuduhan sombong kepada Gus Yahya karera tidak hadir di banyak event bahkan di luar negeri karena tugas itu diberikan kepada pengurus lain yg dianggap cukup mampu.

Wallahu a'lam.


( Ahmad Suaedy)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Berita Pilihan

ORASI BUNG ABDULLAH AMAS : POROS BARU INDONESIA-MALAYSIA-PAKISTAN UNTUK MENGAMBIL ALIH KEPEMIMPINAN DUNIA

Redaksi APN- Juni 03, 2026 0
ORASI BUNG ABDULLAH AMAS : POROS BARU INDONESIA-MALAYSIA-PAKISTAN UNTUK MENGAMBIL ALIH KEPEMIMPINAN DUNIA
ORASI BUNG ABDULLAH AMAS : POROS BARU INDONESIA-MALAYSIA-PAKISTAN UNTUK MENGAMBIL ALIH KEPEMIMPINAN DUNIA Oleh: Abdullah Amas Bismillahirahmanirahim, Assalam…

Berita Populer

Peristiwa-Peristiwa Terkini  Melatari Muhammad Qasim Trending Ke 21 Kali Di Twitter (X) Amerika

Peristiwa-Peristiwa Terkini Melatari Muhammad Qasim Trending Ke 21 Kali Di Twitter (X) Amerika

Juni 01, 2026
Dadang Zaelani Beri Citra Positif Bagi Formula, Energi Dari Jaringan Saudagar Muslim

Dadang Zaelani Beri Citra Positif Bagi Formula, Energi Dari Jaringan Saudagar Muslim

Juni 01, 2026
Peristiwa-Peristiwa Terkini  Melatari Muhammad Qasim Trending Ke 21 Kali Di Twitter (X) Amerika

Peristiwa-Peristiwa Terkini Melatari Muhammad Qasim Trending Ke 21 Kali Di Twitter (X) Amerika

Juni 01, 2026

Recent Comments

Berita Pilihan

ATUM Institute : Giat  Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

ATUM Institute : Giat Bimtek DPRD Asal PBB Se Indonesia Gelorakan Tiga Eksistensi, Hidup Ketum PBB Yuri!

April 29, 2026
Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Ketua Fraksi PKS Kab PPU Kalimantan 2019-2024 Dan Kepala Dinkes Kaltim Temui Sayyid Muhammad Qasim

Oktober 11, 2024
Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Komandan Pengawas Barisan Yang Menjaga Sekitar Kita, Go A Head Tim Pengawas Intelejen DPR-RI!

Desember 05, 2024

Trending News

Peristiwa-Peristiwa Terkini  Melatari Muhammad Qasim Trending Ke 21 Kali Di Twitter (X) Amerika

Peristiwa-Peristiwa Terkini Melatari Muhammad Qasim Trending Ke 21 Kali Di Twitter (X) Amerika

Juni 01, 2026
Dadang Zaelani Beri Citra Positif Bagi Formula, Energi Dari Jaringan Saudagar Muslim

Dadang Zaelani Beri Citra Positif Bagi Formula, Energi Dari Jaringan Saudagar Muslim

Juni 01, 2026
Peristiwa-Peristiwa Terkini  Melatari Muhammad Qasim Trending Ke 21 Kali Di Twitter (X) Amerika

Peristiwa-Peristiwa Terkini Melatari Muhammad Qasim Trending Ke 21 Kali Di Twitter (X) Amerika

Juni 01, 2026
Amas Persada News

About Us

Amas Persada News Menyajikan Berita Akurat dan Terpercaya, Enak dibaca dan Mendobrak Fakta

Contact us: amaspersadanews@gmail.com

Follow Us

© Copyright Amas Persada News 2024 apn
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Sanggah/Jawab
  • Iklan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kontak