Gaya Diplomasi Sang Nabi Dan Peran Komandan Dasco Membawa Pesan Prabowo
Oleh : Abdullah Amas (Direktur Eksekutif ATUM Institute)
Adalah sunnah Nabi Muhammad kalau memilih diplomat atau utusan maka memilih yang wajahnya ganteng. Kata Nabi kalau kau kirim utusan padaku pilihlah orang yang wajahnya ganteng
Tentu selain itu juga kalau kita bedah Kitab Firasat, Kitab membaca wajah orang karya Ulama kesayangan Imam Syafii yang dikenal akurat tentu layak memilih utusan yang punya ciri-ciri wajah pemimpin karena utusan sejatinya adalah pemimpin yang mewakili pemimpin diatasnya. Disebut Kitab Firasat adalah yang punya tatapan mata tajam tapi juga teduh.
Sosok yang memiliki ciri-ciri wajah pemimpin dan diplomat ulung itu ada pada Komandan Dasco. Kalau kita ahli membaca air muka orang maka kita akan melihat beliau merupakan sosok yang amat lembut dan negosiator tulen. Saya pernah bertanya ke sahabat dari deretan politisi besar ini siapa yang wajahnya menyimpan hati paling lembut, ternyata pilihan itu jatuh pada Komandan Dasco, ya kita kan orang banyak bergaul tentu peka kalau membaca hal begitu. Jago sekali Prabowo memilih sosok pembawa pesannya ke tataran elite
Namun yang utama dari tulisan ini adalah urgensi pentingnya konsolidasi elite atau sosok perekat dalam membangun Bangsa. Ingat baik masa awal tampil di depan Tokoh Mekkah maupun saat membangun Madinah, Muhammad Rasulullah dikenal memiliki kemampuan mengkonsolidasikan elite, kalau elite terkonsolidasi itu hal yang wajib agar kita membangun dengan tenang.
Membaca gaya diplomasi Sang Nabi juga asyik juga membaca gaya komunikasi Prabowo-Prof. Dasco


Posting Komentar