Kegigihan Prabowo-Prof. Dasco Dalam Perjuangan Bagi Petani, Peternak Dan Visi Ketahanan Pangan
Prof. Dasco berhasil memperjuangkan agar PPN 12 % hanya untuk Barang Mewah
Langkah tersebut sangat diapresiasi oleh DPW Gertasi Indonesia Jatim (Gerakan Tani Syarikat Islam Indonesia) Wilayah Jatim sekaligus Direktur Divisi Pertanian ATUM Institute Muzammil
"Dimana Mayoritas Masyarakat seperti Petani sangat terbantu dengan kebijakan itu"Ujar Muzammil.
Kiprah Kader Gerindra lain di Kabinet juga seru, pelibatan berbagai stakholder sangat ditunjukkan Kader Gerindra Yang ditunjuk Jadi Wamen.
Wamentan mengajak anak muda Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak anak muda Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Tengah untuk aktif terlibat dalam brigade swasembada pangan yang dibentuk oleh Kementerian Pertanian.
Swasembada Pangan
– Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia harus dapat swasembada pangan pada tahun 2027. Dalam mengakselerasi capaian tersebut, berbagai permasalahan yang ada dalam mewujudkan swasembada pangan harus diatasi bersama oleh kementerian dan lembaga lintas sektor, salah satunya terkait penyuluh pertanian.
“Terkait penyuluh pertanian nanti akan diatur melalui Peraturan Presiden yang secara teknis dijalankan oleh Kementerian Pertanian. Saat ini jumlahnya sekitar 38 ribu dan nanti akan dilengkapi menjadi satu desa satu penyuluh pertanian,” ungkap Menko Zulkifli Hasan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Bidang Pangan Tahun 2024, Kamis (28/11).
Menko Zulkifli mengatakan penguatan penyuluh pertanian ini merupakan salah satu upaya untuk menuju swasembada pangan. Penyuluh pertanian berperan penting dalam mendampingi petani, mulai dari memilih bibit yang bagus, cara memakai pupuk, dan sebagainya.
“Insyaallah pada tahun 2027 Indonesia bisa swasembada pangan. Ini tanggung jawab kita bersama, kita bisa asal punya kemauan dan semangat yang sama. Kendala dan ego lintas sektoral harus kita kalahkan,” lanjut Zulkifli.
Dalam rapat tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mendukung penuh penguatan penyuluhan pertanian. Dengan adanya penguatan maka diharapkan penyuluh pertanian dapat bekerja optimal dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Untuk memberikan kepastian hukum terkait pelaksanaan penyuluhan pertanian di daerah dan dalam penguatan tata kelola penyuluhan pertanian, maka dapat disusun Rancangan Perpres tentang Urusan Pemerintahan Tambahan Sub Urusan Penyuluhan Pertanian,” jelas Rini.
Hal tersebut disampaikan Sudaryono dalam Muktamar Ilmu Pengetahuan ke-2 yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah di Auditorium UNS Solo.
"Saya sebagai Wakil Menteri Pertanian, kira-kira yang bisa dikolaborasikan pemerintah dengan warga NU, misalnya apakah nanti peranan pemuda NU bisa terlibat langsung menjadi brigade swasembada pangan," kata Wamentan dalam keterangan di Jakarta, Ahad, 8 Desember 2024 seperti dikutip dari Antara.
Ia juga menyoroti NU yang bisa mengambil peran penting untuk memperkuat pembangunan pertanian kita. "Karena mayoritas petani di Indonesia itu adalah warga Nahdliyin (sebutan warga NU)," kata Sudaryono.
Menurut Sudaryono, kontribusi warga NU, terutama pemuda, sangat penting dalam memperkuat sektor pertanian di Indonesia, yang menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional. Dengan begitu, pemuda NU berpotensi besar untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan.
Adapun brigade pangan merupakan sebuah program yang melibatkan kelompok pemuda untuk mengelola lahan pertanian yang cukup luas. Mereka akan diberikan fasilitas seperti traktor, pupuk combine, dan benih secara gratis.
Tak berhenti di situ, setelah panen, hasil pertanian akan dibagi antara pemilik lahan dan pengelola lahan, dengan penghasilan yang diperkirakan mencapai Rp 15 juta per orang. Program ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan di Indonesia.
“Brigade swasembada pangan itu ada sekelompok anak muda yang mengelola 200 hektare lahan dan nanti kita kasih traktor, pupuk combine dan benih secara gratis,” ucap Sudaryono.
Sementara itu Wakil Seketaris DPW GERTASI INDONESIA (Gerakan Tani Syarikat Islam Indonesia) Jawa Timur Husnul Hotimah menyebut Komandan Dasco senantiasa menjadikan ruang kerjanya di Parlemen sebagai Ruang Kerja Perjuangan Kaum Tani.



Posting Komentar